Kamus Huruf U

Bagikan:  
MP3 Music Download Player


2U n penunjuk arah utara (dl peta, kompas)
ua n 1 kp tua: pak -- atau mak --; 2 kp uak
uai ark n mak; ibu
1uak n panggilan thd kakak dr ayah atau ibu
2uak n tiruan bunyi suara kerbau: pagi-pagi sudah terdengar suara -- dr kandang kerbau di belakang rumah;
meng·u·ak v mengeluarkan bunyi uak: kerbaunya ~
1uan v, meng·u·ani v menguasai; mengurus (memerintah dsb);
meng·u·an·kan v 1 ark menguani; 2 menguasakan
2uan ark n uban
3uan ? wan
uan·da ark n pak tua; mak tua (menyatakan lebih takzim dp ua)
uang 1 n alat tukar atau standar pengukur nilai (kesatuan hitungan) yg sah, dikeluarkan oleh pemerintah suatu negara berupa kertas, emas, perak, atau logam lain yg dicetak dng bentuk dan gambar tertentu; 2 n harta; kekayaan: hidupnya seolah-olah hanya mencari --; 3 kl num sepertiga tali (= 8a sen uang zaman Hindia Belanda);
setali tiga -- , pb sama saja;
-- adat uang untuk membayar ongkos perkara, ongkos administrasi, dsb; -- administrasi biaya untuk mengurus surat-surat dsb yg diperlukan; -- antaran uang dsb sbg pemberian dr pihak mempelai laki-laki kpd calon mertua (untuk biaya perkawinan); -- bandar uang yg dipertaruhkan dl perjudian: penjudi beserta -- bandarnya dibawa polisi; -- bangku uang sumbangan sbg pengganti biaya pembelian bangku bagi calon murid yg akan masuk ke suatu sekolah: -- bangku harus dibayar ketika murid mendaftarkan diri; -- belanja 1 uang yg disediakan atau dikeluarkan untuk belanja sehari-hari: semua gajinya diserahkan kpd istrinya sbg -- belanja selama sebulan; 2 ark gaji; -- buta gaji yg diterima oleh karyawan yg tidak aktif bekerja: sementara menunggu kepindahannya ia tinggal di rumah saja, makan -- buta; -- dengar cak uang yg diberikan krn turut mengetahui terjadinya transaksi; -- duduk uang yg dibayarkan sbg imbalan kpd peserta rapat, konferensi, dsb: setiap kali menghadiri sidang ia menerima -- duduk; -- duka uang yg diberikan kpd ahli waris orang yg meninggal: karyawan yg meninggal itu menerima -- duka dr perusahaan sebesar tiga kali gaji; -- dukacita uang duka; -- gantung ark uang muka (panjar); -- gedung uang sumbangan untuk pembangunan gedung sekolah, diwajibkan bagi calon murid: -- gedung dapat diangsur enam kali, dibayarkan bersama uang sekolah; -- giral Ek alat pembayar (penukar) dl bentuk surat-surat berharga (spt cek); -- hangus 1 uang pemberian dr pihak mempelai laki-laki kpd pihak mempelai wanita untuk membantu biaya perkawinan; 2 Ek uang anggaran yg tersisa atau tidak habis terpakai krn melampaui batas waktu yg telah ditentukan (biasanya harus dikembalikan kpd pemerintah); -- hilang uang yg diberikan sbg tanda jadi suatu perjanjian sewa-menyewa dan tidak diperhitungkan dl keseluruhan biaya sewa-menyewa; -- insentif uang perangsang; -- jaga uang yg diberikan sbg upah berjaga atau menunggu (rumah dsb); -- jaga-jaga uang yg sengaja disimpan untuk dipakai apabila diperlukan (msl apabila uang yg telah disediakan tidak mencukupi); -- jajan uang yg diberikan (disediakan) untuk dibelanjakan sewaktu-waktu (biasanya untuk anak-anak yg belum punya penghasilan dan jumlahnya tidak terlalu besar): tiap hari ia mendapat -- jajan dr ibunya; -- jalan uang untuk biaya perjalanan (ongkos kendaraan, biaya menginap, makan, dsb) diberikan kpd karyawan yg bertugas ke luar kota; -- jaminan uang yg dipakai sbg jaminan atas transaksi yg telah disepakati sampai batas waktu yg telah ditentukan (jika transaksi tidak ditepati sesuai dng waktu yg ditentukan, uang tsb hilang); uang tanggungan; -- jasa 1 uang yg diberikan sbg pembalas jasa (hadiah, uang pensiun, bonus): krn sudah dua puluh tahun bekerja dng baik, ia menerima surat penghargaan dan juga -- jasa; 2 bunga uang: simpanlah uang Anda di bank, Anda akan mendapatkan -- jasa yg lumayan besarnya; -- jemputan uang yg diberikan oleh pihak perempuan kpd pihak laki-laki sbg permintaan akan dijadikan menantu (di Minangkabau); -- jujur uang yg diberikan pengantin laki-laki kpd calon mertua; -- kaget cak uang yg diperoleh secara tidak diduga sebelumnya; -- kancing uang untuk tanggungan; -- kartal Ek uang yg berupa logam atau kertas (sebagaimana yg dipakai untuk jual beli sehari-hari): memperbanyak uang giral, mengurangi -- kartal; -- karun 1 uang yg termasuk harta karun; 2 uang yg diperoleh dng jalan yg tidak halal; -- kas uang yg disimpan dl kas, milik suatu perkumpulan atau instansi pemerintah; -- kecil uang yg nilainya kecil (dl bentuk uang kertas dan uang logam) spt uang ratusan, lima puluhan, dan dua puluh lima rupiah; -- kelip uang nikel berharga lima sen (uang pd zaman Hindia Belanda); -- kembali(an) uang kelebihan pembayaran yg harus dikembalikan kpd pembayar; -- keras uang yg tetap mantap nilainya dl pertukaran dng uang lain di dunia internasional; -- kertas uang yg terbuat dr kertas (bukan logam), dikeluarkan oleh bank pemerintah; -- kertas bank Ek janji yg dibuat oleh bank untuk membayar kpd seseorang, diterbitkan berdasarkan undang-undang dan berlaku sbg alat bayar; -- komisi uang sbg upah menjualkan barang atau menyediakan jasa: mendapat -- komisi 5% dr hasil penjualan; -- kontan uang tunai; -- kopi uang lelah; -- kuasi uang yg berada di bank berupa tabungan, deposito, dan rekening dl valuta asing; -- kuliah uang yg dibayarkan oleh (calon) mahasiswa sbg biaya pendidikan di perguruan tinggi: ada beberapa mahasiswa yg dibebaskan dr kewajiban membayar -- kuliah; -- kunci uang yg dibayarkan kpd pemilik yg rumahnya akan disewa; -- lauk-pauk uang tambahan pd gaji (biasanya anggota tentara) yg tidak mendapat ransum: prajurit mendapat -- lauk-pauk di samping gaji bulanan; -- lelah uang yg diberikan sbg imbalan setelah menyelesaikan suatu pekerjaan; -- lembur uang upah yg dibayarkan untuk bekerja lembur di luar jam kerja yg telah ditentukan: siapa yg mau bekerja sampai sore hari akan menerima -- lembur; -- lepas sejumlah uang yg diberikan kpd pegawai yg diberhentikan dng hormat dr pekerjaan atau jabatannya krn pengurangan pegawai dsb; uang pesangon; -- logam uang yg dibuat dr logam (spt emas, perak): Pemerintah mengeluarkan -- logam yg bernilai Rp100,00; -- makan uang untuk biaya makan (dl melakukan pekerjaan, tugas, dsb): setiap bertugas ke luar kota ia menerima -- makan; -- masak uang yg diberikan para penari kpd pemukul gong, pemain gendang, dan ronggeng (apabila sudah selesai pertunjukan); -- meja uang ongkos perkara; -- minum uang lelah; -- miskin uang yg disediakan untuk disumbangkan kpd orang-orang miskin; -- muka uang yg dibayarkan terlebih dahulu sbg tanda jadi pembelian dsb; panjar; persekot: mereka yg hendak membeli mobil harus menyerahkan -- muka 10%; -- panas 1 uang pinjaman dng bunga yg tinggi: -- panas tidak membawa berkah; 2 uang yg diperoleh dng mudah atau dng jalan yg tidak sah; 3 cak uang yg banyak tersedia dl peredaran: pemerintah bermaksud menyedot -- panas yg beredar di masyarakat; -- pangkal uang yg harus dibayar dulu ketika mula-mula masuk sekolah, perkumpulan, dsb: tiap murid membayar -- pangkal Rp5.000,00; -- pecahan uang kecil; uang receh; -- pelicin cak uang yg diberikan secara tidak resmi kpd petugas yg berwenang untuk memperlancar urusan; uang semir: beri saja -- pelicin supaya urusanmu cepat selesai; -- pelincir uang pelicin; -- pelumas uang pelicin; -- penegur uang tegur; -- penjaga uang yg disimpan sbg cadangan (persediaan); -- penyongsong uang kelebihan pembayaran; uang kembali; -- perangsang uang yg diberikan kpd karyawan (pegawai) di luar gaji tetap untuk merangsang produktivitas kerja; -- pesangon 1 uang yg diberikan kpd penghuni rumah (penyewa atau pengontrak) yg disuruh pindah; 2 uang yg diberikan kpd pegawai (buruh, karyawan) yg berhenti atau diberhentikan krn perusahaan (pabrik) tutup dsb; uang lepas: mereka yg diberhentikan mendapat -- pesangon sebesar tiga bulan gaji; -- pintu biaya yg harus dibayar oleh pengunjung rumah makan, kelab malam, dsb di luar makanan dan minuman; uang masuk; -- receh uang kecil; -- rokok uang yg diberikan sbg persen, hadiah, balas jasa, dsb; -- saksi uang yg diberikan kpd saksi pd pengadilan untuk ongkos jalan dsb; -- saku uang yg dibawa untuk keperluan sewaktu-waktu; uang jajan; -- sara uang sokongan; uang pensiun: dia mendapat -- sara dr perusahaan; -- sekolah uang pembayaran biaya pendidikan di sekolah; -- selawat uang yg diberikan sbg upah kpd orang yg membacakan doa (pd waktu selamatan dsb); -- sembah Jk uang yg diberikan oleh pihak calon mempelai laki-laki kpd calon mertua sesudah pinangan diterima; -- semir cak uang pelicin; -- sen mata uang senilai 1/100 rupiah (pd zaman Hindia Belanda); -- seraya uang yg harus dibayar oleh penduduk untuk keperluan desa (spt gaji kepala negeri dan juru tulis); -- sesai uang jujur atau maskawin yg belum dibayar; -- sidang uang duduk; -- siluman biaya yg dikeluarkan oleh pengusaha (perusahaan dsb) di luar biaya resmi dan biasanya bersifat rahasia: -- siluman masih ada terus di pelabuhan itu; -- sirih uang lelah; -- sogok uang yg diberikan kpd petugas untuk menyogok agar urusan lancar dsb; uang suap; -- tanda jadi uang yg dibayarkan terlebih dahulu sbg tanda telah terjadi transaksi; -- tanggungan uang tanda jadi; -- taruhan uang simpanan; uang hasil bertaruh; -- tegur Jk uang yg diberikan suami sbg permintaan kpd istri untuk memulai bergaul secara resmi sbg suami istri (bagi pengantin baru); -- tempel uang sogok; -- terjun uang tambahan yg diberikan di samping gaji kpd pasukan terjun payung; -- tiap uang kunci; -- tikaman uang pasangan lotre dsb; -- tinta uang imbalan yg diberikan kpd orang yg membuatkan surat, menandatangani, dsb; -- tolak uang yg diberikan untuk melancarkan penyelesaian suatu urusan; uang sogok; -- tumpangan uang yg diberikan kpd induk semang sbg pembayar biaya menumpang: -- tumpangannya seratus ribu rupiah setiap bulan; -- tunai uang kontan (uang kertas dan uang logam yg tersedia dan langsung dapat digunakan); -- tunggu uang tunjangan kpd pegawai (negeri) yg sudah tidak lagi menjalankan pekerjaannya, tetapi belum diberhentikan secara resmi atau dipensiun; -- ujian 1 orang yg dibayarkan oleh siswa atau mahasiswa untuk dapat mengikuti ujian; 2 uang vakasi; -- vakasi uang imbalan menguji, memeriksa kertas ujian, dsb; uang ujian;
ber·u·ang 1 v mempunyai uang: sepeser pun saya tidak ~; 2 a ki kaya: orang yg dapat menikmati makanan semahal itu hanyalah orang yg ~;
meng·u·angi v memberi modal; memodali; membiayai: pamannyalah yg ~ perusahaannya;
meng·u·ang·kan v menukarkan (wesel, cek, dsb) dng uang tunai: ~ cek di bank;
uang-uang·an n tiruan mata uang (dl permainan dsb): digunting-guntingnya kertas itu untuk dijadikan ~;
per·u·ang·an n perihal yg berhubungan dng uang; keadaan dan urusan uang: kekacauan perdagangan dan ~ cukup merepotkan negara-negara berkembang;
peng·u·ang·an n proses, cara, perbuatan menguangkan;
ke·u·ang·an n 1 seluk-beluk uang; urusan uang; 2 keadaan uang: ~ makin baik; biayanya tidak terjangkau oleh ~ ku
1uap n gas yg terjadi dr cairan (air dsb) apabila dipanaskan; bentuk gas suatu zat;
-- air uap yg terjadi dr air yg dipanaskan; -- jenuh uap atau udara yg mempunyai tekanan maksimum dan segera menjadi cair;
meng·u·ap v 1 menjadi uap; mengeluarkan uap: spiritus itu benda cair yg mudah ~; air laut ~ , menjadi awan, mendung, kemudian jatuh menjadi hujan; 2 ki hilang; lenyap: jika tidak engkau kunci, sepedamu mungkin akan ~;
meng·u·api v mengaliri dng uap; mengukus: untuk mematikan kuman, ia ~ perban itu dng air mendidih;
meng·u·ap·kan v 1 memasakkan (memanaskan dsb) di atas uap air panas; menguapi; mengukus: ia tidak menggoreng ikan itu, tetapi hanya ~ nya; 2 menjadikan menguap; mengeluarkan uapnya: perkakas itu gunanya untuk ~ air laut hingga tinggal garamnya saja;
ter·u·ap·kan v diuapkan;
uap·an n sesuatu yg sudah berubah menjadi uap;
peng·u·ap n alat untuk menguapkan zat cair;
peng·u·ap·an n 1 proses, cara, perbuatan menguapi (menguapkan); kejadian menguap: ~ air laut terus berlangsung; ~ daun teh itu berlangsung 24 jam supaya menjadi layu; 2 proses perubahan wujud cair ke wujud gas yg disertai oleh pelepasan panas
2uap, meng·u·ap v membuka mulut dan mengeluarkan udara (krn mengantuk dsb): berkali-kali dia ~ krn mengantuk
1uar, meng·u·ar v mengeluarkan uap (bau dsb); mengepul: tiap kali ia bergerak, dr tubuhnya ~ keharuman yg menyejukkan;
meng·u·ar·kan v mengeluarkan (bau dsb): rambutnya ~ bau harum yg khas
2uar, uar-uar n pemberitahuan kpd umum yg disampaikan secara lisan (dng menggunakan pengeras suara atau teriakan);
meng·u·ar-u·ar·kan v 1 memberitahukan kpd orang banyak (biasanya tt hal yg menggemparkan); 2 memberitakan; menyiarkan kabar (dl koran, majalah, dsb);
peng·u·ar·an n 1 proses, cara, perbuatan menguarkan; 2 pemberitahuan kpd umum (terutama yg diteriakkan atau menggunakan pengeras suara)
uba ark n pasu untuk mengendapkan bubur sagu
ubah ben·tuk v meng·u·bah ben·tuk v membuat bentuk berubah;
peng·u·bah·ben·tuk·an proses, cara, perbuatan mengubah
bentuk
ubah su·ai, meng·u·bah·su·ai·kan v menjadikan sesuatu berubah supaya sesuai dng kehendak (keperluan dsb);
ubah su·ai·an n hasil mengubahsuaikan;
peng·u·bah·su·ai·an n proses, cara, perbuatan mengubahsuaikan
ubah v, ber·u·bah v 1 menjadi lain (berbeda) dr semula: wajahnya agak ~ ketika dirasanya sambutanku tidak begitu hangat; dunia rupanya sudah ~ , wanita sekarang berambut pendek; 2 bertukar (beralih, berganti) menjadi sesuatu yg lain: ia bersemadi, lalu badannya ~ menjadi raksasa; paham politik partai itu ~; 3 berganti (tt arah): ~ arahnya;
~ akal 1 gila; 2 berganti (pikiran, haluan, arah, dsb); ~ ingatan gila; ~ mulut berubah kata-katanya (pendapatnya); mengingkari janji; ~ pendirian berubah pendapat (paham, keyakinan, dsb); ~ pikiran berubah akal; ~ setia tidak patuh lagi;
ber·u·bah-u·bah v selalu berubah; berkali-kali berubah; tidak tetap: kemauannya ~ dr waktu ke waktu;
meng·u·bah v 1 menjadikan lain dr semula: timbul niatnya untuk ~ kebiasaan yg buruk itu; 2 menukar bentuk (warna, rupa, dsb): operasi telah ~ hidungnya yg pesek menjadi agak mancung;; 3 mengatur kembali: ~ susunan kalimat;
~ kata mengingkari janji;
meng·u·bah·kan v 1 mengubah untuk orang lain: ia ~ baju adiknya; 2 menyebabkan berubah;
ter·u·bah v sudah diubah; dapat diubah;
ubah·an n 1 sesuatu yg sudah berubah atau sudah diubah; sesuatu yg berlainan dng yg semula; 2 hasil mengubah: ini adalah ~ adikku;
pe·u·bah n Stat 1 simbol yg digunakan untuk menyatakan unsur yg tidak tentu dl suatu himpunan; 2 besaran yg bervariasi atau besaran yg dapat mengambil salah satu dr suatu himpunan nilai tertentu (dl matematika); variabel
per·u·bah n Mat simbol yg digunakan untuk menyatakan unsur yg tidak tentu dl suatu himpunan; peubah;
per·u·bah·an n 1 hal (keadaan) berubah; peralihan; pertukaran: rupanya ~ cuaca masih sulit diperhitungkan; 2 Man perbaikan aktiva tetap yg tidak menambah jumlah jasanya;
~ iklim peralihan cuaca yg mencolok yg terjadi di antara dua periode tertentu dr suatu wilayah iklim; ~ sosial perubahan pd berbagai lembaga kemasyarakatan, yg mempengaruhi sistem sosial masyarakat, termasuk nilai-nilai, sikap, pola, perilaku di antara kelompok dl masyarakat; ~ tipe Met perubahan cuaca dr satu tipe ke tipe lain, sering terjadi secara mendadak;
mem·per·u·bah·kan (dng) v memperlainkan (dr); memperbedakan (dr): ia ~ anak ini dng anak lainnya;
peng·u·bah n orang atau sesuatu yg mengubah;
peng·u·bah·an n proses, cara, perbuatan mengubah: ~ susunan kalimat itu dilakukan berkali-kali
ubal-ubal ? ubel-ubel
uban n rambut yg sudah putih atau mulai memutih: sehelai dua helai -- sudah menyelusuri warna hitam rambutnya;
menjunjung -- , ki
sudah putih rambutnya (sudah tua sekali, sudah berpengalaman banyak, dsb);
ber·u·ban v 1 sudah ada ubannya; sudah tumbuh uban: orangnya masih muda, tetapi sudah ~; 2 ki sudah lama atau berpengalaman banyak dl suatu pekerjaan: ia pun sudah ~ dl perdagangan hasil bumi; 3 ki (sudah) tua; lanjut usia: kamu ini sudah ~ , tidak pantas bertingkah begitu;
sudah ~ baru berguam, pb
dikatakan kpd orang tua yg tingkah lakunya spt orang muda;
meng·u·ban v 1 menjadi uban: rambutnya sudah ~ semua; 2 menyerupai (spt) uban;
meng·u·bani v 1 mencabuti uban; 2 ki menjadi lusuh (tt pakaian);
uban·an Jk n 1 ada ubannya; tumbuh uban: kepalanya sudah ~; 2 ki (sudah) tua
MP3 Music Download Player

 Aplikasi Android

 Pasang Iklan

Iklan 125x125

 Pasang Iklan

Iklan 225x225

 Stats