loading...

Juz 27

Adz Dzariyaat Ayat 31 - Al Hadiid Ayat 29

Iklan


Basmallah

بِسۡمِ اللهِ الرَّحۡمٰنِ الرَّحِيۡمِ

  Adz Dzariyaat Ayat 31

قَالَ فَمَا خَطۡبُكُمۡ اَيُّهَا الۡمُرۡسَلُوۡنَ‏
٣١
31. Ibrahim bertanya: "Apakah urusanmu hai para utusan?"

  Adz Dzariyaat Ayat 32

قَالُـوۡۤا اِنَّاۤ اُرۡسِلۡنَاۤ اِلٰى قَوۡمٍ مُّجۡرِمِيۡنَۙ‏
٣٢
32. Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Luth),

  Adz Dzariyaat Ayat 33

لِنُرۡسِلَ عَلَيۡهِمۡ حِجَارَةً مِّنۡ طِيۡنٍۙ‏  
٣٣
33. agar kami timpakan kepada mereka batu-batu dari tanah,

  Adz Dzariyaat Ayat 34

مُّسَوَّمَةً عِنۡدَ رَبِّكَ لِلۡمُسۡرِفِيۡنَ‏
٣٤
34. yang ditandai di sisi Tuhanmu untuk membinasakan orang-orang yang melampaui batas[1420]."
[1420]. Batu-batu itu diberi tanda dengan nama orang yang akan dibinasakan.

  Adz Dzariyaat Ayat 35

فَاَخۡرَجۡنَا مَنۡ كَانَ فِيۡهَا مِنَ الۡمُؤۡمِنِيۡنَ‌ۚ‏
٣٥
35. Lalu Kami keluarkan orang-orang yang beriman yang berada di negeri kaum Luth itu.

  Adz Dzariyaat Ayat 36

فَمَا وَجَدۡنَا فِيۡهَا غَيۡرَ بَيۡتٍ مِّنَ الۡمُسۡلِمِيۡنَ‌ۚ‏
٣٦
36. Dan Kami tidak mendapati negeri itu, kecuali sebuah rumah[1421]dari orang yang berserah diri.

[1421]. Rumah Nabi Luth dan keluarganya.

  Adz Dzariyaat Ayat 37

وَتَرَكۡنَا فِيۡهَاۤ اٰيَةً لِّـلَّذِيۡنَ يَخَافُوۡنَ الۡعَذَابَ الۡاَلِيۡمَؕ‏
٣٧
37. Dan Kami tinggalkan pada negeri itu suatu tanda[1422]bagi orang-orang yang takut kepada siksa yang pedih.
[1422]. Tanda di sini ialah batu-batu yang bertumpuk-tumpuk yang dipergunakan untuk membinasakan kaum Luth. Ada pula yang mengatakan sebuah telaga yang airnya hitam dan busuk baunya.

  Adz Dzariyaat Ayat 38

وَفِىۡ مُوۡسٰۤی اِذۡ اَرۡسَلۡنٰهُ اِلٰى فِرۡعَوۡنَ بِسُلۡطٰنٍ مُّبِيۡنٍ‏  
٣٨
38. Dan juga pada Musa (terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika Kami mengutusnya kepada Fir'aun dengan membawa mukjizat yang nyata.

  Adz Dzariyaat Ayat 39

فَتَوَلّٰى بِرُكۡنِهٖ وَقَالَ سٰحِرٌ اَوۡ مَجۡنُوۡنٌ‏  
٣٩
39. Maka dia (Fir'aun) berpaling (dari iman) bersama tentaranya dan berkata: "Dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila."

  Adz Dzariyaat Ayat 40

فَاَخَذۡنٰهُ وَجُنُوۡدَهٗ فَنَبَذۡنٰهُمۡ فِى الۡيَمِّ وَهُوَ مُلِيۡمٌؕ‏  
٤٠
40. Maka Kami siksa dia dan tentaranya lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut, sedang dia melakukan pekerjaan yang tercela.

  Adz Dzariyaat Ayat 41

وَفِىۡ عَادٍ اِذۡ اَرۡسَلۡنَا عَلَيۡهِمُ الرِّيۡحَ الۡعَقِيۡمَ‌ۚ‏
٤١
41. Dan juga pada (kisah) Aad ketika Kami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan,

  Adz Dzariyaat Ayat 42

مَا تَذَرُ مِنۡ شَىۡءٍ اَتَتۡ عَلَيۡهِ اِلَّا جَعَلَتۡهُ كَالرَّمِيۡمِؕ‏
٤٢
42. angin itu tidak membiarkan satupun yang dilaluinya, melainkan dijadikannya seperti serbuk.

  Adz Dzariyaat Ayat 43

وَفِىۡ ثَمُوۡدَ اِذۡ قِيۡلَ لَهُمۡ تَمَتَّعُوۡا حَتّٰى حِيۡنٍ‏  
٤٣
43. Dan pada (kisah) kaum Tsamud ketika dikatakan kepada mereka: "Bersenang-senanglah kalian sampai suatu waktu."

  Adz Dzariyaat Ayat 44

فَعَتَوۡا عَنۡ اَمۡرِ رَبِّهِمۡ فَاَخَذَتۡهُمُ الصّٰعِقَةُ وَ هُمۡ يَنۡظُرُوۡنَ‏
٤٤
44. Maka mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhannya, lalu mereka disambar petir dan mereka melihatnya.

  Adz Dzariyaat Ayat 45

فَمَا اسۡتَطَاعُوۡا مِنۡ قِيَامٍ وَّمَا كَانُوۡا مُنۡتَصِرِيۡنَۙ‏
٤٥
45. Maka mereka sekali-kali tidak dapat bangun dan tidak pula mendapat pertolongan,

  Adz Dzariyaat Ayat 46

وَقَوۡمَ نُوۡحٍ مِّنۡ قَبۡلُ‌ؕ اِنَّهُمۡ كَانُوۡا قَوۡمًا فٰسِقِيۡنَ‏
٤٦
46. dan (Kami membinasakan) kaum Nuh sebelum itu. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik.

  Adz Dzariyaat Ayat 47

وَ السَّمَآءَ بَنَيۡنٰهَا بِاَيۡٮدٍ وَّاِنَّا لَمُوۡسِعُوۡنَ‏
٤٧
47. Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa

  Adz Dzariyaat Ayat 48

وَالۡاَرۡضَ فَرَشۡنٰهَا فَنِعۡمَ الۡمٰهِدُوۡنَ‏
٤٨
48. Dan bumi itu Kami hamparkan, maka sebaik-baik yang menghamparkan (adalah Kami).

  Adz Dzariyaat Ayat 49

وَمِنۡ كُلِّ شَىۡءٍ خَلَقۡنَا زَوۡجَيۡنِ لَعَلَّكُمۡ تَذَكَّرُوۡنَ‏
٤٩
49. Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.

  Adz Dzariyaat Ayat 50

فَفِرُّوۡۤا اِلَى اللّٰهِ‌ؕ اِنِّىۡ لَـكُمۡ مِّنۡهُ نَذِيۡرٌ مُّبِيۡنٌ‌ۚ‏  
٥٠
50. Maka segeralah kembali kepada (mentaati) Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu.

  Adz Dzariyaat Ayat 51

وَلَا تَجۡعَلُوۡا مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَ‌ؕ اِنِّىۡ لَـكُمۡ مِّنۡهُ نَذِيۡرٌ مُّبِيۡنٌ‌ۚ‏
٥١
51. Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain disamping Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu.

  Adz Dzariyaat Ayat 52

كَذٰلِكَ مَاۤ اَتَى الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلِهِمۡ مِّنۡ رَّسُوۡلٍ اِلَّا قَالُوۡا سَاحِرٌ اَوۡ مَجۡنُوۡنٌ‌ۚ‏
٥٢
52. Demikianlah tidak seorang rasulpun yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, melainkan mereka mengatakan: "Dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila."

  Adz Dzariyaat Ayat 53

اَتَوَاصَوۡا بِهٖ‌ۚ بَلۡ هُمۡ قَوۡمٌ طَاغُوۡنَ‌ۚ‏
٥٣
53. Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas.

  Adz Dzariyaat Ayat 54

فَتَوَلَّ عَنۡهُمۡ فَمَاۤ اَنۡتَ بِمَلُوۡمٍ‏  
٥٤
54. Maka berpalinglah kamu dari mereka dan kamu sekali-kali tidak tercela.

  Adz Dzariyaat Ayat 55

وَّذَكِّرۡ فَاِنَّ الذِّكۡرٰى تَنۡفَعُ الۡمُؤۡمِنِيۡنَ‏
٥٥
55. Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.

  Adz Dzariyaat Ayat 56

وَمَا خَلَقۡتُ الۡجِنَّ وَالۡاِنۡسَ اِلَّا لِيَعۡبُدُوۡنِ‏
٥٦
56. Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.

  Adz Dzariyaat Ayat 57

مَاۤ اُرِيۡدُ مِنۡهُمۡ مِّنۡ رِّزۡقٍ وَّمَاۤ اُرِيۡدُ اَنۡ يُّطۡعِمُوۡنِ‏
٥٧
57. Aku tidak menghendaki rezki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi-Ku makan.

  Adz Dzariyaat Ayat 58

اِنَّ اللّٰهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الۡقُوَّةِ الۡمَتِيۡنُ‏
٥٨
58. Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezki Yang mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.

  Adz Dzariyaat Ayat 59

فَاِنَّ لِلَّذِيۡنَ ظَلَمُوۡا ذَنُوۡبًا مِّثۡلَ ذَنُوۡبِ اَصۡحٰبِهِمۡ فَلَا يَسۡتَعۡجِلُوۡنِ‏
٥٩
59. Maka sesungguhnya untuk orang-orang zalim ada bagian (siksa) seperti bahagian teman mereka (dahulu); maka janganlah mereka meminta kepada-Ku untuk menyegerakannya.

  Adz Dzariyaat Ayat 60

فَوَيۡلٌ لِّـلَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا مِنۡ يَّوۡمِهِمُ الَّذِىۡ يُوۡعَدُوۡنَ‏
٦٠
60. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang kafir pada hari yang diancamkan kepada mereka[1423].
[1423]. Maksudnya: hari Perang Badar atau hari Kiamat.

  Ath Thuur Ayat 1

وَالطُّوۡرِۙ‏
١

SUMPAH-SUMPAH YANG MENANDASKAN BAHWA AZAB PASTI DATANG KEPADA ORANG-ORANG YANG MENDUSTAKAN DAN KARUNIANYA PASTI AKAN DILIMPAHKAN KEPADA ORANG-ORANG YANG TAKWA

1. Demi bukit[1424],
[1424]. Yang dimaksud bukit di sini ialah bukit Thur.

  Ath Thuur Ayat 2

وَكِتٰبٍ مَّسۡطُوۡرٍۙ‏  
٢
2. dan Kitab yang ditulis,

  Ath Thuur Ayat 3

فِىۡ رَقٍّ مَّنۡشُوۡرٍۙ‏  
٣
3. pada lembaran yang terbuka,

  Ath Thuur Ayat 4

وَالۡبَيۡتِ الۡمَعۡمُوۡرِۙ‏
٤
4. dan demi Baitul Ma'mur[1425],
[1425]. Baitul Ma'mur ialah Ka'bah karena Ka'bah selalu mendapat kunjungan Haji, 'Umrah, Tawaf dan lain-lain atau sebuah rumah di langit yang ketujuh yang saban hari dimasuki oleh 70.000 malaikat.

  Ath Thuur Ayat 5

وَالسَّقۡفِ الۡمَرۡفُوۡعِۙ‏
٥
5. dan atap yang ditinggikan (langit),

  Ath Thuur Ayat 6

وَالۡبَحۡرِ الۡمَسۡجُوۡرِۙ‏
٦
6. dan laut yang di dalam tanahnya ada api,

  Ath Thuur Ayat 7

اِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ لوَاقِعٌ ۙ‏  
٧
7. sesungguhnya azab Tuhanmu pasti terjadi,

  Ath Thuur Ayat 8

مَّا لَهٗ مِنۡ دَافِعٍۙ‏  
٨
8. tidak seorangpun yang dapat menolaknya,

  Ath Thuur Ayat 9

يَّوۡمَ تَمُوۡرُ السَّمَآءُ مَوۡرًا ۙ‏  
٩
9. pada hari ketika langit benar-benar bergoncang,

  Ath Thuur Ayat 10

وَّتَسِيۡرُ الۡجِبَالُ سَيۡرًا ؕ‏  
١٠
10. dan gunung benar-benar berjalan.

  Ath Thuur Ayat 11

فَوَيۡلٌ يَّوۡمَٮِٕذٍ لِّـلۡمُكَذِّبِيۡنَۙ‏
١١
11. Maka kecelakaan yang besarlah di hari itu bagi orang-orang yang mendustakan,

  Ath Thuur Ayat 12

الَّذِيۡنَ هُمۡ فِىۡ خَوۡضٍ يَّلۡعَبُوۡنَ‌ۘ‏
١٢
12. (yaitu) orang-orang yang bermain-main dalam kebathilan,

  Ath Thuur Ayat 13

يَوۡمَ يُدَعُّوۡنَ اِلٰى نَارِ جَهَنَّمَ دَعًّاؕ‏  
١٣
13. pada hari mereka didorong ke neraka Jahannam dengan sekuat- kuatnya.

  Ath Thuur Ayat 14

هٰذِهِ النَّارُ الَّتِىۡ كُنۡتُمۡ بِهَا تُكَذِّبُوۡنَ‏
١٤
14. (Dikatakan kepada mereka): "Inilah neraka yang dahulu kamu selalu mendustakannya."

  Ath Thuur Ayat 15

اَفَسِحۡرٌ هٰذَاۤ اَمۡ اَنۡتُمۡ لَا تُبۡصِرُوۡنَ‌ۚ‏
١٥
15. Maka apakah ini sihir? Ataukah kamu tidak melihat?

  Ath Thuur Ayat 16

اِصۡلَوۡهَا فَاصۡبِرُوۡۤا اَوۡ لَا تَصۡبِرُوۡا‌ۚ سَوَآءٌ عَلَيۡكُمۡ‌ؕ اِنَّمَا تُجۡزَوۡنَ مَا كُنۡتُمۡ تَعۡمَلُوۡنَ‏
١٦
16. Masukklah kamu ke dalamnya (rasakanlah panas apinya); maka baik kamu bersabar atau tidak, sama saja bagimu; kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan.

  Ath Thuur Ayat 17

اِنَّ الۡمُتَّقِيۡنَ فِىۡ جَنّٰتٍ وَّنَعِيۡمٍۙ‏
١٧
17. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan,

  Ath Thuur Ayat 18

فٰكِهِيۡنَ بِمَاۤ اٰتٰٮهُمۡ رَبُّهُمۡ‌ۚ وَوَقٰٮهُمۡ رَبُّهُمۡ عَذَابَ الۡجَحِيۡمِ‏
١٨
18. mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka; dan Tuhan mereka memelihara mereka dari azab neraka.

  Ath Thuur Ayat 19

كُلُوۡا وَاشۡرَبُوۡا هَـنِٓـيـْئًا ۢ بِمَا كُنۡـتُمۡ تَعۡمَلُوۡنَۙ‏
١٩
19. (Dikatakan kepada mereka): "Makan dan minumlah dengan enak sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan",

  Ath Thuur Ayat 20

مُتَّكِـــِٕيۡنَ عَلٰى سُرُرٍ مَّصۡفُوۡفَةٍ‌ ۚ وَزَوَّجۡنٰهُمۡ بِحُوۡرٍ عِيۡنٍ‏  
٢٠
20. mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli.

  Ath Thuur Ayat 21

وَالَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَاتَّبَعَتۡهُمۡ ذُرِّيَّتُهُمۡ بِاِيۡمَانٍ اَلۡحَـقۡنَا بِهِمۡ ذُرِّيَّتَهُمۡ وَمَاۤ اَلَـتۡنٰهُمۡ مِّنۡ عَمَلِهِمۡ مِّنۡ شَىۡءٍ‌ؕ كُلُّ امۡرِیءٍۢ بِمَا كَسَبَ رَهِيۡنٌ‏  
٢١
21. Dan orang-oranng yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka[1426], dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.
[1426]. Maksudnya: anak cucu mereka yang beriman itu ditinggikan Allah derajatnya sebagai derajat bapak- bapak mereka, dan dikumpulkan dengan bapak-bapak mereka dalam surga.

  Ath Thuur Ayat 22

وَاَمۡدَدۡنٰهُمۡ بِفَاكِهَةٍ وَّلَحۡمٍ مِّمَّا يَشۡتَهُوۡنَ‏
٢٢
22. Dan Kami beri mereka tambahan dengan buah-buahan dan daging dari segala jenis yang mereka ingini.

  Ath Thuur Ayat 23

يَـتَـنَازَعُوۡنَ فِيۡهَا كَاۡسًا لَّا لَغۡوٌ فِيۡهَا وَلَا تَاۡثِيۡمٌ‏  
٢٣
23. Di dalam surga mereka saling memperebutkan piala (gelas) yang isinya tidak (menimbulkan) kata-kata yang tidak berfaedah dan tiada pula perbuatan dosa.

  Ath Thuur Ayat 24

وَيَطُوۡفُ عَلَيۡهِمۡ غِلۡمَانٌ لَّهُمۡ كَاَنَّهُمۡ لُـؤۡلُـؤٌ مَّكۡنُوۡنٌ‏  
٢٤
24. Dan berkeliling di sekitar mereka anak-anak muda untuk (melayani) mereka, seakan-akan mereka itu mutiara yang tersimpan.

  Ath Thuur Ayat 25

وَاَقۡبَلَ بَعۡضُهُمۡ عَلٰى بَعۡضٍ يَّتَسَآءَلُوۡنَ‏
٢٥
25. Dan sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang lain saling tanya-menanya.

  Ath Thuur Ayat 26

قَالُـوۡۤا اِنَّا كُـنَّا قَبۡلُ فِىۡۤ اَهۡلِنَا مُشۡفِقِيۡنَ‏
٢٦
26. Mereka berkata: "Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami merasa takut (akan diazab)."

  Ath Thuur Ayat 27

فَمَنَّ اللّٰهُ عَلَيۡنَا وَوَقٰٮنَا عَذَابَ السَّمُوۡمِ‏
٢٧
27. Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka.

  Ath Thuur Ayat 28

اِنَّا كُـنَّا مِنۡ قَبۡلُ نَدۡعُوۡهُ‌ ؕ اِنَّهٗ هُوَ الۡبَـرُّ الرَّحِيۡمُ‏
٢٨
28. Sesungguhnya kami dahulu menyembah-Nya. Sesungguhnya Dia-lah yang melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang.

  Ath Thuur Ayat 29

فَذَكِّرۡ فَمَاۤ اَنۡتَ بِنِعۡمَتِ رَبِّكَ بِكَاهِنٍ وَّلَا مَجۡنُوۡنٍؕ‏
٢٩


BANTAHAN-BANTAHAN ALLAH TERHADAP OCEHAN-OCEHAN KAUM MUSYRIKIN

29. Maka tetaplah memberi peringatan, dan kamu disebabkan nikmat Tuhanmu bukanlah seorang tukang tenung dan bukan pula seorang gila.

  Ath Thuur Ayat 30

اَمۡ يَقُوۡلُوۡنَ شَاعِرٌ نَّتَـرَبَّصُ بِهٖ رَيۡبَ الۡمَنُوۡنِ‏
٣٠
30. Bahkan mereka mengatakan: "Dia adalah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya."

  Ath Thuur Ayat 31

قُلۡ تَرَبَّصُوۡا فَاِنِّىۡ مَعَكُمۡ مِّنَ الۡمُتَـرَبِّصِيۡنَ ؕ‏
٣١
31. Katakanlah: "Tunggulah, maka sesungguhnya akupun termasuk orang yang menunggu (pula) bersama kamu."

  Ath Thuur Ayat 32

اَمۡ تَاۡمُرُهُمۡ اَحۡلَامُهُمۡ بِهٰذَآ‌ اَمۡ هُمۡ قَوۡمٌ طَاغُوۡنَ‌ۚ‏
٣٢
32. Apakah mereka diperintah oleh fikiran-fikiran mereka untuk mengucapkan tuduhan-tuduhan ini ataukah mereka kaum yang melampaui batas?

  Ath Thuur Ayat 33

اَمۡ يَقُوۡلُوۡنَ تَقَوَّلَهٗ‌ ۚ بَلْ لَّا يُؤۡمِنُوۡنَ‌ ۚ‏
٣٣
33. Ataukah mereka mengatakan: "Dia (Muhammad) membuat-buatnya." Sebenarnya mereka tidak beriman.

  Ath Thuur Ayat 34

فَلۡيَاۡتُوۡا بِحَدِيۡثٍ مِّثۡلِهٖۤ اِنۡ كَانُوۡا صٰدِقِيۡنَؕ‏
٣٤
34. Maka hendaklah mereka mendatangkan kalimat yang semisal Al Quran itu jika mereka orang-orang yang benar.

  Ath Thuur Ayat 35

اَمۡ خُلِقُوۡا مِنۡ غَيۡرِ شَىۡءٍ اَمۡ هُمُ الۡخٰلِقُوۡنَؕ‏
٣٥
35. Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatupun ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)?

  Ath Thuur Ayat 36

اَمۡ خَلَـقُوا السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضَ‌ۚ بَلْ لَّا يُوۡقِنُوۡنَؕ‏
٣٦
36. Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi itu?; sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan).

  Ath Thuur Ayat 37

اَمۡ عِنۡدَهُمۡ خَزَآٮِٕنُ رَبِّكَ اَمۡ هُمُ الۡمُصَۜيۡطِرُوۡنَؕ‏
٣٧
37. Ataukah di sisi mereka ada perbendaharaan Tuhanmu atau merekakah yang berkuasa?

  Ath Thuur Ayat 38

اَمۡ لَهُمۡ سُلَّمٌ يَّسۡتَمِعُوۡنَ فِيۡهِ‌ ۚ فَلۡيَاۡتِ مُسۡتَمِعُهُمۡ بِسُلۡطٰنٍ مُّبِيۡنٍؕ‏
٣٨
38. Ataukah mereka mempunyai tangga (ke langit) untuk mendengarkan pada tangga itu (hal-hal yang gaib)? Maka hendaklah orang yang mendengarkan di antara mereka mendatangkan suatu keterangan yang nyata.

  Ath Thuur Ayat 39

اَمۡ لَـهُ الۡبَنٰتُ وَلَـكُمُ الۡبَنُوۡنَؕ‏
٣٩
39. Ataukah untuk Allah anak-anak perempuan dan untuk kamu anak-anak laki-laki?

  Ath Thuur Ayat 40

اَمۡ تَسۡـَٔـلُهُمۡ اَجۡرًا فَهُمۡ مِّنۡ مَّغۡرَمٍ مُّثۡقَلُوۡنَؕ‏
٤٠
40. Ataukah kamu meminta upah kepada mereka sehingga mereka dibebani dengan hutang?

  Ath Thuur Ayat 41

اَمۡ عِنۡدَهُمُ الۡغَيۡبُ فَهُمۡ يَكۡتُبُوۡنَؕ‏
٤١
41. Apakah ada pada sisi mereka pengetahuan tentang yang gaib lalu mereka menuliskannya?

  Ath Thuur Ayat 42

اَمۡ يُرِيۡدُوۡنَ كَيۡدًا‌ؕ فَالَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا هُمُ الۡمَكِيۡدُوۡنَؕ‏
٤٢
42. Ataukah mereka hendak melakukan tipu daya? Maka orang-orang yang kafir itu merekalah yang kena tipu daya.

  Ath Thuur Ayat 43

اَمۡ لَهُمۡ اِلٰهٌ غَيۡرُ اللّٰهِ‌ؕ سُبۡحٰنَ اللّٰهِ عَمَّا يُشۡرِكُوۡنَ‏
٤٣
43. Ataukah mereka mempunyai tuhan selain Allah. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

  Ath Thuur Ayat 44

وَاِنۡ يَّرَوۡا كِسۡفًا مِّنَ السَّمَآءِ سَاقِطًا يَّقُوۡلُوۡا سَحَابٌ مَّرۡكُوۡمٌ‏  
٤٤
44. Jika mereka melihat sebagian dari langit gugur, mereka akan mengatakan: "Itu adalah awan yang bertindih-tindih."

  Ath Thuur Ayat 45

فَذَرۡهُمۡ حَتّٰى يُلٰقُوۡا يَوۡمَهُمُ الَّذِىۡ فِيۡهِ يُصۡعَقُوۡنَۙ‏
٤٥
45. Maka biarkanlah mereka hingga mereka menemui hari (yang dijanjikan kepada) mereka yang pada hari itu mereka dibinasakan,

  Ath Thuur Ayat 46

يَوۡمَ لَا يُغۡنِىۡ عَنۡهُمۡ كَيۡدُهُمۡ شَيۡـًٔـا وَّلَا هُمۡ يُنۡصَرُوۡنَؕ‏
٤٦
46. (yaitu) hari ketika tidak berguna bagi mereka sedikitpun tipu daya mereka dan mereka tidak ditolong.

  Ath Thuur Ayat 47

وَاِنَّ لِلَّذِيۡنَ ظَلَمُوۡا عَذَابًا دُوۡنَ ذٰلِكَ وَلٰـكِنَّ اَكۡثَرَهُمۡ لَا يَعۡلَمُوۡنَ‏
٤٧
47. Dan sesungguhnya untuk orang-orang yang zalim ada azab selain daripada itu. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui[1427].
[1427]. Yang dimaksud azab yang lain ialah adanya musim kemarau, kelaparan malapetaka yang menimpa mereka, azab kubur dan lain-lain.

  Ath Thuur Ayat 48

وَاصۡبِرۡ لِحُكۡمِ رَبِّكَ فَاِنَّكَ بِاَعۡيُنِنَا‌ وَسَبِّحۡ بِحَمۡدِ رَبِّكَ حِيۡنَ تَقُوۡمُۙ‏
٤٨


KEHARUSAN BERSABAR, BERTASBIH DAN SHALAT MALAM

48. Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri[1428].,
[1428]. Maksudnya hendaklah bertasbih ketika kamu bangun dari tidur atau bangun meninggalkan majlis, atau ketika berdiri hendak shalat.

  Ath Thuur Ayat 49

وَمِنَ الَّيۡلِ فَسَبِّحۡهُ وَاِدۡبَارَ النُّجُوۡمِ‏
٤٩
49. dan bertasbihlah kepada-Nya pada beberapa saat di malam hari dan di waktu terbenam bintang-bintang (di waktu fajar).

  An Najm Ayat 1

وَالنَّجۡمِ اِذَا هَوٰىۙ‏
١

TUHAN BERSUMPAH BAHWA WAHYU YANG DITURUNKAN KEPADA NABI MUHAMMAD S.A.W. ADALAH BENAR

1. Demi bintang ketika terbenam.

  An Najm Ayat 2

مَا ضَلَّ صَاحِبُكُمۡ وَمَا غَوٰى‌ۚ‏
٢
2. kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru.

  An Najm Ayat 3

وَمَا يَنۡطِقُ عَنِ الۡهَوٰىؕ‏
٣
3. dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya.

  An Najm Ayat 4

اِنۡ هُوَ اِلَّا وَحۡىٌ يُّوۡحٰىۙ‏
٤
4. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).

  An Najm Ayat 5

عَلَّمَهٗ شَدِيۡدُ الۡقُوٰىۙ‏
٥
5. yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat.

  An Najm Ayat 6

ذُوۡ مِرَّةٍؕ فَاسۡتَوٰىۙ‏
٦
6. yang mempunyai akal yang cerdas; dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli.

  An Najm Ayat 7

وَهُوَ بِالۡاُفُقِ الۡاَعۡلٰى ؕ‏
٧
7. sedang dia berada di ufuk yang tinggi.

  An Najm Ayat 8

ثُمَّ دَنَا فَتَدَلّٰىۙ‏
٨
8. Kemudian dia mendekat, lalu bertambah dekat lagi.

  An Najm Ayat 9

فَكَانَ قَابَ قَوۡسَيۡنِ اَوۡ اَدۡنٰى‌ۚ‏
٩
9. maka jadilah dia dekat (pada Muhammad sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi).

  An Najm Ayat 10

فَاَوۡحٰۤى الٰى عَبۡدِهٖ مَاۤ اَوۡحٰىؕ‏
١٠
10. Lalu dia menyampaikan kepada hambaNya (Muhammad) apa yang telah Allah wahyukan.

  An Najm Ayat 11

مَا كَذَبَ الۡفُؤَادُ مَا رَاٰى‏
١١
11. Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya[1429].
[1429]. Ayat 4-11 menggambarkan peristiwa turunnya wahyu yang pertama di gua Hira.

  An Najm Ayat 12

اَفَتُمٰرُوۡنَهٗ عَلٰى مَا يَرٰى‏
١٢
12. Maka apakah kaum (musyrik Mekah) hendak membantahnya tentang apa yang telah dilihatnya?

  An Najm Ayat 13

وَلَقَدۡ رَاٰهُ نَزۡلَةً اُخۡرٰىۙ‏
١٣
13. Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,

  An Najm Ayat 14

عِنۡدَ سِدۡرَةِ الۡمُنۡتَهٰى‏
١٤
14. (yaitu) di Sidratil Muntaha[1430].
[1430]. Sidratul Muntaha adalah tempat yang paling tinggi, di atas langit ke-7, yang telah dikunjungi Nabi ketika Mi'raj.

  An Najm Ayat 15

عِنۡدَهَا جَنَّةُ الۡمَاۡوٰىؕ‏
١٥
15. Di dekatnya ada syurga tempat tinggal,

  An Najm Ayat 16

اِذۡ يَغۡشَى السِّدۡرَةَ مَا يَغۡشٰىۙ‏
١٦
16. (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya.

  An Najm Ayat 17

مَا زَاغَ الۡبَصَرُ وَمَا طَغٰى‏
١٧
17. Penglihatannya (muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya.

  An Najm Ayat 18

لَقَدۡ رَاٰى مِنۡ اٰيٰتِ رَبِّهِ الۡكُبۡرٰى‏
١٨
18. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar.

  An Najm Ayat 19

اَفَرَءَيۡتُمُ اللّٰتَ وَالۡعُزّٰىۙ‏
١٩
19. Maka apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) menganggap al Lata dan al Uzza,

  An Najm Ayat 20

وَمَنٰوةَ الثَّالِثَةَ الۡاُخۡرٰى‏
٢٠
20. dan Manah yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah)[1431]?
[1431]. Al Lata, al Uzza dan Manah adalah nama berhala-berhala yang disembah orang Arab Jahiliyah dan dianggapnya anak-anak perempuan Tuhan.

  An Najm Ayat 21

اَلَـكُمُ الذَّكَرُ وَلَهُ الۡاُنۡثٰى
٢١
21. Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan?

  An Najm Ayat 22

تِلۡكَ اِذًا قِسۡمَةٌ ضِيۡزٰى‏
٢٢
22. Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil.

  An Najm Ayat 23

اِنۡ هِىَ اِلَّاۤ اَسۡمَآءٌ سَمَّيۡتُمُوۡهَاۤ اَنۡتُمۡ وَاٰبَآؤُكُمۡ مَّاۤ اَنۡزَلَ اللّٰهُ بِهَا مِنۡ سُلۡطٰنٍ‌ؕ اِنۡ يَّتَّبِعُوۡنَ اِلَّا الظَّنَّ وَمَا تَهۡوَى الۡاَنۡفُسُ‌ۚ وَلَقَدۡ جَآءَهُمۡ مِّنۡ رَّبِّهِمُ الۡهُدٰىؕ‏
٢٣
23. Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengadakannya; Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun untuk (menyembah) nya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Tuhan mereka.

  An Najm Ayat 24

اَمۡ لِلۡاِنۡسَانِ مَا تَمَنّٰى   ۖ‏
٢٤
24. Atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya?

  An Najm Ayat 25

فَلِلّٰهِ الۡاٰخِرَةُ وَالۡاُوۡلٰى‏
٢٥
25. (Tidak), maka hanya bagi Allah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia.

  An Najm Ayat 26

وَكَمۡ مِّنۡ مَّلَكٍ فِى السَّمٰوٰتِ لَا تُغۡنِىۡ شَفَاعَتُهُمۡ شَيۡــًٔــا اِلَّا مِنۡۢ بَعۡدِ اَنۡ يَّاۡذَنَ اللّٰهُ لِمَنۡ يَّشَآءُ وَيَرۡضٰى‏
٢٦


CELAAN-CELAAN ALLAH KEPADA KAUM MUSYRIKIN YANG MENGHARAPKAN SYAFAAT DARI MALAIKAT

26. Dan berapa banyaknya malaikat di langit, syafaat mereka sedikitpun tidak berguna, kecuali sesudah Allah mengijinkan bagi orang yang dikehendaki dan diridhai (Nya).

  An Najm Ayat 27

اِنَّ الَّذِيۡنَ لَا يُؤۡمِنُوۡنَ بِالۡاٰخِرَةِ لَيُسَمُّوۡنَ الۡمَلٰٓٮِٕكَةَ تَسۡمِيَةَ الۡاُنۡثٰى
٢٧
27. Sesungguhnya orang-orang yang tiada beriman kepada kehidupan akhirat, mereka benar-benar menamakan malaikat itu dengan nama perempuan.

  An Najm Ayat 28

وَمَا لَهُمۡ بِهٖ مِنۡ عِلۡمٍ‌ؕ اِنۡ يَّتَّبِعُوۡنَ اِلَّا الظَّنَّ‌ۚ وَاِنَّ الظَّنَّ لَا يُغۡنِىۡ مِنَ الۡحَـقِّ شَيۡـًٔـاۚ‏  
٢٨
28. Dan mereka tidak mempunyai sesuatu pengetahuanpun tentang itu. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan sedang sesungguhnya persangkaan itu tiada berfaedah sedikitpun terhadap kebenaran.

  An Najm Ayat 29

فَاَعۡرِضۡ عَنۡ مَّنۡ تَوَلّٰى ۙ عَنۡ ذِكۡرِنَا وَلَمۡ يُرِدۡ اِلَّا الۡحَيٰوةَ الدُّنۡيَا ؕ‏
٢٩
29. Maka berpalinglah (hai Muhammad) dari orang yang berpaling dari peringatan Kami, dan tidak mengingini kecuali kehidupan duniawi.

  An Najm Ayat 30

ذٰ لِكَ مَبۡلَـغُهُمۡ مِّنَ الۡعِلۡمِ‌ ؕ اِنَّ رَبَّكَ هُوَ اَعۡلَمُ بِمَنۡ ضَلَّ عَنۡ سَبِيۡلِهٖ ۙ وَهُوَ اَعۡلَمُ بِمَنِ اهۡتَدٰى‏
٣٠
30. Itulah sejauh-jauh pengetahuan mereka. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang paling mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia pulalah yang paling mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.

  An Najm Ayat 31

وَلِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الۡاَرۡضِۙ لِيَجۡزِىَ الَّذِيۡنَ اَسَآءُوۡا بِمَا عَمِلُوۡا وَيَجۡزِىَ الَّذِيۡنَ اَحۡسَنُوۡا بِالۡحُسۡنٰى‌ ۚ‏
٣١


ORANG-ORANG YANG MENJAUHI DOSA-DOSA BESAR MENDAPAT AMPUNAN DAN PEMBALASAN YANG BAIK DARI ALLAH

31. Dan hanya kepunyaan Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (syurga).

  An Najm Ayat 32

اَلَّذِيۡنَ يَجۡتَنِبُوۡنَ كَبٰٓٮِٕرَ الۡاِثۡمِ وَالۡفوَاحِشَ اِلَّا اللَّمَمَ‌ؕ اِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الۡمَغۡفِرَةِ‌ؕ هُوَ اَعۡلَمُ بِكُمۡ اِذۡ اَنۡشَاَكُمۡ مِّنَ الۡاَرۡضِ وَاِذۡ اَنۡتُمۡ اَجِنَّةٌ فِىۡ بُطُوۡنِ اُمَّهٰتِكُمۡ‌ۚ فَلَا تُزَكُّوۡۤا اَنۡفُسَكُمۡ‌ ؕ هُوَ اَعۡلَمُ بِمَنِ اتَّقٰى‏
٣٢
32. (Yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu maha luas ampunanNya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.

  An Najm Ayat 33

اَفَرَءَيۡتَ الَّذِىۡ تَوَلّٰىۙ‏
٣٣


KEHANCURAN ORANG YANG MENDUSTAKAN KEBENARAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN MASING-MASING MANUSIA ATAS PERBUATANNYA

33. Maka apakah kamu melihat orang yang berpaling (dari Al-Quran)?

  An Najm Ayat 34

وَاَعۡطٰى قَلِيۡلًا وَّاَكۡدٰى‏
٣٤
34. serta memberi sedikit dan tidak mau memberi lagi?

  An Najm Ayat 35

اَعِنۡدَهٗ عِلۡمُ الۡغَيۡبِ فَهُوَ يَرٰى‏
٣٥
35. Apakah dia mempunyai pengetahuan tentang yang ghaib, sehingga dia mengetahui (apa yang dikatakan)?

  An Najm Ayat 36

اَمۡ لَمۡ يُنَبَّاۡ بِمَا فِىۡ صُحُفِ مُوۡسٰىۙ‏
٣٦
36. Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran- lembaran Musa?

  An Najm Ayat 37

وَاِبۡرٰهِيۡمَ الَّذِىۡ وَفّٰىٓ  ۙ‏
٣٧
37. dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji?

  An Najm Ayat 38

اَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِّزۡرَ اُخۡرٰىۙ‏
٣٨
38. (yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain,

  An Najm Ayat 39

وَاَنۡ لَّيۡسَ لِلۡاِنۡسَانِ اِلَّا مَا سَعٰىۙ‏
٣٩
39. dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya,

  An Najm Ayat 40

وَاَنَّ سَعۡيَهٗ سَوۡفَ يُرٰى‏
٤٠
40. dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya).

  An Najm Ayat 41

ثُمَّ يُجۡزٰٮهُ الۡجَزَآءَ الۡاَوۡفٰىۙ‏
٤١
41. Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna,

  An Najm Ayat 42

وَاَنَّ اِلٰى رَبِّكَ الۡمُنۡتَهٰىۙ‏
٤٢
42. dan bahwasanya kepada Tuhanmulah kesudahan (segala sesuatu),

  An Najm Ayat 43

وَاَنَّهٗ هُوَ اَضۡحَكَ وَاَبۡكٰىۙ‏
٤٣
43. dan bahwasanya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis,

  An Najm Ayat 44

وَاَنَّهٗ هُوَ اَمَاتَ وَ اَحۡيَا ۙ‏
٤٤
44. dan bahwasanya Dialah yang mematikan dan menghidupkan,

  An Najm Ayat 45

وَاَنَّهٗ خَلَقَ الزَّوۡجَيۡنِ الذَّكَرَ وَالۡاُنۡثٰىۙ
٤٥
45. dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita.

  An Najm Ayat 46

مِنۡ نُّطۡفَةٍ اِذَا تُمۡنٰى‏
٤٦
46. dari air mani, apabila dipancarkan.

  An Najm Ayat 47

وَاَنَّ عَلَيۡهِ النَّشۡاَةَ الۡاُخۡرٰىۙ‏
٤٧
47. Dan bahwasanya Dia-lah yang menetapkan kejadian yang lain (kebangkitan sesudah mati),

  An Najm Ayat 48

وَاَنَّهٗ هُوَ اَغۡنٰى وَ اَقۡنٰىۙ‏
٤٨
48. dan bahwasanya Dia yang memberikan kekayaan dan memberikan kecukupan,

  An Najm Ayat 49

وَاَنَّهٗ هُوَ رَبُّ الشِّعۡرٰىۙ‏
٤٩
49. dan bahwasanya Dialah yang Tuhan (yang memiliki) bintang syi'ra[1432],
[1432]. Bintang Syi'ra ialah bintang yang disembah oleh orang-orang Arab pada masa Jahiliyah.

  An Najm Ayat 50

وَاَنَّهٗۤ اَهۡلَكَ عَادَا۟ اۨلۡـٮُٔـوْلٰى ۙ‏
٥٠
50. dan bahwasanya Dia telah membinasakan kaum 'Aad yang pertama,

  An Najm Ayat 51

وَثَمُوۡدَا۟ فَمَاۤ اَبۡقٰىۙ‏
٥١
51. dan kaum Tsamud. Maka tidak seorangpun yang ditinggalkan Nya (hidup).

  An Najm Ayat 52

وَقَوۡمَ نُوۡحٍ مِّنۡ قَبۡلُ‌ؕ اِنَّهُمۡ كَانُوۡا هُمۡ اَظۡلَمَ وَاَطۡغٰىؕ‏
٥٢
52. Dan kaum Nuh sebelum itu. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang paling zalim dan paling durhaka,

  An Najm Ayat 53

وَالۡمُؤۡتَفِكَةَ اَهۡوٰىۙ‏
٥٣
53. dan negeri-negeri kaum Luth yang telah dihancurkan Allah[1433].
[1433]. Lihat no. [649]

  An Najm Ayat 54

فَغَشّٰٮهَا مَا غَشّٰى‌ۚ‏
٥٤
54. lalu Allah menimpakan atas negeri itu azab besar yang menimpanya.

  An Najm Ayat 55

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكَ تَتَمَارٰى‏
٥٥
55. Maka terhadap nikmat Tuhanmu yang manakah kamu ragu-ragu?

  An Najm Ayat 56

هٰذَا نَذِيۡرٌ مِّنَ النُّذُرِ الۡاُوۡلٰٓى‏
٥٦
56. Ini (Muhammad) adalah seorang pemberi peringatan di antara pemberi-pemberi peringatan yang terdahulu.

  An Najm Ayat 57

اَزِفَتِ الۡاٰزِفَةُ‌ۚ‏
٥٧
57. Telah dekat terjadinya hari kiamat.

  An Najm Ayat 58

لَيۡسَ لَهَا مِنۡ دُوۡنِ اللّٰهِ كَاشِفَةٌ ؕ‏
٥٨
58. Tidak ada yang akan menyatakan terjadinya hari itu selain Allah.

  An Najm Ayat 59

اَفَمِنۡ هٰذَا الۡحَدِيۡثِ تَعۡجَبُوۡنَۙ‏
٥٩
59. Maka apakah kamu merasa heran terhadap pemberitaan ini?

  An Najm Ayat 60

وَتَضۡحَكُوۡنَ وَلَا تَبۡكُوۡنَۙ‏
٦٠
60. Dan kamu mentertawakan dan tidak menangis?

  An Najm Ayat 61

وَاَنۡتُمۡ سٰمِدُوۡنَ‏
٦١
61. Sedang kamu melengahkan(nya)?

  An Najm Ayat 62

فَاسۡجُدُوۡا لِلّٰهِ وَاعۡبُدُوۡا ۩‏
٦٢
62. Maka bersujudlah kepada Allah dan sembahlah (Dia).

  Al Qamar Ayat 1

اِقۡتَـرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الۡقَمَرُ‏
١

MUSUH-MUSUH NABI MUHAMMAD SAW AKAN MENGALAMI KEHANCURAN SEBAGAIMANA MUSUH-MUSUH RASUL TERDAHULU

Berita kehancuran musuh Nabi Muhammad SAW

1. Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan[1434].
[1434]. Yang dimaksud dengan saat di sini ialah terjadinya hari kiamat atau saat kehancuran kaum musyrikin, dan "terbelahnya bulan" ialah suatu mukjizat Nabi Muhammad SAW.

  Al Qamar Ayat 2

وَاِنۡ يَّرَوۡا اٰيَةً يُّعۡرِضُوۡا وَيَقُوۡلُوۡا سِحۡرٌ مُّسۡتَمِرٌّ‏  
٢
2. Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata: "(Ini adalah) sihir yang terus menerus."

  Al Qamar Ayat 3

وَكَذَّبُوۡا وَاتَّبَعُوۡۤا اَهۡوَآءَهُمۡ‌ وَكُلُّ اَمۡرٍ مُّسۡتَقِرٌّ‏  
٣
3. Dan mereka mendutakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya[1435]
[1435]. Maksudnya bahwa segala urusan itu pasti berjalan sampai waktu yang telah ditetapkan terjadinya, seperti: urusan Rasulullah dalam meninggikan kalimat Allah pasti sampai pada akhirnya yaitu kemenangan di dunia dan kebahagiaan di akhirat. Sedang urusan orang yang mendustakannya pasti sampai pula pada akhirnya, yaitu kekalahan di dunia dan siksaan di akhirat.

  Al Qamar Ayat 4

وَلَقَدۡ جَآءَهُمۡ مِّنَ الۡاَنۡۢبَآءِ مَا فِيۡهِ مُزۡدَجَرٌۙ‏
٤
4. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka beberapa kisah yang di dalamnya terdapat cegahan (dari kekafiran).

  Al Qamar Ayat 5

حِكۡمَةٌ  ۢ بَالِغَةٌ‌ فَمَا تُغۡنِ النُّذُرُۙ‏
٥
5. Itulah suatu hikmah yang sempurna maka peringatan-peringatan itu tidak berguna (bagi mereka).

  Al Qamar Ayat 6

فَتَوَلَّ عَنۡهُمۡ‌ۘ يَوۡمَ يَدۡعُ الدَّاعِ اِلٰى شَىۡءٍ نُّكُرٍۙ‏
٦
6. Maka berpalinglah kamu dari mereka. (Ingatlah) hari (ketika) seorang penyeru (malaikat) menyeru kepada sesuatu yang tidak menyenangkan (hari pembalasan),

  Al Qamar Ayat 7

خُشَّعًا اَبۡصَارُهُمۡ يَخۡرُجُوۡنَ مِنَ الۡاَجۡدَاثِ كَاَنَّهُمۡ جَرَادٌ مُّنۡتَشِرٌۙ‏  
٧
7. sambil menundukkan pandangan-pandangan mereka keluar dari kuburan seakan-akan mereka belalang yang beterbangan

  Al Qamar Ayat 8

مُّهۡطِعِيۡنَ اِلَى الدَّاعِ‌ؕ يَقُوۡلُ الۡكٰفِرُوۡنَ هٰذَا يَوۡمٌ عَسِرٌ‏
٨
8. mereka datang dengan cepat kepada penyeru itu. Orang-orang kafir berkata: "Ini adalah hari yang berat."

  Al Qamar Ayat 9

كَذَّبَتۡ قَبۡلَهُمۡ قَوۡمُ نُوۡحٍ فَكَذَّبُوۡا عَبۡدَنَا وَقَالُوۡا مَجۡنُوۡنٌ وَّازۡدُجِرَ‏
٩


Kehancuran kaum Nuh AS.

9. Sebelum mereka, telah mendustakan (pula) kamu Nuh, maka mereka mendustakan hamba Kami (Nuh) dan mengatakan: "Dia seorang gila dan dia sudah pernah diberi ancaman).

  Al Qamar Ayat 10

فَدَعَا رَبَّهٗۤ اَنِّىۡ مَغۡلُوۡبٌ فَانْـتَصِرۡ‏
١٠
10. Maka dia mengadu kepada Tuhannya: "bahwasanya aku ini adalah orang yang dikalahkan, oleh sebab itu menangkanlah (aku)."

  Al Qamar Ayat 11

فَفَتَحۡنَاۤ اَبۡوَابَ السَّمَآءِ بِمَآءٍ مُّنۡهَمِرٍ ۖ‏  
١١
11. Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah.

  Al Qamar Ayat 12

وَّفَجَّرۡنَا الۡاَرۡضَ عُيُوۡنًا فَالۡتَقَى الۡمَآءُ عَلٰٓى اَمۡرٍ قَدۡ قُدِرَ‌ۚ‏
١٢
12. Dan Kami jadikan bumi memancarkan mata air-mata air, maka bertemu- lah air-air itu untuk suatu urusan yang sungguh telah ditetapkan.

  Al Qamar Ayat 13

وَحَمَلۡنٰهُ عَلٰى ذَاتِ اَلۡوَاحٍ وَّدُسُرٍۙ‏  
١٣
13. Dan Kami angkut Nuh ke atas (bahtera) yang terbuat dari papan dan paku,

  Al Qamar Ayat 14

تَجۡرِىۡ بِاَعۡيُنِنَا‌ۚ جَزَآءً لِّمَنۡ كَانَ كُفِرَ‏
١٤
14. Yang berlayar dengan pemeliharaan Kami sebagai belasan bagi orang-orang yang diingkari (Nuh).

  Al Qamar Ayat 15

وَلَقَدْ تَّرَكۡنٰهَاۤ اٰيَةً فَهَلۡ مِنۡ مُّدَّكِرٍ‏  
١٥
15. Dan sesungguhnya telah Kami jadikan kapal itu sebagai pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?

  Al Qamar Ayat 16

فَكَيۡفَ كَانَ عَذَابِىۡ وَنُذُرِ‏
١٦
16. Maka alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.

  Al Qamar Ayat 17

وَلَقَدۡ يَسَّرۡنَا الۡقُرۡاٰنَ لِلذِّكۡرِ فَهَلۡ مِنۡ مُّدَّكِرٍ‏
١٧
17. Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?

  Al Qamar Ayat 18

كَذَّبَتۡ عَادٌ فَكَيۡفَ كَانَ عَذَابِىۡ وَنُذُرِ‏
١٨


Kehancuran kaum 'Aad

18. Kaum 'Aad pun mendustakan(pula). Maka alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.

  Al Qamar Ayat 19

اِنَّاۤ اَرۡسَلۡنَا عَلَيۡهِمۡ رِيۡحًا صَرۡصَرًا فِىۡ يَوۡمِ نَحۡسٍ مُّسۡتَمِرٍّۙ‏  
١٩
19. Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang sangat kencang pada hari nahas yang terus menerus,

  Al Qamar Ayat 20

تَنۡزِعُ النَّاسَۙ كَاَنَّهُمۡ اَعۡجَازُ نَخۡلٍ مُّنۡقَعِرٍ‏  
٢٠
20. yang menggelimpangkan manusia seakan-akan mereka pokok korma yang tumbang.

  Al Qamar Ayat 21

فَكَيۡفَ كَانَ عَذَابِىۡ وَنُذُرِ‏
٢١
21. Maka alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.

  Al Qamar Ayat 22

وَلَقَدۡ يَسَّرۡنَا الۡقُرۡاٰنَ لِلذِّكۡرِ فَهَلۡ مِنۡ مُّدَّكِرٍ‏
٢٢
22. Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?

  Al Qamar Ayat 23

كَذَّبَتۡ ثَمُوۡدُ بِالنُّذُرِ‏
٢٣


Kehancuran kaum Tsamud

23. Kaum Tsamudpun telah mendustakan ancaman-ancaman (itu).

  Al Qamar Ayat 24

فَقَالُـوۡۤا اَبَشَرًا مِّنَّا وَاحِدًا نَّتَّبِعُهٗۤ  ۙ اِنَّاۤ اِذًا لَّفِىۡ ضَلٰلٍ وَّسُعُرٍ‏
٢٤
24. Maka mereka berkata: "Bagaimana kita akan mengikuti seorang manusia (biasa) di antara kita?" Sesungguhnya kalau kita begitu benar-benar berada dalam keadaan sesat dan gila."

  Al Qamar Ayat 25

ءَاُلۡقِىَ الذِّكۡرُ عَلَيۡهِ مِنۡۢ بَيۡنِنَا بَلۡ هُوَ كَذَّابٌ اَشِرٌ‏  
٢٥
25. Apakah wahyu itu diturunkan kepadanya di antara kita? Sebenarnya dia adalah seorang yang amat pendusta lagi sombong.

  Al Qamar Ayat 26

سَيَعۡلَمُوۡنَ غَدًا مَّنِ الۡكَذَّابُ الۡاَشِرُ‏
٢٦
26. Kelak mereka akan mengetahui siapakah yang sebenarnya amat pendusta lagi sombong.

  Al Qamar Ayat 27

اِنَّا مُرۡسِلُوا النَّاقَةِ فِتۡنَةً لَّهُمۡ فَارۡتَقِبۡهُمۡ وَاصۡطَبِرۡ‏
٢٧
27. Sesungguhnya Kami akan mengirimkan unta betina sebagai cobaan bagi mereka, maka tunggulah (tindakan) mereka dan bersabarlah.

  Al Qamar Ayat 28

وَنَبِّئۡهُمۡ اَنَّ الۡمَآءَ قِسۡمَةٌ  ۢ بَيۡنَهُمۡ‌ۚ كُلُّ شِرۡبٍ مُّحۡتَضَرٌ‏  
٢٨
28. Dan beritakanlah kepada mereka bahwa sesungguhnya air itu terbagi antara mereka (dengan unta betina itu); tiap-tiap giliran minum dihadiri (oleh yang punya giliran)[1436]
[1436]. Unta betina ini sebagai mukjizat Nabi Saleh a.s. Lihat surat Hud ayat 64 dan surat Asy Syu'araa' ayat 154-155.

  Al Qamar Ayat 29

فَنَادَوۡا صَاحِبَهُمۡ فَتَعَاطٰى فَعَقَرَ‏
٢٩
29. Maka mereka memanggil kawannya, lalu kawannya menangkap (unta itu) dan membunuhnya.

  Al Qamar Ayat 30

فَكَيۡفَ كَانَ عَذَابِىۡ وَنُذُرِ‏
٣٠
30. Alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.

  Al Qamar Ayat 31

اِنَّاۤ اَرۡسَلۡنَا عَلَيۡهِمۡ صَيۡحَةً وَّاحِدَةً فَكَانُوۡا كَهَشِيۡمِ الۡمُحۡتَظِرِ‏
٣١
31. Sesungguhnya Kami menimpakan atas mereka satu suara yang keras mengguntur, maka jadilah mereka seperti rumput kering (yang dikumpulkan oleh) yang punya kandang binatang.

  Al Qamar Ayat 32

وَلَقَدۡ يَسَّرۡنَا الۡقُرۡاٰنَ لِلذِّكۡرِ فَهَلۡ مِنۡ مُّدَّكِرٍ‏
٣٢
32. Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?

  Al Qamar Ayat 33

كَذَّبَتۡ قَوۡمُ لُوۡطٍ ۢ بِالنُّذُرِ‏
٣٣


Kehancuran kaum Luth a.s.

33. Kaum Luth-pun telah mendustakan ancaman-ancaman (nabinya).

  Al Qamar Ayat 34

اِنَّاۤ اَرۡسَلۡنَا عَلَيۡهِمۡ حَاصِبًا اِلَّاۤ اٰلَ لُوۡطٍ‌ؕ نَّجَّيۡنٰهُمۡ بِسَحَرٍۙ‏  
٣٤
34. Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang membawa batu-batu (yang menimpa mereka), kecuali keluarga Luth. Mereka Kami selamatkan sebelum fajar menyingsing,

  Al Qamar Ayat 35

نِّعۡمَةً مِّنۡ عِنۡدِنَا‌ؕ كَذٰلِكَ نَجۡزِىۡ مَنۡ شَكَرَ‏
٣٥
35. sebagai nikmat dari Kami. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur,

  Al Qamar Ayat 36

وَلَقَدۡ اَنۡذَرَهُمۡ بَطۡشَتَـنَا فَتَمَارَوۡا بِالنُّذُرِ‏
٣٦
36. Dan sesungguhnya dia (Luth) telah memperingatkan mereka akan azab-azab Kami, maka mereka mendustakan ancaman-ancaman itu.

  Al Qamar Ayat 37

وَلَقَدۡ رَاوَدُوۡهُ عَنۡ ضَيۡفِهٖ فَطَمَسۡنَاۤ اَعۡيُنَهُمۡ فَذُوۡقُوۡا عَذَابِىۡ وَنُذُرِ‏
٣٧
37. Dan sesungguhnya mereka telah membujuknya (agar menyerahkan) tamunya (kepada mereka), lalu Kami butakan mata mereka, maka rasakanlah azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.

  Al Qamar Ayat 38

وَلَقَدۡ صَبَّحَهُمۡ بُكۡرَةً عَذَابٌ مُّسۡتَقِرٌّ‌ ۚ‏  
٣٨
38. Dan sesungguhnya pada esok harinya mereka ditimpa azab yang kekal.

  Al Qamar Ayat 39

فَذُوۡقُوۡا عَذَابِىۡ وَنُذُرِ‏
٣٩
39. Maka rasakanlah azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.[1437]
[1437]. Lihat kembali kisah kaum Luth ini pada surat Hud (11) ayat 77-83.

  Al Qamar Ayat 40

وَلَقَدۡ يَسَّرۡنَا الۡقُرۡاٰنَ لِلذِّكۡرِ فَهَلۡ مِنۡ مُّدَّكِرٍ‏  
٤٠
40. Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?

  Al Qamar Ayat 41

وَلَقَدۡ جَآءَ اٰلَ فِرۡعَوۡنَ النُّذُرُ‌ۚ‏
٤١


Kehancuran Fir'aun

41. Dan sesungguhnya telah datang kepada kaum Fir'aun ancaman-ancaman.

  Al Qamar Ayat 42

كَذَّبُوۡا بِاٰيٰتِنَا كُلِّهَا فَاَخَذۡنٰهُمۡ اَخۡذَ عَزِيۡزٍ مُّقۡتَدِرٍ‏
٤٢
42. Mereka mendustakan mukjizat Kami semuanya, lalu Kami azab mereka sebagai azab dari Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa[1438]
[1438]. Maksudnya 9 buah mukjizat yang diberikan Allah kepada Nabi Musa a.s. Lihat no. [927]

  Al Qamar Ayat 43

اَكُفَّارُكُمۡ خَيۡرٌ مِّنۡ اُولٰٓٮِٕكُمۡ اَمۡ لَكُمۡ بَرَآءَةٌ فِى الزُّبُرِ‌ۚ‏
٤٣


Peringatan kepada kaum musyrikin bahwa mereka tidak lebih kuat dari umat-umat yang telah dihancurkan Allah

43. Apakah orang-orang kafirmu (hai kaum musyrikin) lebih baik dari mereka itu, atau apakah kamu telah mempunyai jaminan kebebasan (dari azab) dalam Kitab-kitab yang dahulu[1439]
[1439]. Maksudnya lebih baik tentang kedudukan duniawi, kekuasaan dan kekuatan.

  Al Qamar Ayat 44

اَمۡ يَقُوۡلُوۡنَ نَحۡنُ جَمِيۡعٌ مُّنۡتَصِرٌ‏  
٤٤
44. Atau apakah mereka mengatakan: "Kami adalah satu golongan yang bersatu yang pasti menang."

  Al Qamar Ayat 45

سَيُهۡزَمُ الۡجَمۡعُ وَيُوَلُّوۡنَ الدُّبُرَ‏
٤٥
45. Golongan itu pasti akan dikalahkan dan mereka akan mundur ke belakang.

  Al Qamar Ayat 46

بَلِ السَّاعَةُ مَوۡعِدُهُمۡ وَالسَّاعَةُ اَدۡهٰى وَاَمَرُّ‏
٤٦
46. Sebenarnya hari kiamat itulah hari yang dijanjikan kepada mereka dan kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit.

  Al Qamar Ayat 47

اِنَّ الۡمُجۡرِمِيۡنَ فِىۡ ضَلٰلٍ وَّسُعُرٍ‌ۘ‏  
٤٧


Balasan terhadap orang yang berdosa dan pahala bagi orang yang takwa

47. Sesungguhnya orang-orang yang berdosa berada dalam kesesatan (di dunia) dan dalam neraka.

  Al Qamar Ayat 48

يَوۡمَ يُسۡحَبُوۡنَ فِى النَّارِ عَلٰى وُجُوۡهِهِمۡؕ ذُوۡقُوۡا مَسَّ سَقَرَ‏
٤٨
48. (Ingatlah) pada hari mereka diseret ke neraka atas muka mereka. (Dikatakan kepada mereka): "Rasakanlah sentuhan api neraka!"

  Al Qamar Ayat 49

اِنَّا كُلَّ شَىۡءٍ خَلَقۡنٰهُ بِقَدَرٍ‏  
٤٩
49. Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.

  Al Qamar Ayat 50

وَمَاۤ اَمۡرُنَاۤ اِلَّا وَاحِدَةٌ كَلَمۡحٍۢ بِالۡبَصَرِ‏
٥٠
50. Dan perintah Kami hanyalah satu perkataan seperti kejapan mata.

  Al Qamar Ayat 51

وَلَقَدۡ اَهۡلَـكۡنَاۤ اَشۡيَاعَكُمۡ فَهَلۡ مِنۡ مُّدَّكِرٍ‏  
٥١
51. Dan sesungguhnya telah Kami binasakan orang yang serupa dengan kamu. Maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?

  Al Qamar Ayat 52

وَكُلُّ شَىۡءٍ فَعَلُوۡهُ فِى الزُّبُرِ‏
٥٢
52. Dan segala sesuatu yang telah mereka perbuat tercatat dalam buku-buku catatan[1440]
[1440]. Maksudnya buku-buku catatan yang terdapat di tangan malaikat yang mencatat amal perbuatan manusia.

  Al Qamar Ayat 53

وَ كُلُّ صَغِيۡرٍ وَّكَبِيۡرٍ مُّسۡتَطَرٌ‏
٥٣
53. Dan segala (urusan) yang kecil maupun yang besar adalah tertulis.

  Al Qamar Ayat 54

اِنَّ الۡمُتَّقِيۡنَ فِىۡ جَنّٰتٍ وَّنَهَرٍۙ‏  
٥٤
54. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu di dalam taman-taman dan sungai-sungai,

  Al Qamar Ayat 55

  فِىۡ مَقۡعَدِ صِدۡقٍ عِنۡدَ مَلِيۡكٍ مُّقۡتَدِرٍ‏
٥٥
55. di tempat yang disenangi[1441]di sisi Tuhan Yang Berkuasa.
[1441]. Maksudnya tempat yang penuh kebahagiaan, yang bersih dari hiruk-pikuk dan perbuatan-perbuatan dosa.

  Ar Rahmaan Ayat 1

اَلرَّحۡمٰنُۙ‏
١

BEBERAPA NIKMAT ALLAH S.W.T.YANG DAPAT DIRASAKAN DI DUNIA

1. (Tuhan) Yang Maha Pemurah,

  Ar Rahmaan Ayat 2

عَلَّمَ الۡقُرۡاٰنَؕ‏
٢
2. Yang telah mengajarkan al Quran.

  Ar Rahmaan Ayat 3

خَلَقَ الۡاِنۡسَانَۙ‏
٣
3. Dia menciptakan manusia.

  Ar Rahmaan Ayat 4

عَلَّمَهُ الۡبَيَانَ‏
٤
4. Mengajarnya pandai berbicara.

  Ar Rahmaan Ayat 5

اَلشَّمۡسُ وَالۡقَمَرُ بِحُسۡبَانٍ‏  
٥
5. Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.

  Ar Rahmaan Ayat 6

وَّالنَّجۡمُ وَالشَّجَرُ يَسۡجُدٰنِ‏
٦
6. Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada Nya.

  Ar Rahmaan Ayat 7

وَالسَّمَآءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ الۡمِيۡزَانَۙ‏
٧
7. Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan).

  Ar Rahmaan Ayat 8

اَلَّا تَطۡغَوۡا فِى الۡمِيۡزَانِ‏
٨
8. Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.

  Ar Rahmaan Ayat 9

وَاَقِيۡمُوا الۡوَزۡنَ بِالۡقِسۡطِ وَلَا تُخۡسِرُوا الۡمِيۡزَانَ‏
٩
9. Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.

  Ar Rahmaan Ayat 10

وَالۡاَرۡضَ وَضَعَهَا لِلۡاَنَامِۙ‏
١٠
10. Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk(Nya).

  Ar Rahmaan Ayat 11

فِيۡهَا فَاكِهَةٌ  ۙ وَّالنَّخۡلُ ذَاتُ الۡاَكۡمَامِ‌ ۖ‏
١١
11. Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.

  Ar Rahmaan Ayat 12

وَالۡحَبُّ ذُو الۡعَصۡفِ وَالرَّيۡحَانُ‌ۚ‏
١٢
12. Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.

  Ar Rahmaan Ayat 13

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
١٣
13. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 14

خَلَقَ الۡاِنۡسَانَ مِنۡ صَلۡصَالٍ كَالۡفَخَّارِۙ‏
١٤
14. Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,

  Ar Rahmaan Ayat 15

وَخَلَقَ الۡجَآنَّ مِنۡ مَّارِجٍ مِّنۡ نَّارٍ‌ۚ‏  
١٥
15. dan Dia menciptakan jin dari nyala api.

  Ar Rahmaan Ayat 16

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
١٦
16. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 17

رَبُّ الۡمَشۡرِقَيۡنِ وَ رَبُّ الۡمَغۡرِبَيۡنِ‌ۚ‏
١٧
17. Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya[1442]
[1442]. Dua tempat terbit matahari dan dua tempat terbenamnya ialah tempat dan terbenam matahari di waktu musim panas dan di musim dingin.

  Ar Rahmaan Ayat 18

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
١٨
18. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 19

مَرَجَ الۡبَحۡرَيۡنِ يَلۡتَقِيٰنِۙ‏
١٩
19. Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,

  Ar Rahmaan Ayat 20

بَيۡنَهُمَا بَرۡزَخٌ لَّا يَبۡغِيٰنِ‌ۚ‏
٢٠
20. antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing[1443].
[1443]. Di antara ahli Tafsir ada yang berpendapat bahwa la yabghiyan maksudnya masing-masingnya tidak menghendaki. Dengan demikian maksud ayat 19-20 ialah bahwa ada dua laut yang keduanya tercerai karena dibatasi oleh tanah genting, tetapi tanah genting itu tidaklah dikehendaki (tidak diperlukan) maka pada akhirnya, tanah genting itu dibuang (digali untuk keperluan lalu lintas), maka bertemulah dua lautan itu. Seperti terusan Suez dan terusan Panama.

  Ar Rahmaan Ayat 21

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
٢١
21. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 22

يَخۡرُجُ مِنۡهُمَا اللُّـؤۡلُـؤُ وَالۡمَرۡجَانُ‌ۚ‏
٢٢
22. Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.

  Ar Rahmaan Ayat 23

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
٢٣
23. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 24

وَلَهُ الۡجَوَارِ الۡمُنۡشَئٰتُ فِى الۡبَحۡرِ كَالۡاَعۡلَامِ‌ۚ‏
٢٤
24. Dan kepunyaanNya lah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung.

  Ar Rahmaan Ayat 25

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
٢٥
25. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 26

كُلُّ مَنۡ عَلَيۡهَا فَانٍ‌ ۚ‌ ۖ‏  
٢٦
26. Semua yang ada di bumi itu akan binasa.

  Ar Rahmaan Ayat 27

وَّيَبۡقٰى وَجۡهُ رَبِّكَ ذُو الۡجَلٰلِ وَالۡاِكۡرَامِ‌ۚ‏
٢٧
27. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.

  Ar Rahmaan Ayat 28

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
٢٨
28. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 29

يَسۡـَٔـلُهٗ مَنۡ فِى السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِ‌ؕ كُلَّ يَوۡمٍ هُوَ فِىۡ شَاۡنٍ‌ۚ‏  
٢٩
29. Semua yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepadaNya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan[1444].
[1444]. Maksudnya: Allah senantiasa dalam keadaan menciptakan, menghidupkan, mematikan, memelihara, memberi rezki dan lain lain.

  Ar Rahmaan Ayat 30

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
٣٠
30. Maka nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 31

سَنَفۡرُغُ لَـكُمۡ اَيُّهَ الثَّقَلٰنِ‌ۚ‏
٣١


ANCAMAN ALLAH TERHADAP PERBUATAN-PERBUATAN DURHAKA

31. Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin.

  Ar Rahmaan Ayat 32

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
٣٢
32. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 33

يٰمَعۡشَرَ الۡجِنِّ وَالۡاِنۡسِ اِنِ اسۡتَطَعۡتُمۡ اَنۡ تَنۡفُذُوۡا مِنۡ اَقۡطَارِ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِ فَانْفُذُوۡا‌ؕ لَا تَنۡفُذُوۡنَ اِلَّا بِسُلۡطٰنٍ‌ۚ‏  
٣٣
33. Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.

  Ar Rahmaan Ayat 34

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
٣٤
34. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 35

يُرۡسَلُ عَلَيۡكُمَا شُوَاظٌ مِّنۡ نَّارٍ ۙ وَّنُحَاسٌ فَلَا تَنۡتَصِرٰنِ‌ۚ‏
٣٥
35. Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (dari padanya).

  Ar Rahmaan Ayat 36

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
٣٦
36. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 37

فَاِذَا انْشَقَّتِ السَّمَآءُ فَكَانَتۡ وَرۡدَةً كَالدِّهَانِ‌ۚ‏
٣٧
37. Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.

  Ar Rahmaan Ayat 38

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
٣٨
38. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 39

فَيَوۡمَٮِٕذٍ لَّا يُسۡـَٔـلُ عَنۡ ذَنۡۢبِهٖۤ اِنۡسٌ وَّلَا جَآنٌّ‌ۚ‏
٣٩
39. Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya.

  Ar Rahmaan Ayat 40

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
٤٠
40. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 41

يُعۡرَفُ الۡمُجۡرِمُوۡنَ بِسِيۡمٰهُمۡ فَيُؤۡخَذُ بِالنَّوَاصِىۡ وَ الۡاَقۡدَامِ‌ۚ‏
٤١
41. Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandannya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka[1445].
[1445]. Maksudnya: pada hari berhisab tidak lagi didengar alasan-alasan dan uzur-uzur yang mereka kemukakan.

  Ar Rahmaan Ayat 42

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
٤٢
42. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 43

هٰذِهٖ جَهَنَّمُ الَّتِىۡ يُكَذِّبُ بِهَا الۡمُجۡرِمُوۡنَ‌ۘ‏
٤٣
43. Inilah neraka Jahannam yang didustakan oleh orang-orang berdosa.

  Ar Rahmaan Ayat 44

يَطُوۡفُوۡنَ بَيۡنَهَا وَبَيۡنَ حَمِيۡمٍ اٰنٍ‌ۚ‏  
٤٤
44. Mereka berkeliling di antaranya dan di antara air mendidih yang memuncak panasnya.

  Ar Rahmaan Ayat 45

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
٤٥
45. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 46

وَلِمَنۡ خَافَ مَقَامَ رَبِّهٖ جَنَّتٰنِ‌ۚ‏
٤٦


PAHALA BAGI ORANG-ORANG YANG BERTAKWA

46. Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua syurga[1446].
[1446]. Yang dimaksud dua syurga di sini adalah, yang satu untuk manusia yang satu lagi untuk jin. Ada juga ahli Tafsir yang berpendapat syurga dunia dan syurga akhirat.

  Ar Rahmaan Ayat 47

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۙ‏
٤٧
47. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?,

  Ar Rahmaan Ayat 48

ذَوَاتَاۤ اَفۡنَانٍ‌ۚ‏  
٤٨
48. kedua syurga itu mempunyai pohon-pohonan dan buah-buahan.

  Ar Rahmaan Ayat 49

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
٤٩
49. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 50

فِيۡهِمَا عَيۡنٰنِ تَجۡرِيٰنِ‌ۚ‏
٥٠
50. Di dalam kedua syurga itu ada dua buah mata air yang mengalir

  Ar Rahmaan Ayat 51

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
٥١
51. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 52

فِيۡهِمَا مِنۡ كُلِّ فَاكِهَةٍ زَوۡجٰنِ‌ۚ‏
٥٢
52. Di dalam kedua syurga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasangan.

  Ar Rahmaan Ayat 53

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
٥٣
53. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 54

مُتَّكِـــِٕيۡنَ عَلٰى فُرُشٍۢ بَطَآٮِٕنُهَا مِنۡ اِسۡتَبۡرَقٍ‌ؕ وَجَنَی الۡجَـنَّتَيۡنِ دَانٍ‌ۚ‏  
٥٤
54. Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutera. Dan buah-buahan di kedua syurga itu dapat (dipetik) dari dekat.

  Ar Rahmaan Ayat 55

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
٥٥
55. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 56

فِيۡهِنَّ قٰصِرٰتُ الطَّرۡفِۙ لَمۡ يَطۡمِثۡهُنَّ اِنۡسٌ قَبۡلَهُمۡ وَلَا جَآنٌّ‌ۚ‏
٥٦
56. Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin.

  Ar Rahmaan Ayat 57

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ ۚ‏
٥٧
57. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 58

كَاَنَّهُنَّ الۡيَاقُوۡتُ وَالۡمَرۡجَانُ‌ۚ‏
٥٨
58. Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.

  Ar Rahmaan Ayat 59

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
٥٩
59. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 60

هَلۡ جَزَآءُ الْاِحۡسَانِ اِلَّا الۡاِحۡسَانُ‌ۚ‏
٦٠
60. Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).

  Ar Rahmaan Ayat 61

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
٦١
61. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 62

وَمِنۡ دُوۡنِهِمَا جَنَّتٰنِ‌ۚ‏
٦٢
62. Dan selain dari dua syurga itu ada dua syurga lagi[1447]
[1447]. Selain dari dua syurga yang tersebut di atas ada dua syurga lagi yang disediakan untuk orang-orang mukmin yang kurang derajatnya dari orang-orang mukmin yang dimasukkan ke dalam syurga yang pertama.

  Ar Rahmaan Ayat 63

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۙ‏
٦٣
63. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 64

مُدۡهَآمَّتٰنِ‌ۚ‏
٦٤
64. Kedua syurga itu (kelihatan) hijau tua warnanya.

  Ar Rahmaan Ayat 65

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‌ۚ‏
٦٥
65. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 66

فِيۡهِمَا عَيۡنٰنِ نَضَّاخَتٰنِ‌ۚ‏
٦٦
66. Di dalam kedua syurga itu ada dua buah mata air yang memancar.

  Ar Rahmaan Ayat 67

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
٦٧
67. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 68

فِيۡهِمَا فَاكِهَةٌ وَّنَخۡلٌ وَّرُمَّانٌ‌ۚ‏  
٦٨
68. Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.

  Ar Rahmaan Ayat 69

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‌ۚ‏
٦٩
69. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 70

فِيۡهِنَّ خَيۡرٰتٌ حِسَانٌ‌ۚ‏  
٧٠
70. Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang baik- baik lagi cantik-cantik.

  Ar Rahmaan Ayat 71

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‌ۚ‏
٧١
71. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 72

حُوۡرٌ مَّقۡصُوۡرٰتٌ فِى الۡخِيَامِ‌ۚ‏
٧٢
72. (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, dipingit dalam rumah.

  Ar Rahmaan Ayat 73

‌فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‌ۚ‏
٧٣
73. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 74

لَمۡ يَطۡمِثۡهُنَّ اِنۡسٌ قَبۡلَهُمۡ وَلَا جَآنٌّ‌ۚ‏
٧٤
74. Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin.

  Ar Rahmaan Ayat 75

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‌ۚ‏
٧٥
75. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 76

مُتَّكِــِٕيۡنَ عَلٰى رَفۡرَفٍ خُضۡرٍ وَّعَبۡقَرِىٍّ حِسَانٍ‌ۚ‏  
٧٦
76. Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.

  Ar Rahmaan Ayat 77

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ‏
٧٧
77. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

  Ar Rahmaan Ayat 78

تَبٰـرَكَ اسۡمُ رَبِّكَ ذِى الۡجَـلٰلِ وَالۡاِكۡرَامِ‏
٧٨
78. Maha Agung nama Tuhanmu Yang Mempunyai Kebesaran dan Karunia.

  Al Waaqi'ah Ayat 1

اِذَا وَقَعَتِ الۡوَاقِعَةُ ۙ‏
١

KEJADIAN-KEJADIAN DAHSYAT PADA HARI KIAMAT

Pada hari kiamat manusia akan terbagi tiga golongan

1. Apabila terjadi hari kiamat,

  Al Waaqi'ah Ayat 2

لَيۡسَ لِـوَقۡعَتِهَا كَاذِبَةٌ‌ ۘ‏
٢
2. tidak seorangpun dapat berdusta tentang kejadiannya.

  Al Waaqi'ah Ayat 3

خَافِضَةٌ رَّافِعَةٌ ۙ‏
٣
3. (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain),

  Al Waaqi'ah Ayat 4

اِذَا رُجَّتِ الۡاَرۡضُ رَجًّا ۙ‏  
٤
4. apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya,

  Al Waaqi'ah Ayat 5

وَّبُسَّتِ الۡجِبَالُ بَسًّا ۙ‏  
٥
5. dan gunung-gunung dihancur luluhkan seluluh-luluhnya,

  Al Waaqi'ah Ayat 6

فَكَانَتۡ هَبَآءً مُّنۡۢبَـثًّا ۙ‏  
٦
6. maka jadilah ia debu yang beterbangan,

  Al Waaqi'ah Ayat 7

وَّكُنۡـتُمۡ اَزۡوَاجًا ثَلٰـثَـةً ؕ‏  
٧
7. dan kamu menjadi tiga golongan.

  Al Waaqi'ah Ayat 8

فَاَصۡحٰبُ الۡمَيۡمَنَةِ ۙ مَاۤ اَصۡحٰبُ الۡمَيۡمَنَةِ ؕ‏
٨


Golongan kanan, kiri dan mereka yang paling dulu mukmin

8. Yaitu golongan kanan[1448]. Alangkah mulianya golongan kanan itu.
[1448]. ialah mereka yang menerima buku catatan amal dengan tangan kanan.

  Al Waaqi'ah Ayat 9

وَاَصۡحٰبُ الۡمَشۡـَٔـمَةِ ۙ مَاۤ اَصۡحٰبُ الۡمَشۡـَٔـمَةِؕ‏
٩
9. Dan golongan kiri[1449]. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu.
[1449]. ialah mereka yang menerima buku catatan amal dengan tangan kiri.

  Al Waaqi'ah Ayat 10

وَالسّٰبِقُوۡنَ السّٰبِقُوۡنَۚ  ۙ‏
١٠
10. Dan orang-orang yang beriman paling dahulu,

  Al Waaqi'ah Ayat 11

اُولٰٓٮِٕكَ الۡمُقَرَّبُوۡنَ‌ۚ‏
١١


Balasan kepada mukmin yang beriman paling dahulu

11. Mereka itulah yang didekatkan kepada Allah.

  Al Waaqi'ah Ayat 12

فِىۡ جَنّٰتِ النَّعِيۡمِ‏
١٢
12. Berada dalam jannah kenikmatan.

  Al Waaqi'ah Ayat 13

ثُلَّةٌ مِّنَ الۡاَوَّلِيۡنَۙ‏
١٣
13. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,

  Al Waaqi'ah Ayat 14

وَقَلِيۡلٌ مِّنَ الۡاٰخِرِيۡنَؕ‏
١٤
14. dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian[1450]
[1450]. yang dimaksud adalah umat sebelum Nabi Muhammad dan umat sesudah Nabi Muhammad SAW.

  Al Waaqi'ah Ayat 15

عَلٰى سُرُرٍ مَّوۡضُوۡنَةٍۙ‏  
١٥
15. Mereka berada di atas dipan yang bertahta emas dan permata,

  Al Waaqi'ah Ayat 16

مُّتَّكِـــِٕيۡنَ عَلَيۡهَا مُتَقٰبِلِيۡنَ‏
١٦
16. seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan.

  Al Waaqi'ah Ayat 17

يَطُوۡفُ عَلَيۡهِمۡ وِلۡدَانٌ مُّخَلَّدُوۡنَۙ‏
١٧
17. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,

  Al Waaqi'ah Ayat 18

بِاَكۡوَابٍ وَّاَبَارِيۡقَ ۙ وَكَاۡسٍ مِّنۡ مَّعِيۡنٍۙ‏
١٨
18. dengan membawa gelas, cerek dan minuman yang diambil dari air yang mengalir,

  Al Waaqi'ah Ayat 19

لَّا يُصَدَّعُوۡنَ عَنۡهَا وَلَا يُنۡزِفُوۡنَۙ‏
١٩
19. mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk,

  Al Waaqi'ah Ayat 20

وَفَاكِهَةٍ مِّمَّا يَتَخَيَّرُوۡنَۙ‏
٢٠
20. dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih,

  Al Waaqi'ah Ayat 21

وَلَحۡمِ طَيۡرٍ مِّمَّا يَشۡتَهُوۡنَؕ‏
٢١
21. dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.

  Al Waaqi'ah Ayat 22

وَحُوۡرٌ عِيۡنٌۙ‏
٢٢
22. Dan ada bidadari-bidadari bermata jeli,

  Al Waaqi'ah Ayat 23

كَاَمۡثَالِ اللُّـؤۡلُـوٴِالۡمَكۡنُوۡنِ‌ۚ‏
٢٣
23. laksana mutiara yang tersimpan baik.

  Al Waaqi'ah Ayat 24

جَزَآءًۢ بِمَا كَانُوۡا يَعۡمَلُوۡنَ‏
٢٤
24. Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan.

  Al Waaqi'ah Ayat 25

لَا يَسۡمَعُوۡنَ فِيۡهَا لَغۡوًا وَّلَا تَاۡثِيۡمًا ۙ‏
٢٥
25. Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa,

  Al Waaqi'ah Ayat 26

اِلَّا قِيۡلًا سَلٰمًا سَلٰمًا‏  
٢٦
26. akan tetapi mereka mendengar ucapan salam.

  Al Waaqi'ah Ayat 27

وَاَصۡحٰبُ الۡيَمِيۡنِ ۙ مَاۤ اَصۡحٰبُ الۡيَمِيۡنِؕ‏
٢٧


Balasan kepada Golongan Kanan

27. Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu.

  Al Waaqi'ah Ayat 28

فِىۡ سِدۡرٍ مَّخۡضُوۡدٍۙ‏  
٢٨
28. Berada di antara pohon bidara yang tak berduri,

  Al Waaqi'ah Ayat 29

وَّطَلۡحٍ مَّنۡضُوۡدٍۙ‏  
٢٩
29. dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya),

  Al Waaqi'ah Ayat 30

وَّظِلٍّ مَّمۡدُوۡدٍۙ‏  
٣٠
30. dan naungan yang terbentang luas,

  Al Waaqi'ah Ayat 31

وَّ مَآءٍ مَّسۡكُوۡبٍۙ‏  
٣١
31. dan air yang tercurah,

  Al Waaqi'ah Ayat 32

وَّفَاكِهَةٍ كَثِيۡرَةٍۙ‏
٣٢
32. dan buah-buahan yang banyak,

  Al Waaqi'ah Ayat 33

لَّا مَقۡطُوۡعَةٍ وَّلَا مَمۡنُوۡعَةٍۙ‏  
٣٣
33. yang tidak berhenti (berbuah) dan tidak terlarang mengambilnya.

  Al Waaqi'ah Ayat 34

وَّ فُرُشٍ مَّرۡفُوۡعَةٍؕ‏
٣٤
34. dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk.

  Al Waaqi'ah Ayat 35

اِنَّاۤ اَنۡشَاۡنٰهُنَّ اِنۡشَآءًۙ‏  
٣٥
35. Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung[1451]
[1451]. Maksudnya: tanpa melalui kelahiran dan langsung menjadi gadis.

  Al Waaqi'ah Ayat 36

فَجَعَلۡنٰهُنَّ اَبۡكَارًاۙ‏
٣٦
36. dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan.

  Al Waaqi'ah Ayat 37

عُرُبًا اَتۡرَابًاۙ‏
٣٧
37. penuh cinta lagi sebaya umurnya.

  Al Waaqi'ah Ayat 38

لِّاَصۡحٰبِ الۡيَمِيۡنِؕ‏
٣٨
38. (Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan,

  Al Waaqi'ah Ayat 39

ثُلَّةٌ مِّنَ الۡاَوَّلِيۡنَۙ‏
٣٩
39. (yaitu) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu.

  Al Waaqi'ah Ayat 40

وَثُلَّةٌ مِّنَ الۡاٰخِرِيۡنَؕ‏
٤٠
40. dan segolongan besar pula dari orang-orang yang kemudian.

  Al Waaqi'ah Ayat 41

وَاَصۡحٰبُ الشِّمَالِ ۙ مَاۤ اَصۡحٰبُ الشِّمَالِؕ‏
٤١


Azab atas golongan kiri dan tempelak untuk mereka

41. Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu?

  Al Waaqi'ah Ayat 42

فِىۡ سَمُوۡمٍ وَّحَمِيۡمٍۙ‏  
٤٢
42. Dalam (siksaan) angin yang amat panas, dan air panas yang mendidih,

  Al Waaqi'ah Ayat 43

وَّظِلٍّ مِّنۡ يَّحۡمُوۡمٍۙ‏
٤٣
43. dan dalam naungan asap yang hitam.

  Al Waaqi'ah Ayat 44

لَّا بَارِدٍ وَّلَا كَرِيۡمٍ‏
٤٤
44. Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.

  Al Waaqi'ah Ayat 45

اِنَّهُمۡ كَانُوۡا قَبۡلَ ذٰ لِكَ مُتۡرَفِيۡنَۚ  ۖ‏
٤٥
45. Sesungguhnya mereka sebelum itu hidup bermewahan.

  Al Waaqi'ah Ayat 46

وَكَانُوۡا يُصِرُّوۡنَ عَلَى الۡحِنۡثِ الۡعَظِيۡمِ‌ۚ‏
٤٦
46. Dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa besar.

  Al Waaqi'ah Ayat 47

وَكَانُوۡا يَقُوۡلُوۡنَ ۙ اَٮِٕذَا مِتۡنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَّعِظَامًا ءَاِنَّا لَمَبۡعُوۡثُوۡنَۙ‏
٤٧
47. Dan mereka selalu mengatakan: "Apakah bila kami mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami akan benar-benar dibangkitkan kembali?

  Al Waaqi'ah Ayat 48

اَوَاٰبَآؤُنَا الۡاَوَّلُوۡنَ‏
٤٨
48. apakah bapak-bapak kami yang terdahulu (juga)?"

  Al Waaqi'ah Ayat 49

قُلۡ اِنَّ الۡاَوَّلِيۡنَ وَالۡاٰخِرِيۡنَۙ‏
٤٩
49. Katakanlah: "Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terkemudian,

  Al Waaqi'ah Ayat 50

لَمَجۡمُوۡعُوۡنَ ۙ اِلٰى مِيۡقَاتِ يَوۡمٍ مَّعۡلُوۡمٍ‏
٥٠
50. benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal.

  Al Waaqi'ah Ayat 51

ثُمَّ اِنَّكُمۡ اَيُّهَا الضَّآلُّوۡنَ الۡمُكَذِّبُوۡنَۙ‏
٥١
51. Kemudian sesungguhnya kamu hai orang-orang yang sesat lagi mendustakan,

  Al Waaqi'ah Ayat 52

لَاٰكِلُوۡنَ مِنۡ شَجَرٍ مِّنۡ زَقُّوۡمٍۙ‏  
٥٢
52. benar-benar akan memakan pohon zaqqum,

  Al Waaqi'ah Ayat 53

فَمٰلِــُٔوۡنَ مِنۡهَا الۡبُطُوۡنَ‌ۚ‏
٥٣
53. dan akan memenuhi perutmu dengannya.

  Al Waaqi'ah Ayat 54

فَشٰرِبُوۡنَ عَلَيۡهِ مِنَ الۡحَمِيۡمِ‌ۚ‏
٥٤
54. Sesudah itu kamu akan meminum air yang sangat panas.

  Al Waaqi'ah Ayat 55

فَشٰرِبُوۡنَ شُرۡبَ الۡهِيۡمِؕ‏
٥٥
55. Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum.

  Al Waaqi'ah Ayat 56

هٰذَا نُزُلُهُمۡ يَوۡمَ الدِّيۡنِؕ‏
٥٦
56. Itulah hidangan untuk mereka pada hari Pembalasan."

  Al Waaqi'ah Ayat 57

نَحۡنُ خَلَقۡنٰكُمۡ فَلَوۡلَا تُصَدِّقُوۡنَ‏
٥٧
57. Kami telah menciptakan kamu, maka mengapa kamu tidak membenarkan?

  Al Waaqi'ah Ayat 58

اَفَرَءَيۡتُمۡ مَّا تُمۡنُوۡنَؕ‏
٥٨
58. Maka terangkanlah kepadaku tentang nutfah yang kamu pancarkan.

  Al Waaqi'ah Ayat 59

ءَاَنۡتُمۡ تَخۡلُقُوۡنَهٗۤ اَمۡ نَحۡنُ الۡخٰلِقُوۡنَ‏
٥٩
59. Kamukah yang menciptakannya, atau Kamikah yang menciptakannya?

  Al Waaqi'ah Ayat 60

نَحۡنُ قَدَّرۡنَا بَيۡنَكُمُ الۡمَوۡتَ وَمَا نَحۡنُ بِمَسۡبُوۡقِيۡنَۙ‏
٦٠
60. Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami sekali-sekali tidak akan dapat dikalahkan,

  Al Waaqi'ah Ayat 61

عَلٰٓى اَنۡ نُّبَدِّلَ اَمۡثَالَـكُمۡ وَنُـنۡشِئَكُمۡ فِىۡ مَا لَا تَعۡلَمُوۡنَ‏
٦١
61. untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (dalam dunia) dan menciptakan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui.

  Al Waaqi'ah Ayat 62

وَلَـقَدۡ عَلِمۡتُمُ النَّشۡاَةَ الۡاُوۡلٰى فَلَوۡلَا تَذَكَّرُوۡنَ‏
٦٢
62. Dan Sesungguhnya kamu telah mengetahui penciptaan yang pertama, maka mengapakah kamu tidak mengambil pelajaran (untuk penciptaan yang kedua)?

  Al Waaqi'ah Ayat 63

اَفَرَءَيۡتُمۡ مَّا تَحۡرُثُوۡنَؕ‏
٦٣
63. Maka terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam.

  Al Waaqi'ah Ayat 64

ءَاَنۡتُمۡ تَزۡرَعُوۡنَهٗۤ اَمۡ نَحۡنُ الزّٰرِعُوۡنَ‏
٦٤
64. Kamukah yang menumbuhkannya atau Kamikah yang menumbuhkannya?

  Al Waaqi'ah Ayat 65

لَوۡ نَشَآءُ لَجَـعَلۡنٰهُ حُطَامًا فَظَلۡتُمۡ تَفَكَّهُوۡنَ‏
٦٥
65. Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia hancur dan kering, maka jadilah kamu heran dan tercengang.

  Al Waaqi'ah Ayat 66

اِنَّا لَمُغۡرَمُوۡنَۙ‏
٦٦
66. (Sambil berkata): "Sesungguhnya kami benar-benar menderita kerugian",

  Al Waaqi'ah Ayat 67

بَلۡ نَحۡنُ مَحۡرُوۡمُوۡنَ‏
٦٧
67. bahkan kami menjadi orang-orang yang tidak mendapat hasil apa-apa.

  Al Waaqi'ah Ayat 68

اَفَرَءَيۡتُمُ الۡمَآءَ الَّذِىۡ تَشۡرَبُوۡنَؕ‏
٦٨
68. Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum.

  Al Waaqi'ah Ayat 69

ءَاَنۡـتُمۡ اَنۡزَلۡـتُمُوۡهُ مِنَ الۡمُزۡنِ اَمۡ نَحۡنُ الۡمُنۡزِلُوۡنَ‏
٦٩
69. Kamukah yang menurunkannya atau Kamikah yang menurunkannya?

  Al Waaqi'ah Ayat 70

لَوۡ نَشَآءُ جَعَلۡنٰهُ اُجَاجًا فَلَوۡلَا تَشۡكُرُوۡنَ‏
٧٠
70. Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur?

  Al Waaqi'ah Ayat 71

اَفَرَءَيۡتُمُ النَّارَ الَّتِىۡ تُوۡرُوۡنَؕ‏
٧١
71. Maka terangkanlah kepadaku tentang api yang kamu nyalakan (dengan menggosok-gosokkan kayu).

  Al Waaqi'ah Ayat 72

ءَاَنۡتُمۡ اَنۡشَاۡتُمۡ شَجَرَتَهَاۤ اَمۡ نَحۡنُ الۡمُنۡشِـُٔـوۡنَ‏
٧٢
72. Kamukah yang menjadikan kayu itu atau Kamikah yang menjadikannya?

  Al Waaqi'ah Ayat 73

نَحۡنُ جَعَلۡنٰهَا تَذۡكِرَةً وَّمَتَاعًا لِّلۡمُقۡوِيۡنَ‌ۚ‏
٧٣
73. Kami jadikan api itu untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir di padang pasir.

  Al Waaqi'ah Ayat 74

فَسَبِّحۡ بِاسۡمِ رَبِّكَ الۡعَظِيۡمِ‏
٧٤
74. Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang Maha Besar.

  Al Waaqi'ah Ayat 75

فَلَاۤ اُقۡسِمُ بِمَوٰقِعِ النُّجُوۡمِۙ‏‏
٧٥


SUMPAH ALLAH TENTANG KEMULIAAN AL-QUR'AN

75. Maka Aku bersumpah dengan masa turunnya bagian-bagian Al-Quran.

  Al Waaqi'ah Ayat 76

وَاِنَّهٗ لَقَسَمٌ لَّوۡ تَعۡلَمُوۡنَ عَظِيۡمٌۙ‏
٧٦
76. Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui.

  Al Waaqi'ah Ayat 77

اِنَّهٗ لَـقُرۡاٰنٌ كَرِيۡمٌۙ‏  
٧٧
77. Sesungguhnya Al-Quran ini adalah bacaan yang sangat mulia,

  Al Waaqi'ah Ayat 78

فِىۡ كِتٰبٍ مَّكۡنُوۡنٍۙ‏
٧٨
78. pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh),

  Al Waaqi'ah Ayat 79

لَّا يَمَسُّهٗۤ اِلَّا الۡمُطَهَّرُوۡنَؕ‏
٧٩
79. tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan.

  Al Waaqi'ah Ayat 80

تَنۡزِيۡلٌ مِّنۡ رَّبِّ الۡعٰلَمِيۡنَ‏
٨٠
80. Diturunkan dari Rabbil 'alamiin.

  Al Waaqi'ah Ayat 81

اَفَبِهٰذَا الۡحَـدِيۡثِ اَنۡتُمۡ مُّدۡهِنُوۡنَۙ‏
٨١
81. Maka apakah kamu menganggap remeh saja Al-Quran ini?

  Al Waaqi'ah Ayat 82

وَتَجۡعَلُوۡنَ رِزۡقَكُمۡ اَنَّكُمۡ تُكَذِّبُوۡنَ‏
٨٢
82. kamu mengganti rezki (yang Allah berikan) dengan mendustakan Allah.

  Al Waaqi'ah Ayat 83

فَلَوۡلَاۤ اِذَا بَلَغَتِ الۡحُـلۡقُوۡمَۙ‏
٨٣
83. Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan,

  Al Waaqi'ah Ayat 84

وَاَنۡتُمۡ حِيۡنَٮِٕذٍ تَـنۡظُرُوۡنَۙ‏
٨٤
84. padahal kamu ketika itu melihat,

  Al Waaqi'ah Ayat 85

وَنَحۡنُ اَقۡرَبُ اِلَيۡهِ مِنۡكُمۡ وَلٰـكِنۡ لَّا تُبۡصِرُوۡنَ‏
٨٥
85. dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu. Tetapi kamu tidak melihat,

  Al Waaqi'ah Ayat 86

فَلَوۡلَاۤ اِنۡ كُنۡتُمۡ غَيۡرَ مَدِيۡنِيۡنَۙ‏
٨٦
86. maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah)?

  Al Waaqi'ah Ayat 87

تَرۡجِعُوۡنَهَاۤ اِنۡ كُنۡتُمۡ صٰدِقِيۡنَ‏
٨٧
87. Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar?

  Al Waaqi'ah Ayat 88

فَاَمَّاۤ اِنۡ كَانَ مِنَ الۡمُقَرَّبِيۡنَۙ‏
٨٨
88. adapun jika dia (orang yang mati) termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),

  Al Waaqi'ah Ayat 89

فَرَوۡحٌ وَّ رَيۡحَانٌ ۙ وَّجَنَّتُ نَعِيۡمٍ‏  
٨٩
89. maka dia memperoleh ketenteraman dan rezki serta jannah kenikmatan.

  Al Waaqi'ah Ayat 90

وَاَمَّاۤ اِنۡ كَانَ مِنۡ اَصۡحٰبِ الۡيَمِيۡنِۙ‏
٩٠
90. Dan adapun jika dia termasuk golongan kanan,

  Al Waaqi'ah Ayat 91

فَسَلٰمٌ لَّكَ مِنۡ اَصۡحٰبِ الۡيَمِيۡنِؕ‏
٩١
91. maka keselamatanlah bagimu karena kamu dari golongan kanan.

  Al Waaqi'ah Ayat 92

وَاَمَّاۤ اِنۡ كَانَ مِنَ الۡمُكَذِّبِيۡنَ الضَّآلِّيۡنَۙ‏
٩٢
92. Dan adapun jika dia termasuk golongan yang mendustakan lagi sesat,

  Al Waaqi'ah Ayat 93

فَنُزُلٌ مِّنۡ حَمِيۡمٍۙ‏  
٩٣
93. maka dia mendapat hidangan air yang mendidih,

  Al Waaqi'ah Ayat 94

وَّتَصۡلِيَةُ جَحِيۡمٍ‏
٩٤
94. dan dibakar di dalam jahannam.

  Al Waaqi'ah Ayat 95

اِنَّ هٰذَا لَهُوَ حَقُّ الۡيَـقِيۡنِۚ‏
٩٥
95. Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar.

  Al Waaqi'ah Ayat 96

فَسَبِّحۡ بِاسۡمِ رَبِّكَ الۡعَظِيۡمِ‏
٩٦
96. Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu yang Maha Besar.

  Al Hadiid Ayat 1

سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِ‌ۚ وَهُوَ الۡعَزِيۡزُ الۡحَكِيۡمُ‏
١

SEGALA SESUATU PADA HAKEKATNYA MILIK ALLAH MAKA JANGANLAH KAMU MERASA BERAT MENAFKAHKAN HARTA DAN REZKIMU DI JALAN ALLAH

1. Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

  Al Hadiid Ayat 2

لَهٗ مُلۡكُ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِ‌ۚ يُحۡىٖ وَيُمِيۡتُ‌ۚ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَىۡءٍ قَدِيۡرٌ‏
٢
2. Kepunyaan-Nyalah kerajaan langit dan bumi, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

  Al Hadiid Ayat 3

هُوَ الۡاَوَّلُ وَالۡاٰخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالۡبَاطِنُ‌ۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَىۡءٍ عَلِيۡمٌ‏
٣
3. Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin[1452]; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
[1452]. Yang dimaksud dengan: Yang Awal ialah, yang telah ada sebelum segala sesuatu ada, Yang Akhir ialah yang tetap ada setelah segala sesuatu musnah, Yang Zhahir ialah, Yang nyata adanya karena banyak bukti- buktinya dan Yang Bathin ialah yang tak dapat digambarkan hikmat zat-Nya oleh akal.

  Al Hadiid Ayat 4

هُوَ الَّذِىۡ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضَ فِىۡ سِتَّةِ اَيَّامٍ ثُمَّ اسۡتَوٰى عَلَى الۡعَرۡشِ‌ؕ يَعۡلَمُ مَا يَلِجُ فِى الۡاَرۡضِ وَمَا يَخۡرُجُ مِنۡهَا وَمَا يَنۡزِلُ مِنَ السَّمَآءِ وَمَا يَعۡرُجُ فِيۡهَاؕ وَهُوَ مَعَكُمۡ اَيۡنَ مَا كُنۡتُمۡ‌ؕ وَاللّٰهُ بِمَا تَعۡمَلُوۡنَ بَصِيۡرٌ‏
٤
4. Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: Kemudian Dia bersemayam di atas ´arsy[1453]Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya[1454]. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
[1453]. Lihat no. [548].
[1454]. Yang dimaksud dengan yang naik kepada-Nya antara lain amal-amal dan do´a-do´a hamba.

  Al Hadiid Ayat 5

لَهٗ مُلۡكُ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِ‌ؕ وَاِلَى اللّٰهِ تُرۡجَعُ الۡاُمُوۡرُ‏
٥
5. Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan.

  Al Hadiid Ayat 6

يُوۡلِجُ الَّيۡلَ فِى النَّهَارِ وَيُوۡلِجُ النَّهَارَ فِى الَّيۡلِ‌ؕ وَهُوَ عَلِيۡمٌۢ بِذَاتِ الصُّدُوۡرِ‏
٦
6. Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam[1455]. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati.
[1455]. Yang dimaksud dengan memasukkan malam ke dalam siang yang menjadikan malam lebih panjang dari siang, dan memasukkan siang ke dalam malam ialah menjadikan siang lebih panjang dari malam. Sebagai yang terjadi pada musim panas dan dingin.

  Al Hadiid Ayat 7

اٰمِنُوۡا بِاللّٰهِ وَرَسُوۡلِهٖ وَاَنۡفِقُوۡا مِمَّا جَعَلَـكُمۡ مُّسۡتَخۡلَفِيۡنَ فِيۡهِ‌ؕ فَالَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا مِنۡكُمۡ وَاَنۡفَقُوۡا لَهُمۡ اَجۡرٌ كَبِيۡرٌ‏  
٧
7. Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya[1456]. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.
[1456]. Yang dimaksud dengan menguasai di sini ialah penguasaan yang bukan secara mutlak. Hak milik pada hakikatnya adalah pada Allah. Manusia menafkahkan hartanya itu haruslah menurut hukum-hukum yang telah disyariatkan Allah. Karena itu tidaklah boleh kikir dan boros.

  Al Hadiid Ayat 8

وَمَا لَـكُمۡ لَا تُؤۡمِنُوۡنَ بِاللّٰهِ‌ۚ وَالرَّسُوۡلُ يَدۡعُوۡكُمۡ لِتُؤۡمِنُوۡا بِرَبِّكُمۡ وَقَدۡ اَخَذَ مِيۡثَاقَكُمۡ اِنۡ كُنۡتُمۡ مُّؤۡمِنِيۡنَ‏
٨
8. Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah padahal Rasul menyeru kamu supaya kamu beriman kepada Tuhanmu. Dan sesungguhnya Dia telah mengambil perjanjianmu jika kamu adalah orang-orang yang beriman[1457].
[1457]. Yang dimaksud dengan perjanjianmu ialah perjanjian ruh Bani Adam sebelum dilahirkan ke dunia bahwa dia mengakui (naik saksi), bahwa Tuhan-nya ialah Allah, seperti tersebut dalam ayat 172 surat Al A´raaf.

  Al Hadiid Ayat 9

هُوَ الَّذِىۡ يُنَزِّلُ عَلٰى عَبۡدِهٖۤ اٰيٰتٍۭ بَيِّنٰتٍ لِّيُخۡرِجَكُمۡ مِّنَ الظُّلُمٰتِ اِلَى النُّوۡرِ‌ؕ وَاِنَّ اللّٰهَ بِكُمۡ لَرَءُوۡفٌ رَّحِيۡمٌ‏
٩
9. Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang (Al-Quran) supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Penyantun lagi Maha Penyayang terhadapmu.

  Al Hadiid Ayat 10

وَ مَا لَـكُمۡ اَلَّا تُنۡفِقُوۡا فِىۡ سَبِيۡلِ اللّٰهِ وَلِلّٰهِ مِيۡـرَاثُ السَّمٰوٰتِ وَ الۡاَرۡضِ‌ؕ لَا يَسۡتَوِىۡ مِنۡكُمۡ مَّنۡ اَنۡفَقَ مِنۡ قَبۡلِ الۡفَتۡحِ وَقَاتَلَ‌ ؕ اُولٰٓٮِٕكَ اَعۡظَمُ دَرَجَةً مِّنَ الَّذِيۡنَ اَنۡفَقُوۡا مِنۡۢ بَعۡدُ وَقَاتَلُوۡا‌ ؕ وَكُلًّا وَّعَدَ اللّٰهُ الۡحُسۡنٰى‌ؕ وَاللّٰهُ بِمَا تَعۡمَلُوۡنَ خَبِيۡرٌ‏  
١٠
10. Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah, padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi? Tidak sama di antara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sebelum penaklukan (Mekah). Mereka lebih tingi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sesudah itu. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

  Al Hadiid Ayat 11

مَنۡ ذَا الَّذِىۡ يُقۡرِضُ اللّٰهَ قَرۡضًا حَسَنًا فَيُضٰعِفَهٗ لَهٗ وَلَهٗۤ اَجۡرٌ كَرِيۡمٌ ۚ‏  
١١
11. Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak.

  Al Hadiid Ayat 12

يَوۡمَ تَرَى الۡمُؤۡمِنِيۡنَ وَالۡمُؤۡمِنٰتِ يَسۡعٰى نُوۡرُهُمۡ بَيۡنَ اَيۡدِيۡهِمۡ وَبِاَيۡمَانِهِمۡ بُشۡرٰٮكُمُ الۡيَوۡمَ جَنّٰتٌ تَجۡرِىۡ مِنۡ تَحۡتِهَا الۡاَنۡهٰرُ خٰلِدِيۡنَ فِيۡهَا‌ؕ ذٰلِكَ هُوَ الۡفَوۡزُ الۡعَظِيۡمُ‌ۚ‏
١٢
12. (yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka): "Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar."

  Al Hadiid Ayat 13

يَوۡمَ يَقُوۡلُ الۡمُنٰفِقُوۡنَ وَالۡمُنٰفِقٰتُ لِلَّذِيۡنَ اٰمَنُوا انْظُرُوۡنَا نَقۡتَبِسۡ مِنۡ نُّوۡرِكُمۡ‌ۚ قِيۡلَ ارۡجِعُوۡا وَرَآءَكُمۡ فَالۡتَمِسُوۡا نُوۡرًاؕ فَضُرِبَ بَيۡنَهُمۡ بِسُوۡرٍ لَّهٗ بَابٌؕ بَاطِنُهٗ فِيۡهِ الرَّحۡمَةُ وَظَاهِرُهٗ مِنۡ قِبَلِهِ الۡعَذَابُؕ‏
١٣
13. Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: "Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu." Dikatakan (kepada mereka): "Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)." Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa.

  Al Hadiid Ayat 14

يُنَادُوۡنَهُمۡ اَلَمۡ نَكُنۡ مَّعَكُمۡ‌ؕ قَالُوۡا بَلٰى وَلٰـكِنَّكُمۡ فَتَنۡتُمۡ اَنۡفُسَكُمۡ وَ تَرَبَّصۡتُمۡ وَارۡتَبۡتُمۡ وَغَرَّتۡكُمُ الۡاَمَانِىُّ حَتّٰى جَآءَ اَمۡرُ اللّٰهِ وَ غَرَّكُمۡ بِاللّٰهِ الۡغَرُوۡرُ‏
١٤
14. Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya berkata: "Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?" Mereka menjawab: "Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu- ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah;dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu.

  Al Hadiid Ayat 15

فَالۡيَوۡمَ لَا يُؤۡخَذُ مِنۡكُمۡ فِدۡيَةٌ وَّلَا مِنَ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا‌ؕ مَاۡوٰٮكُمُ النَّارُ‌ؕ هِىَ مَوۡلٰٮكُمۡ‌ؕ وَبِئۡسَ الۡمَصِيۡرُ‏
١٥
15. Maka pada hari ini tidak diterima tebusan dari kamu dan tidak pula dari orang-orang kafir. Tempat kamu ialah neraka. Dialah tempat berlindungmu. Dan dia adalah sejahat-jahat tempat kembali."

  Al Hadiid Ayat 16

اَلَمۡ يَاۡنِ لِلَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡۤا اَنۡ تَخۡشَعَ قُلُوۡبُهُمۡ لِذِكۡرِ اللّٰهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الۡحَـقِّۙ وَلَا يَكُوۡنُوۡا كَالَّذِيۡنَ اُوۡتُوا الۡكِتٰبَ مِنۡ قَبۡلُ فَطَالَ عَلَيۡهِمُ الۡاَمَدُ فَقَسَتۡ قُلُوۡبُهُمۡ‌ؕ وَكَثِيۡرٌ مِّنۡهُمۡ فٰسِقُوۡنَ‏
١٦
16. Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.

  Al Hadiid Ayat 17

اِعۡلَمُوۡۤا اَنَّ اللّٰهَ يُحۡىِ الۡاَرۡضَ بَعۡدَ مَوۡتِهَا‌ؕ قَدۡ بَيَّنَّا لَكُمُ الۡاٰيٰتِ لَعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُوۡنَ‏
١٧
17. Ketahuilah olehmu bahwa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi sesudah matinya. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepadamu tanda-tanda kebesaran (Kami) supaya kamu memikirkannya.

  Al Hadiid Ayat 18

اِنَّ الۡمُصَّدِّقِيۡنَ وَالۡمُصَّدِّقٰتِ وَاَقۡرَضُوا اللّٰهَ قَرۡضًا حَسَنًا يُّضٰعَفُ لَهُمۡ وَلَهُمۡ اَجۡرٌ كَرِيۡمٌ‏  
١٨
18. Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul- Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.

  Al Hadiid Ayat 19

وَالَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا بِاللّٰهِ وَرُسُلِهٖۤ اُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الصِّدِّيۡقُوۡنَۖ وَالشُّهَدَآءُ عِنۡدَ رَبِّهِمۡؕ لَهُمۡ اَجۡرُهُمۡ وَنُوۡرُهُمۡ‌ؕ وَ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا وَكَذَّبُوۡا بِاٰيٰتِنَاۤ اُولٰٓٮِٕكَ اَصۡحٰبُ الۡجَحِيۡمِ‏
١٩
19. Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mereka itu orang-orang Shiddiqien[1458]dan orang-orang yang menjadi saksi di sisi Tuhan mereka. Bagi mereka pahala dan cahaya mereka. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka.
[1458]. Lihat no. [314].

  Al Hadiid Ayat 20

اِعۡلَمُوۡۤا اَنَّمَا الۡحَيٰوةُ الدُّنۡيَا لَعِبٌ وَّلَهۡوٌ وَّزِيۡنَةٌ وَّتَفَاخُرٌۢ بَيۡنَكُمۡ وَتَكَاثُرٌ فِى الۡاَمۡوَالِ وَالۡاَوۡلَادِ‌ؕ كَمَثَلِ غَيۡثٍ اَعۡجَبَ الۡكُفَّارَ نَبَاتُهٗ ثُمَّ يَهِيۡجُ فَتَرٰٮهُ مُصۡفَرًّا ثُمَّ يَكُوۡنُ حُطٰمًا‌ؕ وَفِى الۡاٰخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيۡدٌ ۙ وَّمَغۡفِرَةٌ مِّنَ اللّٰهِ وَرِضۡوَانٌ‌ؕ وَمَا الۡحَيٰوةُ الدُّنۡيَاۤ اِلَّا مَتَاعُ الۡغُرُوۡرِ‏
٢٠
20. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.

  Al Hadiid Ayat 21

سَابِقُوۡۤا اِلٰى مَغۡفِرَةٍ مِّنۡ رَّبِّكُمۡ وَجَنَّةٍ عَرۡضُهَا كَعَرۡضِ السَّمَآءِ وَ الۡاَرۡضِۙ اُعِدَّتۡ لِلَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا بِاللّٰهِ وَرُسُلِهٖ‌ؕ ذٰلِكَ فَضۡلُ اللّٰهِ يُؤۡتِيۡهِ مَنۡ يَّشَآءُ‌ؕ وَاللّٰهُ ذُو الۡفَضۡلِ الۡعَظِيۡمِ‏
٢١
21. Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.

  Al Hadiid Ayat 22

مَاۤ اَصَابَ مِنۡ مُّصِيۡبَةٍ فِى الۡاَرۡضِ وَلَا فِىۡۤ اَنۡفُسِكُمۡ اِلَّا فِىۡ كِتٰبٍ مِّنۡ قَبۡلِ اَنۡ نَّبۡـرَاَهَا ؕ اِنَّ ذٰ لِكَ عَلَى اللّٰهِ يَسِيۡرٌۚ  ۖ‏
٢٢
22. Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.

  Al Hadiid Ayat 23

لِّـكَيۡلَا تَاۡسَوۡا عَلٰى مَا فَاتَكُمۡ وَلَا تَفۡرَحُوۡا بِمَاۤ اٰتٰٮكُمۡ‌ؕ وَاللّٰهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخۡتَالٍ فَخُوۡرِۙ‏
٢٣
23. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira[1459]terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri,
[1459]. Yang dimaksud dengan terlalu gembira: ialah gembira yang melampaui batas yang menyebabkan kesombongan, ketakaburan dan lupa kepada Allah.

  Al Hadiid Ayat 24

اۨلَّذِيۡنَ يَبۡخَلُوۡنَ وَيَاۡمُرُوۡنَ النَّاسَ بِالۡبُخۡلِ‌ؕ وَمَنۡ يَّتَوَلَّ فَاِنَّ اللّٰهَ هُوَ الۡغَنِىُّ الۡحَمِيۡدُ‏
٢٤
24. (yaitu) orang-orang yang kikir dan menyuruh manusia berbuat kikir. Dan barangsiapa yang berpaling (dari perintah-perintah Allah) maka sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

  Al Hadiid Ayat 25

لَـقَدۡ اَرۡسَلۡنَا رُسُلَنَا بِالۡبَيِّنٰتِ وَاَنۡزَلۡنَا مَعَهُمُ الۡكِتٰبَ وَالۡمِيۡزَانَ لِيَقُوۡمَ النَّاسُ بِالۡقِسۡطِ‌ۚ وَاَنۡزَلۡنَا الۡحَـدِيۡدَ فِيۡهِ بَاۡسٌ شَدِيۡدٌ وَّمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَـعۡلَمَ اللّٰهُ مَنۡ يَّنۡصُرُهٗ وَ رُسُلَهٗ بِالۡغَيۡبِ‌ ؕ اِنَّ اللّٰهَ قَوِىٌّ عَزِيۡزٌ‏  
٢٥


BESI ADALAH KARUNIA ALLAH YANG MERUPAKAN POKOK KEKUATAN UNTUK MEMBELA AGAMA ALLAH DAN MEMENUHI KEPERLUAN HIDUP

25. Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.

  Al Hadiid Ayat 26

وَلَقَدۡ اَرۡسَلۡنَا نُوۡحًا وَّ اِبۡرٰهِيۡمَ وَجَعَلۡنَا فِىۡ ذُرِّيَّتِهِمَا النُّبُوَّةَ وَالۡـكِتٰبَ‌ فَمِنۡهُمۡ مُّهۡتَدٍ‌ۚ وَكَثِيۡرٌ مِّنۡهُمۡ فٰسِقُوۡنَ‏
٢٦
26. Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh dan Ibrahim dan Kami jadikan kepada keturunan keduanya kenabian dan Al Kitab, maka di antara mereka ada yang menerima petunjuk dan banyak di antara mereka fasik.

  Al Hadiid Ayat 27

ثُمَّ قَفَّيۡنَا عَلٰٓى اٰثَارِهِمۡ بِرُسُلِنَا وَقَفَّيۡنَا بِعِيۡسَى ابۡنِ مَرۡيَمَ وَاٰتَيۡنٰهُ الۡاِنۡجِيۡلَ ۙ وَجَعَلۡنَا فِىۡ قُلُوۡبِ الَّذِيۡنَ اتَّبَعُوۡهُ رَاۡفَةً وَّرَحۡمَةً  ؕ وَرَهۡبَانِيَّةَ اۨبۡتَدَعُوۡهَا مَا كَتَبۡنٰهَا عَلَيۡهِمۡ اِلَّا ابۡتِغَآءَ رِضۡوَانِ اللّٰهِ فَمَا رَعَوۡهَا حَقَّ رِعَايَتِهَا‌ ۚ فَاٰتَيۡنَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا مِنۡهُمۡ اَجۡرَهُمۡ‌ۚ وَكَثِيۡرٌ مِّنۡهُمۡ فٰسِقُوۡنَ‏
٢٧


TIDAK ADA RAHBANIYAH (KERAHIBAN) DALAM AGAMA ISLAM

27. Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang- orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah[1460]padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik.
[1460]. Yang dimaksud dengan Rahbaniyah ialah tidak beristeri atau tidak bersuami dan mengurung diri dalam biara.

  Al Hadiid Ayat 28

يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَاٰمِنُوۡا بِرَسُوۡلِهٖ يُؤۡتِكُمۡ كِفۡلَيۡنِ مِنۡ رَّحۡمَتِهٖ وَيَجۡعَلْ لَّـكُمۡ نُوۡرًا تَمۡشُوۡنَ بِهٖ وَيَغۡفِرۡ لَـكُمۡ‌ؕ وَاللّٰهُ غَفُوۡرٌ رَّحِيۡمٌ ۙۚ‏
٢٨
28. Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

  Al Hadiid Ayat 29

لِّـئَلَّا يَعۡلَمَ اَهۡلُ الۡكِتٰبِ اَلَّا يَقۡدِرُوۡنَ عَلٰى شَىۡءٍ مِّنۡ فَضۡلِ اللّٰهِ‌ وَاَنَّ الۡفَضۡلَ بِيَدِ اللّٰهِ يُؤۡتِيۡهِ مَنۡ يَّشَآءُ‌ ؕ وَاللّٰهُ ذُوۡ الۡفَضۡلِ الۡعَظِيۡمِ‏
٢٩
29. (Kami terangkan yang demikian itu) supaya ahli Kitab mengetahui bahwa mereka tiada mendapat sedikitpun akan karunia Allah (jika mereka tidak beriman kepada Muhammad), dan bahwasanya karunia itu adalah di tangan Allah. Dia berikan karunia itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.

Aplikasi Android

Iklan

Iklan