loading...

Juz 29

Al Mulk Ayat 1 - Al Mursalaat Ayat 50

Iklan


Basmallah

بِسۡمِ اللهِ الرَّحۡمٰنِ الرَّحِيۡمِ

  Al Mulk Ayat 1

تَبٰرَكَ الَّذِىۡ بِيَدِهِ الۡمُلۡكُ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَىۡءٍ قَدِيۡرُۙ‏
١

KERAJAAN ALLAH MELIPUTI KERAJAAN DUNIA DAN AKHIRAT

Kekuasaan dan ilmu Allah yang tergambar di alam semesta

1. Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,

  Al Mulk Ayat 2

اۨلَّذِىۡ خَلَقَ الۡمَوۡتَ وَالۡحَيٰوةَ لِيَبۡلُوَكُمۡ اَيُّكُمۡ اَحۡسَنُ عَمَلًا  ؕ وَهُوَ الۡعَزِيۡزُ الۡغَفُوۡرُۙ‏
٢
2. Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,

  Al Mulk Ayat 3

الَّذِىۡ خَلَقَ سَبۡعَ سَمٰوٰتٍ طِبَاقًا‌ ؕ مَا تَرٰى فِىۡ خَلۡقِ الرَّحۡمٰنِ مِنۡ تَفٰوُتٍ‌ ؕ فَارۡجِعِ الۡبَصَرَۙ هَلۡ تَرٰى مِنۡ فُطُوۡرٍ‏
٣
3. Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?

  Al Mulk Ayat 4

ثُمَّ ارۡجِعِ الۡبَصَرَ كَرَّتَيۡنِ يَنۡقَلِبۡ اِلَيۡكَ الۡبَصَرُ خَاسِئًا وَّهُوَ حَسِيۡرٌ‏  
٤
4. Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah.

  Al Mulk Ayat 5

وَلَـقَدۡ زَيَّـنَّا السَّمَآءَ الدُّنۡيَا بِمَصَابِيۡحَ وَجَعَلۡنٰهَا رُجُوۡمًا لِّلشَّيٰطِيۡنِ‌ وَاَعۡتَدۡنَا لَهُمۡ عَذَابَ السَّعِيۡرِ‏
٥
5. Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syaitan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.

  Al Mulk Ayat 6

وَلِلَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا بِرَبِّهِمۡ عَذَابُ جَهَنَّمَ‌ؕ وَبِئۡسَ الۡمَصِيۡرُ‏
٦


Azab yang diderita orang-orang kafir di akhirat

6. Dan orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, memperoleh azab Jahannam. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.

  Al Mulk Ayat 7

اِذَاۤ اُلۡقُوۡا فِيۡهَا سَمِعُوۡا لَهَا شَهِيۡقًا وَّهِىَ تَفُوۡرُۙ‏
٧
7. Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak,

  Al Mulk Ayat 8

تَكَادُ تَمَيَّزُ مِنَ الۡغَيۡظِ‌ؕ كُلَّمَاۤ اُلۡقِىَ فِيۡهَا فَوۡجٌ سَاَلَهُمۡ خَزَنَـتُهَاۤ اَلَمۡ يَاۡتِكُمۡ نَذِيۡرٌ‏  
٨
8. hampir-hampir (neraka) itu terpecah-pecah lantaran marah. Setiap kali dilemparkan ke dalamnya sekumpulan (orang-orang kafir), penjaga-penjaga (neraka itu) bertanya kepada mereka: "Apakah belum pernah datang kepada kamu (di dunia) seorang pemberi peringatan?"

  Al Mulk Ayat 9

قَالُوۡا بَلٰى قَدۡ جَآءَنَا نَذِيۡرٌ  ۙ فَكَذَّبۡنَا وَقُلۡنَا مَا نَزَّلَ اللّٰهُ مِنۡ شَىۡءٍ ۖۚ اِنۡ اَنۡتُمۡ اِلَّا فِىۡ ضَلٰلٍ كَبِيۡرٍ‏  
٩
9. Mereka menjawab: "Benar ada", sesungguhnya telah datang kepada kami seorang pemberi peringatan, maka kami mendustakan(nya) dan kami katakan: "Allah tidak menurunkan sesuatupun; kamu tidak lain hanyalah di dalam kesesatan yang besar."

  Al Mulk Ayat 10

وَقَالُوۡا لَوۡ كُنَّا نَسۡمَعُ اَوۡ نَعۡقِلُ مَا كُنَّا فِىۡۤ اَصۡحٰبِ السَّعِيۡرِ‏
١٠
10. Dan mereka berkata: "Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala."

  Al Mulk Ayat 11

فَاعۡتَرَفُوۡا بِذَنۡۢبِهِمۡ‌ۚ فَسُحۡقًا لِّاَصۡحٰبِ السَّعِيۡرِ‏
١١
11. Mereka mengakui dosa mereka. Maka kebinasaanlah bagi penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala.

  Al Mulk Ayat 12

اِنَّ الَّذِيۡنَ يَخۡشَوۡنَ رَبَّهُمۡ بِالۡغَيۡبِ لَهُمۡ مَّغۡفِرَةٌ وَّاَجۡرٌ كَبِيۡرٌ‏  
١٢


Janji-janji Allah kepada orang-orang mukmin

12. Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya Yang tidak nampak oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.

  Al Mulk Ayat 13

وَاَسِرُّوۡا قَوۡلَـكُمۡ اَوِ اجۡهَرُوۡا بِهٖؕ اِنَّهٗ عَلِيۡمٌۢ بِذَاتِ الصُّدُوۡرِ‏
١٣
13. Dan rahasiakanlah perkataanmu atau lahirkanlah; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati.

  Al Mulk Ayat 14

اَلَا يَعۡلَمُ مَنۡ خَلَقَؕ وَهُوَ اللَّطِيۡفُ الۡخَبِيۡرُ‏
١٤
14. Apakah Allah Yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan atau rahasiakan); dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui?

  Al Mulk Ayat 15

هُوَ الَّذِىۡ جَعَلَ لَـكُمُ الۡاَرۡضَ ذَلُوۡلًا فَامۡشُوۡا فِىۡ مَنَاكِبِهَا وَكُلُوۡا مِنۡ رِّزۡقِهٖ‌ؕ وَاِلَيۡهِ النُّشُوۡرُ‏
١٥
15. Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.

  Al Mulk Ayat 16

ءَاَمِنۡتُمۡ مَّنۡ فِىۡ السَّمَآءِ اَنۡ يَّخۡسِفَ بِكُمُ الۡاَرۡضَ فَاِذَا هِىَ تَمُوۡرُۙ‏
١٦


Ancaman Allah kepada orang-orang kafir

16. Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang (berkuasa) di langit bahwa Dia akan menjungkir balikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang?,

  Al Mulk Ayat 17

اَمۡ اَمِنۡتُمۡ مَّنۡ فِى السَّمَآءِ اَنۡ يُّرۡسِلَ عَلَيۡكُمۡ حَاصِبًا‌ ؕ فَسَتَعۡلَمُوۡنَ كَيۡفَ نَذِيۡرِ‏
١٧
17. atau apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang (berkuasa) di langit bahwa Dia akan mengirimkan badai yang berbatu. Maka kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku?

  Al Mulk Ayat 18

وَلَـقَدۡ كَذَّبَ الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلِهِمۡ فَكَيۡفَ كَانَ نَكِيۡرِ‏
١٨
18. Dan sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasul-Nya). Maka alangkah hebatnya kemurkaan-Ku.

  Al Mulk Ayat 19

اَوَلَمۡ يَرَوۡا اِلَى الطَّيۡرِ فَوۡقَهُمۡ صٰٓفّٰتٍ وَّيَقۡبِضۡنَؕؔ   ۘ مَا يُمۡسِكُهُنَّ اِلَّا الرَّحۡمٰنُ‌ؕ اِنَّهٗ بِكُلِّ شَىۡءٍۢ بَصِيۡرٌ‏
١٩
19. Dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu.

  Al Mulk Ayat 20

اَمَّنۡ هٰذَا الَّذِىۡ هُوَ جُنۡدٌ لَّكُمۡ يَنۡصُرُكُمۡ مِّنۡ دُوۡنِ الرَّحۡمٰنِ‌ؕ اِنِ الۡكٰفِرُوۡنَ اِلَّا فِىۡ غُرُوۡرٍ‌ۚ‏
٢٠
20. Atau siapakah dia yang menjadi tentara bagimu yang akan menolongmu selain daripada Allah Yang Maha Pemurah? Orang-orang kafir itu tidak lain hanyalah dalam (keadaan) tertipu.

  Al Mulk Ayat 21

اَمَّنۡ هٰذَا الَّذِىۡ يَرۡزُقُكُمۡ اِنۡ اَمۡسَكَ رِزۡقَهٗ‌ ۚ بَلۡ لَّجُّوۡا فِىۡ عُتُوٍّ وَّنُفُوۡرٍ‏
٢١
21. Atau siapakah dia yang memberi kamu rezki jika Allah menahan rezki-Nya? Sebenarnya mereka terus menerus dalam kesombongan dan menjauhkan diri?

  Al Mulk Ayat 22

اَفَمَنۡ يَّمۡشِىۡ مُكِبًّا عَلٰى وَجۡهِهٖۤ اَهۡدٰٓى اَمَّنۡ يَّمۡشِىۡ سَوِيًّا عَلٰى صِرَاطٍ مُّسۡتَقِيۡمٍ‏  
٢٢
22. Maka apakah orang yang berjalan terjungkal di atas mukanya itu lebih banyak mendapatkan petunjuk ataukah orang yang berjalan tegap di atas jalan yang lurus?

  Al Mulk Ayat 23

قُلۡ هُوَ الَّذِىۡۤ اَنۡشَاَكُمۡ وَجَعَلَ لَـكُمُ السَّمۡعَ وَالۡاَبۡصَارَ وَ الۡاَفۡـــِٕدَةَ ‌ ؕ قَلِيۡلًا مَّا تَشۡكُرُوۡنَ‏
٢٣
23. Katakanlah: "Dia-lah Yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati." (Tetapi) amat sedikit kamu bersyukur.

  Al Mulk Ayat 24

قُلۡ هُوَ الَّذِىۡ ذَرَاَكُمۡ فِى الۡاَرۡضِ وَاِلَيۡهِ تُحۡشَرُوۡنَ‏
٢٤
24. Katakanlah: "Dia-lah Yang menjadikan kamu berkembang biak di muka bumi, dan hanya kepada-Nya-lah kamu kelak dikumpulkan."

  Al Mulk Ayat 25

وَيَقُوۡلُوۡنَ مَتٰى هٰذَا الۡوَعۡدُ اِنۡ كُنۡتُمۡ صٰدِقِيۡنَ‏
٢٥
25. Dan mereka berkata: "Kapankah datangnya ancaman itu jika kamu adalah orang-orang yang benar?"

  Al Mulk Ayat 26

قُلۡ اِنَّمَا الۡعِلۡمُ عِنۡدَ اللّٰهِ وَاِنَّمَاۤ اَنَا نَذِيۡرٌ مُّبِيۡنٌ‏  
٢٦
26. Katakanlah: "Sesungguhnya ilmu (tentang hari kiamat itu) hanya pada sisi Allah. Dan sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan."

  Al Mulk Ayat 27

فَلَمَّا رَاَوۡهُ زُلۡفَةً سِیْٓــَٔتۡ وُجُوۡهُ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا وَقِيۡلَ هٰذَا الَّذِىۡ كُنۡتُمۡ بِهٖ تَدَّعُوۡنَ‏
٢٧
27. Ketika mereka melihat azab (pada hari kiamat) sudah dekat, muka orang-orang kafir itu menjadi muram. Dan dikatakan (kepada mereka) inilah (azab) yang dahulunya kamu selalu meminta-mintanya.

  Al Mulk Ayat 28

قُلۡ اَرَءَيۡتُمۡ اِنۡ اَهۡلَـكَنِىَ اللّٰهُ وَمَنۡ مَّعِىَ اَوۡ رَحِمَنَا ۙ فَمَنۡ يُّجِيۡرُ الۡكٰفِرِيۡنَ مِنۡ عَذَابٍ اَلِيۡمٍ‏  
٢٨
28. Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika Allah mematikan aku dan orang-orang yang bersama dengan aku atau memberi rahmat kepada kami, (maka kami akan masuk syurga), tetapi siapakah yang dapat melindungi orang-orang yang kafir dari siksa yang pedih?"

  Al Mulk Ayat 29

قُلۡ هُوَ الرَّحۡمٰنُ اٰمَنَّا بِهٖ وَعَلَيۡهِ تَوَكَّلۡنَا‌ۚ فَسَتَعۡلَمُوۡنَ مَنۡ هُوَ فِىۡ ضَلٰلٍ مُّبِيۡنٍ‏  
٢٩
29. Katakanlah: "Dia-lah Allah Yang Maha Penyayang kami beriman kepada-Nya dan kepada-Nya-lah kami bertawakkal. Kelak kamu akan mengetahui siapakah yang berada dalam kesesatan yang nyata."

  Al Mulk Ayat 30

قُلۡ اَرَءَيۡتُمۡ اِنۡ اَصۡبَحَ مَآؤُكُمۡ غَوۡرًا فَمَنۡ يَّاۡتِيۡكُمۡ بِمَآءٍ مَّعِيۡنٍ‏
٣٠
30. Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika sumber air kamu menjadi kering; maka siapakah yang akan mendatangkan air yang mengalir bagimu?."

  Al Qalam Ayat 1

نٓ‌ وَالۡقَلَمِ وَمَا يَسۡطُرُوۡنَۙ‏
١

BANTAHAN ALLAH TERHADAP TUDUHAN-TUDUHAN ORANG KAFIR KEPADA NABI MUHAMMAD S.A.W.

Muhammad s.a.w. adalah seorang yang berakhlak agung

1. Nun[1489], demi kalam dan apa yang mereka tulis,
[1489]. Lihat no. [10]

  Al Qalam Ayat 2

مَاۤ اَنۡتَ بِـنِعۡمَةِ رَبِّكَ بِمَجۡنُوۡنٍ‌ۚ‏  
٢
2. berkat nikmat Tuhanmu kamu (Muhammad) sekali-kali bukan orang gila.

  Al Qalam Ayat 3

وَاِنَّ لَڪَ لَاَجۡرًا غَيۡرَ مَمۡنُوۡنٍ‌ۚ‏  
٣
3. Dan sesungguhnya bagi kamu benar-benar pahala yang besar yang tidak putus-putusnya.

  Al Qalam Ayat 4

وَاِنَّكَ لَعَلٰى خُلُقٍ عَظِيۡمٍ‏  
٤
4. Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.

  Al Qalam Ayat 5

فَسَتُبۡصِرُ وَيُبۡصِرُوۡنَۙ‏
٥
5. Maka kelak kamu akan melihat dan mereka (orang-orang kafir)pun akan melihat,

  Al Qalam Ayat 6

بِاَيِّٮكُمُ الۡمَفۡتُوۡنُ‏
٦
6. siapa di antara kamu yang gila.

  Al Qalam Ayat 7

اِنَّ رَبَّكَ هُوَ اَعۡلَمُ بِمَنۡ ضَلَّ عَنۡ سَبِيۡلِهٖ وَهُوَ اَعۡلَمُ بِالۡمُهۡتَدِيۡنَ‏
٧
7. Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah Yang Paling Mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dia-lah Yang Paling Mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

  Al Qalam Ayat 8

فَلَا تُطِعِ الۡمُكَذِّبِيۡنَ‏
٨


Larangan mentaati orang-orang yang mendustakan kebenaran

8. Maka janganlah kamu ikuti orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah).

  Al Qalam Ayat 9

وَدُّوۡا لَوۡ تُدۡهِنُ فَيُدۡهِنُوۡنَ‏
٩
9. Maka mereka menginginkan supaya kamu bersikap lunak lalu mereka bersikap lunak (pula kepadamu).

  Al Qalam Ayat 10

وَلَا تُطِعۡ كُلَّ حَلَّافٍ مَّهِيۡنٍۙ‏
١٠
10. Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina,

  Al Qalam Ayat 11

هَمَّازٍ مَّشَّآءٍۢ بِنَمِيۡمٍۙ‏  
١١
11. yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah,

  Al Qalam Ayat 12

مَّنَّاعٍ لِّلۡخَيۡرِ مُعۡتَدٍ اَثِيۡمٍۙ‏
١٢
12. yang banyak menghalangi perbuatan baik, yang melampaui batas lagi banyak dosa,

  Al Qalam Ayat 13

عُتُلٍّ ۢ بَعۡدَ ذٰلِكَ زَنِيۡمٍۙ‏
١٣
13. yang kaku kasar, selain dari itu, yang terkenal kejahatannya,

  Al Qalam Ayat 14

اَنۡ كَانَ ذَا مَالٍ وَّبَنِيۡنَؕ‏
١٤
14. karena dia mempunyai (banyak) harta dan anak[1490].
[1490]. Orang yang mempunyai banyak anak dan harta lebih mudah dia mendapat pengikut. Tapi jika dia mempunyai sifat-sifat seperti tersebut pada ayat 10-13, tidaklah dia dapat diikuti.

  Al Qalam Ayat 15

اِذَا تُتۡلٰى عَلَيۡهِ اٰيٰتُنَا قَالَ اَسَاطِيۡرُ الۡاَوَّلِيۡنَ‏
١٥
15. Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata: "(Ini adalah) dongeng-dongengan orang-orang dahulu kala."

  Al Qalam Ayat 16

سَنَسِمُهٗ عَلَى الۡخُـرۡطُوۡمِ‏
١٦
16. Kelak akan Kami beri tanda dia di belalai(nya)[1491].
[1491]. Yang dimaksud dengan belalai di sini ialah hidung. Dipakai kata belalai di sini sebagai penghinaan.

  Al Qalam Ayat 17

اِنَّا بَلَوۡنٰهُمۡ كَمَا بَلَوۡنَاۤ اَصۡحٰبَ الۡجَـنَّةِ‌ ۚ اِذۡ اَقۡسَمُوۡا لَيَصۡرِمُنَّهَا مُصۡبِحِيۡنَۙ‏
١٧


ALLAH TELAH MENIMPAKAN COBAAN KEPADA ORANG-ORANG KAFIR SEBAGAI YANG DITIMPAKAN KEPADA PEMILIK-PEMILIK KEBUN

17. Sesungguhnya Kami telah mencobai mereka (musyrikin Mekah) sebagaimana Kami telah mencobai pemilik-pemilik kebun, ketika mereka bersumpah bahwa mereka sungguh-sungguh akanmemetik (hasil)nya di pagi hari,

  Al Qalam Ayat 18

وَلَا يَسۡتَثۡنُوۡنَ‏
١٨
18. dan mereka tidak menyisihkan (hak fakir miskin),

  Al Qalam Ayat 19

فَطَافَ عَلَيۡهَا طَآٮِٕفٌ مِّنۡ رَّبِّكَ وَهُمۡ نَآٮِٕمُوۡنَ‏
١٩
19. lalu kebun itu diliputi malapetaka (yang datang) dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur,

  Al Qalam Ayat 20

فَاَصۡبَحَتۡ كَالصَّرِيۡمِۙ‏
٢٠
20. maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita[1492].
[1492]. Maksudnya: maka terbakarlah kebun itu dan tinggallah arang-arangnya yang hitam seperti malam.

  Al Qalam Ayat 21

فَتَـنَادَوۡا مُصۡبِحِيۡنَۙ‏
٢١
21. lalu mereka panggil memanggil di pagi hari:

  Al Qalam Ayat 22

اَنِ اغۡدُوۡا عَلٰى حَرۡثِكُمۡ اِنۡ كُنۡتُمۡ صٰرِمِيۡنَ‏
٢٢
22. "Pergilah diwaktu pagi (ini) ke kebunmu jika kamu hendak memetik buahnya."

  Al Qalam Ayat 23

فَانۡطَلَقُوۡا وَهُمۡ يَتَخَافَتُوۡنَۙ‏
٢٣
23. Maka pergilah mereka saling berbisik-bisik.

  Al Qalam Ayat 24

اَنۡ لَّا يَدۡخُلَنَّهَا الۡيَوۡمَ عَلَيۡكُمۡ مِّسۡكِيۡنٌۙ‏  
٢٤
24. "Pada hari ini janganlah ada seorang miskinpun masuk ke dalam kebunmu."

  Al Qalam Ayat 25

وَّغَدَوۡا عَلٰى حَرۡدٍ قٰدِرِيۡنَ‏
٢٥
25. Dan berangkatlah mereka di pagi hari dengan niat menghalangi (orang-orang miskin) padahal mereka (menolongnya).

  Al Qalam Ayat 26

فَلَمَّا رَاَوۡهَا قَالُوۡۤا اِنَّا لَـضَآلُّوۡنَۙ‏
٢٦
26. Tatkala mereka melihat kebun itu, mereka berkata: "Sesungguhnya kita benar-benar orang-orang yang sesat (jalan),

  Al Qalam Ayat 27

بَلۡ نَحۡنُ مَحۡرُوۡمُوۡنَ‏
٢٧
27. bahkan kita dihalangi (dari memperoleh hasilnya)[1493]."
[1493]. Mereka mengatakan ini setelah mereka yakin bahwa yng dilihat mereka adalah kebun mereka sendiri.

  Al Qalam Ayat 28

قَالَ اَوۡسَطُهُمۡ اَلَمۡ اَقُلۡ لَّكُمۡ لَوۡلَا تُسَبِّحُوۡنَ‏
٢٨
28. Berkatalah seorang yang paling baik pikirannya di antara mereka: "Bukankah aku telah mengatakan kepadamu, hendaklah kamu bertasbih (kepada Tuhanmu)[1494]?"
[1494]. Yang dimaksud bertasbih kepda Tuhan ialah mensyukuri nikmat-Nya dan tidak meniatkan sesuatu yang bertentangan denagn perintah Tuhan seperti; meniatkan tidak akan memberi fakir miskin.

  Al Qalam Ayat 29

قَالُوۡا سُبۡحٰنَ رَبِّنَاۤ اِنَّا كُنَّا ظٰلِمِيۡنَ‏
٢٩
29. Mereka mengucapkan: "Maha Suci Tuhan kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim."

  Al Qalam Ayat 30

فَاَقۡبَلَ بَعۡضُهُمۡ عَلٰى بَعۡضٍ يَّتَلَاوَمُوۡنَ‏
٣٠
30. Lalu sebahagian mereka menghadapi sebahagian yang lain seraya cela mencela.

  Al Qalam Ayat 31

قَالُوۡا يٰوَيۡلَنَاۤ اِنَّا كُنَّا طٰغِيۡنَ‏
٣١
31. Mereka berkata: "Aduhai celakalah kita; sesungguhnya kita ini adalah orang-orang yang melampaui batas."

  Al Qalam Ayat 32

عَسٰى رَبُّنَاۤ اَنۡ يُّبۡدِلَـنَا خَيۡرًا مِّنۡهَاۤ اِنَّاۤ اِلٰى رَبِّنَا رٰغِبُوۡنَ‏
٣٢
32. Mudah-mudahan Tuhan kita memberikan ganti kepada kita dengan (kebun) yang lebih baik daripada itu; sesungguhnya kita mengharapkan ampunan dari Tuhan kita.

  Al Qalam Ayat 33

كَذٰلِكَ الۡعَذَابُ‌ؕ وَلَعَذَابُ الۡاٰخِرَةِ اَكۡبَرُ ‌ۘ لَوۡ كَانُوۡا يَعۡلَمُوۡنَ‏
٣٣
33. Seperti itulah azab (dunia). Dan sesungguhnya azab akhirat lebih besar jika mereka mengetahui[1495].
[1495]. Allah menerangkan bahwa Dia mencobai penduduk Mekah dengan menganugrahi mereka nikmat-nikmat yang banyak untuk mengetahui apakah mereka bersyukur atau tidak sebagaimana Allah telah mencobai pemilik-pemilik kebun, seperti yang diterangkan pada ayat 17-33. Akhirnya pemilik kebun itu insyaf dan masuk Islam berbondong-bondong setelah penaklukan Mekah.

  Al Qalam Ayat 34

اِنَّ لِلۡمُتَّقِيۡنَ عِنۡدَ رَبِّهِمۡ جَنّٰتِ النَّعِيۡمِ‏
٣٤


ALLAH SEKALI-KALI TIDAK MENYAMAKAN ORANG-ORANG YANG BAIK DENGAN ORANG-ORANG YANG BURUK

34. Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) syurga-syurga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.

  Al Qalam Ayat 35

اَفَنَجۡعَلُ الۡمُسۡلِمِيۡنَ كَالۡمُجۡرِمِيۡنَؕ‏
٣٥
35. Maka apakah patut Kami menjadikan orang-orang Islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa (orang kafir)[1496]?
[1496]. Maksudnya: sama tentang balasan yang disediakan Allah untuk mereka masing-masing.

  Al Qalam Ayat 36

مَا لَـكُمۡ كَيۡفَ تَحۡكُمُوۡنَ‌ۚ‏
٣٦
36. Atau adakah kamu (berbuat demikian): bagaimanakah kamu mengambil keputusan?

  Al Qalam Ayat 37

اَمۡ لَـكُمۡ كِتٰبٌ فِيۡهِ تَدۡرُسُوۡنَۙ‏
٣٧
37. Atau adakah kamu mempunyai sebuah kitab (yang diturunkan Allah) yang kamu membacanya?,

  Al Qalam Ayat 38

اِنَّ لَـكُمۡ فِيۡهِ لَمَا تَخَيَّرُوۡنَ‌ۚ‏
٣٨
38. bahwa di dalamnya kamu benar-benar boleh memilih apa yang kamu sukai untukmu.

  Al Qalam Ayat 39

اَمۡ لَـكُمۡ اَيۡمَانٌ عَلَيۡنَا بَالِغَةٌ اِلٰى يَوۡمِ الۡقِيٰمَةِ‌ ۙ اِنَّ لَـكُمۡ لَمَا تَحۡكُمُوۡنَ‌ۚ‏
٣٩
39. Atau apakah kamu memperoleh janji yang diperkuat dengan sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari kiamat; sesungguhnya kamu benar-benar dapat mengambil keputusan (sekehendakmu)?

  Al Qalam Ayat 40

سَلۡهُمۡ اَيُّهُمۡ بِذٰلِكَ زَعِيۡمٌ ۛۚ‏
٤٠
40. Tanyakanlah kepada mereka: "Siapakah di antara mereka yang bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil itu?"

  Al Qalam Ayat 41

اَمۡ لَهُمۡ شُرَكَآءُ   ۛۚ فَلۡيَاۡتُوۡا بِشُرَكَآٮِٕهِمۡ اِنۡ كَانُوۡا صٰدِقِيۡنَ‏
٤١
41. Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu? Maka hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka adalah orang-orang yang benar.

  Al Qalam Ayat 42

يَوۡمَ يُكۡشَفُ عَنۡ سَاقٍ وَّيُدۡعَوۡنَ اِلَى السُّجُوۡدِ فَلَا يَسۡتَطِيۡعُوۡنَۙ‏
٤٢
42. Pada hari betis disingkapkan[1497]dan mereka dipanggil untuk bersujud; maka mereka tidak kuasa[1498],
[1497]. Yang dimaksud dengan betis disingkapkan ialah menggambarkan keadaan orang yang sedang ketakutan yang hendak lari karena hebatnya huru-hara hari kiamat.
[1498]. Mereka diminta sujud itu adalah untuk menguji keimanan mereka padahal mereka tidak sanggup lagi karena persendian tulang-tulang mereka telah lemah dan azab sudah meliputi mereka.

  Al Qalam Ayat 43

خَاشِعَةً اَبۡصَارُهُمۡ تَرۡهَقُهُمۡ ذِلَّةٌ ؕ وَقَدۡ كَانُوۡا يُدۡعَوۡنَ اِلَى السُّجُوۡدِ وَهُمۡ سٰلِمُوۡنَ‏
٤٣
43. (dalam keadaan) pandangan mereka tunduk ke bawah, lagi mereka diliputi kehinaan. Dan sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) diseru untuk bersujud, dan mereka dalam keadaan sejahtera[1499].
[1499]. Maksudnya: ialah bahwa mereka berkesempatan untuk melakukan sujud, tetapi mereka tidak melakukannya.

  Al Qalam Ayat 44

فَذَرۡنِىۡ وَمَنۡ يُّكَذِّبُ بِهٰذَا الۡحَـدِيۡثِ‌ؕ سَنَسۡتَدۡرِجُهُمۡ مِّنۡ حَيۡثُ لَا يَعۡلَمُوۡنَۙ‏
٤٤
44. Maka serahkanlah (ya Muhammad) kepada-Ku (urusan) orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al Quran). Nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui,

  Al Qalam Ayat 45

وَاُمۡلِىۡ لَهُمۡ‌ؕ اِنَّ كَيۡدِىۡ مَتِيۡنٌ‏
٤٥
45. dan Aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat tangguh.

  Al Qalam Ayat 46

اَمۡ تَسۡـَٔـلُهُمۡ اَجۡرًا فَهُمۡ مِّنۡ مَّغۡرَمٍ مُّثۡقَلُوۡنَ‌ۚ‏
٤٦
46. Apakah kamu meminta upah kepada mereka, lalu mereka diberati dengan hutang?

  Al Qalam Ayat 47

اَمۡ عِنۡدَهُمُ الۡغَيۡبُ فَهُمۡ يَكۡتُبُوۡنَ‏
٤٧
47. Ataukah ada pada mereka ilmu tentang yang ghaib lalu mereka menulis (padanya apa yang mereka tetapkan)?

  Al Qalam Ayat 48

فَاصۡبِرۡ لِحُكۡمِ رَبِّكَ وَلَا تَكُنۡ كَصَاحِبِ الۡحُوۡتِ‌ۘ اِذۡ نَادٰى وَهُوَ مَكۡظُوۡمٌؕ‏
٤٨
48. Maka bersabarlah kamu (hai Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu seperti orang yang berada dalam (perut) ikan ketika ia berdoa sedang ia dalam keadaan marah (kepada kaumnya).

  Al Qalam Ayat 49

لَوۡلَاۤ اَنۡ تَدٰرَكَهٗ نِعۡمَةٌ مِّنۡ رَّبِّهٖ لَنُبِذَ بِالۡعَرَآءِ وَهُوَ مَذۡمُوۡمٌ‏  
٤٩
49. Kalau sekiranya ia tidak segera mendapat nikmat dari Tuhannya, benar-benar ia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela.

  Al Qalam Ayat 50

فَاجۡتَبٰهُ رَبُّهٗ فَجَعَلَهٗ مِنَ الصّٰلِحِيۡنَ‏
٥٠
50. Lalu Tuhannya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang-orang yang saleh.

  Al Qalam Ayat 51

وَاِنۡ يَّكَادُ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا لَيُزۡلِقُوۡنَكَ بِاَبۡصَارِهِمۡ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكۡرَ وَيَقُوۡلُوۡنَ اِنَّهٗ لَمَجۡنُوۡنٌ‌ۘ‏  
٥١
51. Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar Al Quran dan mereka berkata: "Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila[1500]."
[1500]. Menurut kebiasaan yang terjadi di tanah Arab, seseorang dapat membinasakan binatang atau manusia dengan menujukan pandangannya yang tajam. Hal ini hendak dilakukan pula kepada Nabi Muhammad s.a.w., tetapi Allah memeliharanya, sehingga terhindar dari bahaya itu, sebagaimana dijanjikan Allah dalam surat Al Maidah ayat 67. Kekuatan pandangan mata itu pada masa sekarang dikenal dengan hypnotisme.

  Al Qalam Ayat 52

وَمَا هُوَ اِلَّا ذِكۡرٌ لِّلۡعٰلَمِيۡنَ‏
٥٢
52. Dan Al Quran itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat.

  Al Haaqqah Ayat 1

اَلۡحَـآقَّةُ ۙ‏
١

KEPASTIAN ADANYA HARI KIAMAT

Orang-orang yang mendustakan kebenaran pasti binasa

1. Hari kiamat[1501],
[1501]. Al Haaqaah menurut bahasa berarti yang pasti terjadi. Hari Kiamat dinamai Al Haaqqah karena dia pasti terjadi.

  Al Haaqqah Ayat 2

مَا الۡحَـآقَّةُ‌ ۚ‏
٢
2. apakah hari kiamat itu?

  Al Haaqqah Ayat 3

وَمَاۤ اَدۡرٰٮكَ مَا الۡحَــآقَّةُ ؕ‏
٣
3. Dan tahukah kamu apakah hari kiamat itu?

  Al Haaqqah Ayat 4

كَذَّبَتۡ ثَمُوۡدُ وَعَادٌۢ بِالۡقَارِعَةِ‏
٤
4. Kaum Tsamud dan 'Aad telah mendustakan hari kiamat[1502].
[1502]. Al Qaari'ah menurut bahasa berarti yang menggentarkan hati, hari Kiamat dinamakan Al Qaari'ah karena dia menggentarkan hati.

  Al Haaqqah Ayat 5

فَاَمَّا ثَمُوۡدُ فَاُهۡلِكُوۡا بِالطَّاغِيَةِ‏
٥
5. Adapun kaum Tsamud, maka mereka telah dibinasakan dengan kejadian yang luar biasa[1503].
[1503]. Yang dimaksud dengan kejadian luar biasa itu ialah petir yang amat keras yang menyebabkan suara yang mengguntur yang dapat menghancurkan.

  Al Haaqqah Ayat 6

وَاَمَّا عَادٌ فَاُهۡلِكُوۡا بِرِيۡحٍ صَرۡصَرٍ عَاتِيَةٍۙ‏  
٦
6. Adapun kaum 'Aad maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang,

  Al Haaqqah Ayat 7

سَخَّرَهَا عَلَيۡهِمۡ سَبۡعَ لَيَالٍ وَّثَمٰنِيَةَ اَيَّامٍۙ حُسُوۡمًا ۙ فَتَرَى الۡقَوۡمَ فِيۡهَا صَرۡعٰىۙ كَاَنَّهُمۡ اَعۡجَازُ نَخۡلٍ خَاوِيَةٍ‌ ۚ‏  
٧
7. yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum 'Aad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk).

  Al Haaqqah Ayat 8

فَهَلۡ تَرٰى لَهُمۡ مِّنۡۢ بَاقِيَةٍ‏  
٨
8. Maka kamu tidak melihat seorangpun yang tinggal di antara mereka[1504].
[1504]. Maksudnya: mereka habis dihancurkan sama sekali dan tidak punya keturunan.

  Al Haaqqah Ayat 9

وَجَآءَ فِرۡعَوۡنُ وَمَنۡ قَبۡلَهٗ وَالۡمُؤۡتَفِكٰتُ بِالۡخَـاطِئَةِ‌ۚ‏
٩
9. Dan telah datang Fir'aun dan orang-orang yang sebelumnya dan (penduduk) negeri-negeri yang dijungkir balikkan karena kesalahan yang besar[1505].
[1505]. Maksudnya: Umat-umat dahulu yang mengingkari nabi-nabi seperti kaum Shaleh, kaum Syu'aib dan lain-lain dan negeri-negeri yang dijungkir balikkan ialah negeri-negeri kaum Luth. Sedang kesalahan yang dilakukan mereka ialah mendustai para rasul.

  Al Haaqqah Ayat 10

فَعَصَوۡا رَسُوۡلَ رَبِّهِمۡ فَاَخَذَهُمۡ اَخۡذَةً رَّابِيَةً‏
١٠
10. Maka (masing-masing) mereka mendurhakai rasul Tuhan mereka, lalu Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras.

  Al Haaqqah Ayat 11

اِنَّا لَمَّا طَغَا الۡمَآءُ حَمَلۡنٰكُمۡ فِى الۡجَارِيَةِ ۙ‏
١١
11. Sesungguhnya Kami, tatkala air telah naik (sampai ke gunung) Kami bawa (nenek moyang) kamu[1506], ke dalam bahtera,
[1506]. Yang dibawa dalam bahtera Nabi Nuh untuk diselamatkan ialah keluarga Nabi Nuh dasn orang-orang yang beriman selain anaknya yang durhaka.

  Al Haaqqah Ayat 12

لِنَجۡعَلَهَا لَـكُمۡ تَذۡكِرَةً وَّتَعِيَهَاۤ اُذُنٌ وَّاعِيَةٌ‏  
١٢
12. agar Kami jadikan peristiwa itu peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar.

  Al Haaqqah Ayat 13

فَاِذَا نُفِخَ فِى الصُّوۡرِ نَفۡخَةٌ وَّاحِدَةٌ ۙ‏  
١٣


Peristiwa-peristiwa di waktu terjadinya hari kiamat

13. Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup[1507]
[1507]. Maksudnya: ialah tiupan yang pertama yang pada waktu itu alam semesta menjadi hancur.

  Al Haaqqah Ayat 14

وَحُمِلَتِ الۡاَرۡضُ وَ الۡجِبَالُ فَدُكَّتَا دَكَّةً وَّاحِدَةً ۙ‏  
١٤
14. dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur.

  Al Haaqqah Ayat 15

فَيَوۡمَٮِٕذٍ وَّقَعَتِ الۡوَاقِعَةُ ۙ‏
١٥
15. Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat,

  Al Haaqqah Ayat 16

وَانْشَقَّتِ السَّمَآءُ فَهِىَ يَوۡمَٮِٕذٍ وَّاهِيَةٌ ۙ‏  
١٦
16. dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah.

  Al Haaqqah Ayat 17

وَّالۡمَلَكُ عَلٰٓى اَرۡجَآٮِٕهَا ‌ؕ وَيَحۡمِلُ عَرۡشَ رَبِّكَ فَوۡقَهُمۡ يَوۡمَٮِٕذٍ ثَمٰنِيَةٌ ؕ‏  
١٧
17. Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung 'Arsy Tuhanmu di atas (kepala) mereka.

  Al Haaqqah Ayat 18

يَوۡمَٮِٕذٍ تُعۡرَضُوۡنَ لَا تَخۡفٰى مِنۡكُمۡ خَافِيَةٌ‏  
١٨
18. Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu), tiada sesuatupun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah).

  Al Haaqqah Ayat 19

فَاَمَّا مَنۡ اُوۡتِىَ كِتٰبَهٗ بِيَمِيۡنِهٖۙ فَيَقُوۡلُ هَآؤُمُ اقۡرَءُوۡا كِتٰبِيَهۡ‌ۚ‏
١٩


Saat berhisab dan peristiwa berikutnya

19. Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya[1508]dari sebelah kanannya, maka dia berkata: "Ambillah, bacalah kitabku (ini)."
[1508]. Maksudnya: catatan amalan perbuatannya.

  Al Haaqqah Ayat 20

اِنِّىۡ ظَنَنۡتُ اَنِّىۡ مُلٰقٍ حِسَابِيَهۡ‌ۚ‏
٢٠
20. Sesungguhnya aku yakin, bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku.

  Al Haaqqah Ayat 21

فَهُوَ فِىۡ عِيۡشَةٍ رَّاضِيَةٍۙ‏  
٢١
21. Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridhai,

  Al Haaqqah Ayat 22

فِىۡ جَنَّةٍ عَالِيَةٍۙ‏  
٢٢
22. dalam syurga yang tinggi,

  Al Haaqqah Ayat 23

قُطُوۡفُهَا دَانِيَةٌ‏
٢٣
23. buah-buahannya dekat,

  Al Haaqqah Ayat 24

كُلُوۡا وَاشۡرَبُوۡا هَنِيۡٓـــًٔا ۢ بِمَاۤ اَسۡلَفۡتُمۡ فِى الۡاَيَّامِ الۡخَـالِيَةِ‏
٢٤
24. (kepada mereka dikatakan): "Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu."

  Al Haaqqah Ayat 25

وَاَمَّا مَنۡ اُوۡتِىَ كِتٰبَهٗ بِشِمَالِهٖ  ۙ فَيَقُوۡلُ يٰلَيۡتَنِىۡ لَمۡ اُوۡتَ كِتٰبِيَهۡ‌ۚ‏
٢٥
25. Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata: "Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini).

  Al Haaqqah Ayat 26

وَلَمۡ اَدۡرِ مَا حِسَابِيَهۡ‌ۚ‏
٢٦
26. Dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku.

  Al Haaqqah Ayat 27

يٰلَيۡتَهَا كَانَتِ الۡقَاضِيَةَ‌ ۚ‏
٢٧
27. Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu.

  Al Haaqqah Ayat 28

مَاۤ اَغۡنٰى عَنِّىۡ مَالِيَهۡۚ‏
٢٨
28. Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku.

  Al Haaqqah Ayat 29

هَلَكَ عَنِّىۡ سُلۡطٰنِيَهۡ‌ۚ‏
٢٩
29. Telah hilang kekuasaanku daripadaku."

  Al Haaqqah Ayat 30

خُذُوۡهُ فَغُلُّوۡهُ ۙ‏
٣٠
30. (Allah berfirman): "Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya.

  Al Haaqqah Ayat 31

ثُمَّ الۡجَحِيۡمَ صَلُّوۡهُ ۙ‏
٣١
31. Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala.

  Al Haaqqah Ayat 32

ثُمَّ فِىۡ سِلۡسِلَةٍ ذَرۡعُهَا سَبۡعُوۡنَ ذِرَاعًا فَاسۡلُكُوۡهُ ؕ‏
٣٢
32. Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta.

  Al Haaqqah Ayat 33

اِنَّهٗ كَانَ لَا يُؤۡمِنُ بِاللّٰهِ الۡعَظِيۡمِۙ‏
٣٣
33. Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar.

  Al Haaqqah Ayat 34

وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَامِ الۡمِسۡكِيۡنِؕ‏
٣٤
34. Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin.

  Al Haaqqah Ayat 35

فَلَيۡسَ لَـهُ الۡيَوۡمَ هٰهُنَا حَمِيۡمٌۙ‏  
٣٥
35. Maka tiada seorang temanpun baginya pada hari ini di sini.

  Al Haaqqah Ayat 36

وَّلَا طَعَامٌ اِلَّا مِنۡ غِسۡلِيۡنٍۙ‏
٣٦
36. Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah.

  Al Haaqqah Ayat 37

لَّا يَاۡكُلُهٗۤ اِلَّا الۡخٰطِئُوْنَ‏
٣٧
37. Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa.

  Al Haaqqah Ayat 38

فَلَاۤ اُقۡسِمُ بِمَا تُبۡصِرُوۡنَۙ‏
٣٨


AL QUR'AN BENAR-BENAR WAHYU ALLAH

38. Maka Aku bersumpah dengan apa yang kamu lihat.

  Al Haaqqah Ayat 39

وَمَا لَا تُبۡصِرُوۡنَۙ‏
٣٩
39. Dan dengan apa yang tidak kamu lihat.

  Al Haaqqah Ayat 40

اِنَّهٗ لَقَوۡلُ رَسُوۡلٍ كَرِيۡمٍۚ ۙ‏  
٤٠
40. Sesungguhnya Al Quran itu adalah benar-benar wahyu (Allah yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia,

  Al Haaqqah Ayat 41

وَّمَا هُوَ بِقَوۡلِ شَاعِرٍ‌ؕ قَلِيۡلًا مَّا تُؤۡمِنُوۡنَۙ‏
٤١
41. dan Al Quran itu bukanlah perkataan seorang penyair. Sedikit sekali kamu beriman kepadanya.

  Al Haaqqah Ayat 42

وَلَا بِقَوۡلِ كَاهِنٍ‌ؕ قَلِيۡلًا مَّا تَذَكَّرُوۡنَؕ‏
٤٢
42. Dan bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran daripadanya.

  Al Haaqqah Ayat 43

تَنۡزِيۡلٌ مِّنۡ رَّبِّ الۡعٰلَمِيۡنَ‏
٤٣
43. Ia adalah wahyu yang diturunkan dari Tuhan semesta alam.

  Al Haaqqah Ayat 44

وَلَوۡ تَقَوَّلَ عَلَيۡنَا بَعۡضَ الۡاَقَاوِيۡلِۙ‏
٤٤
44. Seandainya dia (Muhammad) mengadakan sebagian perkataan atas (nama) Kami,

  Al Haaqqah Ayat 45

لَاَخَذۡنَا مِنۡهُ بِالۡيَمِيۡنِۙ‏
٤٥
45. niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya[1509].
[1509]. Maksudnya: Kami beri tindakan yang sekeras-kerasnya.

  Al Haaqqah Ayat 46

ثُمَّ لَقَطَعۡنَا مِنۡهُ الۡوَتِيۡنَ  ۖ‏
٤٦
46. Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya.

  Al Haaqqah Ayat 47

فَمَا مِنۡكُمۡ مِّنۡ اَحَدٍ عَنۡهُ حَاجِزِيۡنَ‏
٤٧
47. Maka sekali-kali tidak ada seorangpun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami), dari pemotongan urat nadi itu.

  Al Haaqqah Ayat 48

وَاِنَّهٗ لَتَذۡكِرَةٌ لِّلۡمُتَّقِيۡنَ‏
٤٨
48. Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar suatu pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.

  Al Haaqqah Ayat 49

وَاِنَّا لَنَعۡلَمُ اَنَّ مِنۡكُمۡ مُّكَذِّبِيۡنَ‏
٤٩
49. Dan sesungguhnya Kami benar-benar mengetahui bahwa di antara kamu ada orang yang mendustakan(nya).

  Al Haaqqah Ayat 50

وَاِنَّهٗ لَحَسۡرَةٌ عَلَى الۡكٰفِرِيۡنَ‏
٥٠
50. Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar menjadi penyesalan bagi orang-orang kafir (di akhirat).

  Al Haaqqah Ayat 51

وَاِنَّهٗ لَحَـقُّ الۡيَقِيۡنِ‏
٥١
51. Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar kebenaran yang diyakini.

  Al Haaqqah Ayat 52

فَسَبِّحۡ بِاسۡمِ رَبِّكَ الۡعَظِيۡمِ‏
٥٢
52. Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Maha Besar.

  Al Ma'aarij Ayat 1

سَاَلَ سَآٮِٕلٌ ۢ بِعَذَابٍ وَّاقِعٍۙ‏
١

KEPASTIAN DATANGNYA AZAB KEPADA ORANG-ORANG KAFIR

1. Seseorang telah meminta kedatangan azab yang akan menimpa,

  Al Ma'aarij Ayat 2

لِّلۡكٰفِرِيۡنَ لَيۡسَ لَهٗ دَافِعٌ ۙ‏  
٢
2. orang-orang kafir, yang tidak seorangpun dapat menolaknya,

  Al Ma'aarij Ayat 3

مِّنَ اللّٰهِ ذِى الۡمَعَارِجِؕ‏
٣
3. (yang datang) dari Allah, Yang mempunyai tempat-tempat naik.

  Al Ma'aarij Ayat 4

تَعۡرُجُ الۡمَلٰٓٮِٕكَةُ وَ الرُّوۡحُ اِلَيۡهِ فِىۡ يَوۡمٍ كَانَ مِقۡدَارُهٗ خَمۡسِيۡنَ اَلۡفَ سَنَةٍ‌ۚ‏  
٤
4. Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun.[1510]
[1510]. Maksudnya: malaikat-malaikat dan Jibril jika menghadap Tuhan memakan waktu satu hari. Apabila dilakukan oleh manusia, memakan waktu limapuluh ribu tahun.

  Al Ma'aarij Ayat 5

فَاصۡبِرۡ صَبۡرًا جَمِيۡلًا‏
٥
5. Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.

  Al Ma'aarij Ayat 6

اِنَّهُمۡ يَرَوۡنَهٗ بَعِيۡدًا ۙ‏  
٦
6. Sesungguhnya mereka memandang siksaaan itu jauh (mustahil).

  Al Ma'aarij Ayat 7

وَّنَرٰٮهُ قَرِيۡبًا ؕ‏  
٧
7. Sedangkan Kami memandangnya dekat (mungkin terjadi).

  Al Ma'aarij Ayat 8

يَوۡمَ تَكُوۡنُ السَّمَآءُ كَالۡمُهۡلِۙ‏
٨
8. Pada hari ketika langit menjadi seperti luluhan perak,

  Al Ma'aarij Ayat 9

وَتَكُوۡنُ الۡجِبَالُ كَالۡعِهۡنِۙ‏
٩
9. dan gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang berterbangan),

  Al Ma'aarij Ayat 10

وَلَا يَسۡـَٔـلُ حَمِيۡمٌ حَمِيۡمًا ۖۚ‏  
١٠
10. dan tidak ada seorang teman akrabpun menanyakan temannya,

  Al Ma'aarij Ayat 11

يُّبَصَّرُوۡنَهُمۡ‌ؕ يَوَدُّ الۡمُجۡرِمُ لَوۡ يَفۡتَدِىۡ مِنۡ عَذَابِ يَوۡمِٮِٕذٍۢ بِبَنِيۡهِۙ‏
١١
11. sedang mereka saling memandang. Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya,

  Al Ma'aarij Ayat 12

وَ صَاحِبَتِهٖ وَاَخِيۡهِۙ‏
١٢
12. dan isterinya dan saudaranya,

  Al Ma'aarij Ayat 13

وَفَصِيۡلَتِهِ الَّتِىۡ تُــْٔوِيۡهِۙ‏
١٣
13. dan kaum familinya yang melindunginya (di dunia).

  Al Ma'aarij Ayat 14

وَمَنۡ فِى الۡاَرۡضِ جَمِيۡعًا ۙ ثُمَّ يُنۡجِيۡهِۙ‏
١٤
14. Dan orang-orang di atas bumi seluruhnya kemudian (mengharapkan) tebusan itu dapat menyelamatkannya.

  Al Ma'aarij Ayat 15

كَلَّا  ؕ اِنَّهَا لَظٰىۙ‏
١٥
15. Sekali-kali tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergolak,

  Al Ma'aarij Ayat 16

نَزَّاعَةً لِّلشَّوٰى‌ ۖ‌ۚ‏
١٦
16. yang mengelupas kulit kepala,

  Al Ma'aarij Ayat 17

تَدۡعُوۡا مَنۡ اَدۡبَرَ وَتَوَلّٰىۙ‏
١٧
17. yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling (dari agama),

  Al Ma'aarij Ayat 18

وَجَمَعَ فَاَوۡعٰى‏
١٨
18. serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya[1511].
[1511]. Maksudnya: orang yang menyimpan hartanya dan tidak mau mengeluarkan zakat dan tidak pula menafkahkannya ke jalan yang benar.

  Al Ma'aarij Ayat 19

اِنَّ الۡاِنۡسَانَ خُلِقَ هَلُوۡعًا ۙ‏
١٩
19. Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.

  Al Ma'aarij Ayat 20

اِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوۡعًا ۙ‏  
٢٠
20. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah,

  Al Ma'aarij Ayat 21

وَاِذَا مَسَّهُ الۡخَيۡرُ مَنُوۡعًا ۙ‏
٢١
21. dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir,

  Al Ma'aarij Ayat 22

اِلَّا الۡمُصَلِّيۡنَۙ‏
٢٢
22. kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat,

  Al Ma'aarij Ayat 23

الَّذِيۡنَ هُمۡ عَلٰى صَلَاتِهِمۡ دَآٮِٕمُوۡنَۙ‏
٢٣
23. yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya,

  Al Ma'aarij Ayat 24

وَالَّذِيۡنَ فِىۡۤ اَمۡوَالِهِمۡ حَقٌّ مَّعۡلُوۡمٌۙ‏
٢٤
24. dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu,

  Al Ma'aarij Ayat 25

لِّلسَّآٮِٕلِ وَالۡمَحۡرُوۡمِۙ‏
٢٥
25. bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta),

  Al Ma'aarij Ayat 26

وَالَّذِيۡنَ يُصَدِّقُوۡنَ بِيَوۡمِ الدِّيۡنِۙ‏
٢٦
26. dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan,

  Al Ma'aarij Ayat 27

وَالَّذِيۡنَ هُمۡ مِّنۡ عَذَابِ رَبِّهِمۡ مُّشۡفِقُوۡنَ‌ۚ‏
٢٧
27. dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya.

  Al Ma'aarij Ayat 28

اِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمۡ غَيۡرُ مَاۡمُوۡنٍ‏  
٢٨
28. Karena sesungguhnya azab Tuhan mereka tidak dapat orang merasa aman (dari kedatangannya).

  Al Ma'aarij Ayat 29

وَالَّذِيۡنَ هُمۡ لِفُرُوۡجِهِمۡ حٰفِظُوۡنَۙ‏
٢٩
29. Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya,

  Al Ma'aarij Ayat 30

اِلَّا عَلٰٓى اَزۡوَاجِهِمۡ اَوۡ مَا مَلَـكَتۡ اَيۡمَانُهُمۡ فَاِنَّهُمۡ غَيۡرُ مَلُوۡمِيۡنَ‌ۚ‏
٣٠
30. kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak-budak yang mereka miliki[1512], maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.
[1512]. Lihat no. [994].

  Al Ma'aarij Ayat 31

فَمَنِ ابۡتَغٰى وَرَآءَ ذٰلِكَ فَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الۡعٰدُوۡنَ‌ۚ‏
٣١
31. Barangsiapa mencari yang di balik itu[1513], maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.
[1513]. Lihat no. [995].

  Al Ma'aarij Ayat 32

وَالَّذِيۡنَ هُمۡ لِاَمٰنٰتِهِمۡ وَعَهۡدِهِمۡ رٰعُوۡنَ ۙ‏
٣٢
32. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.

  Al Ma'aarij Ayat 33

وَالَّذِيۡنَ هُمۡ بِشَهٰدٰتِهِمۡ قَآٮِٕمُوۡنَ ۙ‏
٣٣
33. Dan orang-orang yang memberikan kesaksiannya.

  Al Ma'aarij Ayat 34

وَالَّذِيۡنَ هُمۡ عَلٰى صَلَاتِهِمۡ يُحَافِظُوۡنَؕ‏
٣٤
34. Dan orang-orang yang memelihara shalatnya.

  Al Ma'aarij Ayat 35

اُولٰٓٮِٕكَ فِىۡ جَنّٰتٍ مُّكۡرَمُوۡنَؕ‏
٣٥
35. Mereka itu (kekal) di syurga lagi dimuliakan.

  Al Ma'aarij Ayat 36

فَمَالِ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا قِبَلَكَ مُهۡطِعِيۡنَۙ‏
٣٦


AZAB YANG MENGHINAKAN AKAN MENIMPA ORANG-ORANG YANG MENDUSTAKAN ALLAH

36. Mengapakah orang-orang kafir itu bersegera datang ke arahmu,

  Al Ma'aarij Ayat 37

عَنِ الۡيَمِيۡنِ وَعَنِ الشِّمَالِ عِزِيۡنَ‏
٣٧
37. dari kanan dan dari kiri dengan berkelompok-kelompok[1514]
[1514]. Menurut keterangan sebagian ahli tafsir, ayat ini berhubungan dengan peristiwa ketika Rasulullah shalat dan membaca Al Quran di dekat Ka'bah lalu orang-orang musyrik berkumpul berkelompok-kelompok di hadapannya sambil mengejek dan mengatakan: Jika orang-orang mukmin benar-benar akan masuk syurga sebagaimana kata Muhammad kitalah yang akan masuk lebih dahulu. Maka turunlah ayat 38.

  Al Ma'aarij Ayat 38

اَيَطۡمَعُ كُلُّ امۡرِىءٍ مِّنۡهُمۡ اَنۡ يُّدۡخَلَ جَنَّةَ نَعِيۡمٍۙ‏
٣٨
38. Adakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk ke dalam syurga yang penuh kenikmatan?,

  Al Ma'aarij Ayat 39

كَلَّا ؕ اِنَّا خَلَقۡنٰهُمۡ مِّمَّا يَعۡلَمُوۡنَ‏
٣٩
39. sekali-kali tidak! Sesungguhnya Kami ciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui (air mani)[1515].
[1515]. Yang dimaksud dengan ayat ini ialah, bahwa mereka, orang-orang kafir, diciptakan oleh Allah dari air mani untuk beriman dan bertakwa kepada-Nya, sebagaimana yang disampaikan oleh Rasul. Jadi kalau mereka tidak beriman tidak berhak masuk syurga.

  Al Ma'aarij Ayat 40

فَلَاۤ اُقۡسِمُ بِرَبِّ الۡمَشٰرِقِ وَالۡمَغٰرِبِ اِنَّا لَقٰدِرُوۡنَۙ‏
٤٠
40. Maka aku bersumpah dengan Tuhan Yang memiliki timur dan barat, sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.

  Al Ma'aarij Ayat 41

عَلٰٓى اَنۡ نُّبَدِّلَ خَيۡرًا مِّنۡهُمۡۙ وَمَا نَحۡنُ بِمَسۡبُوۡقِيۡنَ‏
٤١
41. Untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan.

  Al Ma'aarij Ayat 42

فَذَرۡهُمۡ يَخُوۡضُوۡا وَيَلۡعَبُوۡا حَتّٰى يُلٰقُوۡا يَوۡمَهُمُ الَّذِىۡ يُوۡعَدُوۡنَۙ‏
٤٢
42. Maka biarkanlah mereka tenggelam (dalam kebatilan) dan bermain-main sampai mereka menjumpai hari yang diancamkan kepada mereka,

  Al Ma'aarij Ayat 43

يَوۡمَ يَخۡرُجُوۡنَ مِنَ الۡاَجۡدَاثِ سِرَاعًا كَاَنَّهُمۡ اِلٰى نُصُبٍ يُّوۡفِضُوۡنَۙ‏
٤٣
43. (yaitu) pada hari mereka keluar dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala (sewaktu di dunia),

  Al Ma'aarij Ayat 44

خَاشِعَةً اَبۡصَارُهُمۡ تَرۡهَقُهُمۡ ذِلَّةٌ   ؕ ذٰلِكَ الۡيَوۡمُ الَّذِىۡ كَانُوۡا يُوۡعَدُوۡنَ‏
٤٤
44. dalam keadaan mereka menekurkan pandangannya (serta) diliputi kehinaan. Itulah hari yang dahulunya diancamkan kepada mereka.

  Nuh Ayat 1

اِنَّاۤ اَرۡسَلۡنَا نُوۡحًا اِلٰى قَوۡمِهٖۤ اَنۡ اَنۡذِرۡ قَوۡمَكَ مِنۡ قَبۡلِ اَنۡ يَّاۡتِيَهُمۡ عَذَابٌ اَلِيۡمٌ‏  
١

KISAH NUH DENGAN KAUMNYA

Seruan Nabi Nuh a.s. kepada kaumnya

1. Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya (dengan memerintahkan): "Berilah kaummu peringatan sebelum datang kepadanya azab yang pedih",

  Nuh Ayat 2

قَالَ يٰقَوۡمِ اِنِّىۡ لَـكُمۡ نَذِيۡرٌ مُّبِيۡنٌۙ‏
٢
2. Nuh berkata: "Hai kaumku, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan kepada kamu,

  Nuh Ayat 3

اَنِ اعۡبُدُوا اللّٰهَ وَاتَّقُوۡهُ وَاَطِيۡعُوۡنِۙ‏
٣
3. (yaitu) sembahlah olehmu Allah, bertakwalah kepada-Nya dan taatlah kepadaku,

  Nuh Ayat 4

يَغۡفِرۡ لَـكُمۡ مِّنۡ ذُنُوۡبِكُمۡ وَيُؤَخِّرۡكُمۡ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى‌ؕ اِنَّ اَجَلَ اللّٰهِ اِذَا جَآءَ لَا يُؤَخَّرُ‌‌ۘ لَوۡ كُنۡتُمۡ تَعۡلَمُوۡنَ‏
٤
4. niscaya Allah akan mengampuni sebagian dosa-dosamu dan menangguhkan kamu[1516]sampai kepada waktu yang ditentukan. Sesungguhnya ketetapan Allah apabila telah datang tidak dapat ditangguhkan, kalau kamu mengetahui."
[1516]. Maksudnya: memanjangkan umurmu.

  Nuh Ayat 5

قَالَ رَبِّ اِنِّىۡ دَعَوۡتُ قَوۡمِىۡ لَيۡلًا وَّنَهَارًا ۙ‏  
٥


Pengaduan Nuh a.s. kepada Allah tentang keingkaran kaumnya

5. Nuh berkata: "Ya Tuhanku sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang,

  Nuh Ayat 6

فَلَمۡ يَزِدۡهُمۡ دُعَآءِىۡۤ اِلَّا فِرَارًا‏  
٦
6. maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran).

  Nuh Ayat 7

وَاِنِّىۡ كُلَّمَا دَعَوۡتُهُمۡ لِتَغۡفِرَ لَهُمۡ جَعَلُوۡۤا اَصَابِعَهُمۡ فِىۡۤ اٰذَانِهِمۡ وَاسۡتَغۡشَوۡا ثِيَابَهُمۡ وَاَصَرُّوۡا وَاسۡتَكۡبَرُوا اسۡتِكۡبَارًا‌ ۚ‏
٧
7. Dan sesungguhnya setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya dan menutupkan bajunya (kemukanya) dan mereka tetap (mengingkari) dan menyombongkan diri dengan sangat.

  Nuh Ayat 8

ثُمَّ اِنِّىۡ دَعَوۡتُهُمۡ جِهَارًا ۙ‏
٨
8. Kemudian sesungguhnya aku telah menyeru mereka (kepada iman) dengan cara terang-terangan[1517],
[1517]. Dakwah ini dilakukan setelah da'wah dengan cara diam-diam tidak berhasil.

  Nuh Ayat 9

ثُمَّ اِنِّىۡۤ اَعۡلَـنۡتُ لَهُمۡ وَاَسۡرَرۡتُ لَهُمۡ اِسۡرَارًا ۙ‏  
٩
9. kemudian sesungguhnya aku (menyeru) mereka (lagi) dengan terang-terangan dan dengan diam-diam[1518],
[1518]. Sesudah melakukan da'wah secara diam-diam kemudian secara terang-terangan namun tidak juga berhasil maka Nabi Nuh a.s. melakukan kedua cara itu dengan sekaligus.

  Nuh Ayat 10

فَقُلۡتُ اسۡتَغۡفِرُوۡا رَبَّكُمۡؕ اِنَّهٗ كَانَ غَفَّارًا ۙ‏  
١٠
10. maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-,

  Nuh Ayat 11

يُّرۡسِلِ السَّمَآءَ عَلَيۡكُمۡ مِّدۡرَارًا ۙ‏  
١١
11. niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat,

  Nuh Ayat 12

وَّيُمۡدِدۡكُمۡ بِاَمۡوَالٍ وَّبَنِيۡنَ وَيَجۡعَلۡ لَّـكُمۡ جَنّٰتٍ وَّيَجۡعَلۡ لَّـكُمۡ اَنۡهٰرًا ؕ‏  
١٢
12. dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.

  Nuh Ayat 13

مَا لَـكُمۡ لَا تَرۡجُوۡنَ لِلّٰهِ وَقَارًا‌ ۚ‏  
١٣
13. Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah?

  Nuh Ayat 14

وَقَدۡ خَلَقَكُمۡ اَطۡوَارًا‏
١٤
14. Padahal Dia sesungguhnya telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian[1519].
[1519]. Lihat surat Al Mu'minun ayat 12, 13 dan 14

  Nuh Ayat 15

اَلَمۡ تَرَوۡا كَيۡفَ خَلَقَ اللّٰهُ سَبۡعَ سَمٰوٰتٍ طِبَاقًا ۙ‏  
١٥
15. Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat?

  Nuh Ayat 16

وَّجَعَلَ الۡقَمَرَ فِيۡهِنَّ نُوۡرًا ۙ وَّجَعَلَ الشَّمۡسَ سِرَاجًا‏  
١٦
16. Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita?

  Nuh Ayat 17

وَاللّٰهُ اَنۡۢبَتَكُمۡ مِّنَ الۡاَرۡضِ نَبَاتًا ۙ‏
١٧
17. Dan Allah menumbuhkan kamu dari tanah dengan sebaik-baiknya,

  Nuh Ayat 18

ثُمَّ يُعِيۡدُكُمۡ فِيۡهَا وَيُخۡرِجُكُمۡ اِخۡرَاجًا‏  
١٨
18. kemudian Dia mengembalikan kamu ke dalam tanah dan mengeluarkan kamu (daripadanya pada hari kiamat) dengan sebenar-benarnya.

  Nuh Ayat 19

وَاللّٰهُ جَعَلَ لَـكُمُ الۡاَرۡضَ بِسَاطًا ۙ‏
١٩
19. Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan,

  Nuh Ayat 20

لِّـتَسۡلُكُوۡا مِنۡهَا سُبُلًا فِجَاجًا‏  
٢٠
20. supaya kamu menjalani jalan-jalan yang luas di bumi itu."

  Nuh Ayat 21

قَالَ نُوۡحٌ رَّبِّ اِنَّهُمۡ عَصَوۡنِىۡ وَاتَّبَعُوۡا مَنۡ لَّمۡ يَزِدۡهُ مَالُهٗ وَوَلَدُهٗۤ اِلَّا خَسَارًا‌ ۚ‏  
٢١
21. Nuh berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka telah mendurhakaiku dan telah mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anaknya tidak menambah kepadanya melainkan kerugian belaka,

  Nuh Ayat 22

وَمَكَرُوۡا مَكۡرًا كُبَّارًا‌ ۚ‏  
٢٢
22. dan melakukan tipu-daya yang amat besar."

  Nuh Ayat 23

وَ قَالُوۡا لَا تَذَرُنَّ اٰلِهَتَكُمۡ وَلَا تَذَرُنَّ وَدًّا وَّلَا سُوَاعًا  ۙ وَّ لَا يَغُوۡثَ وَيَعُوۡقَ وَنَسۡرًا‌ ۚ‏  
٢٣
23. Dan mereka berkata: "Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula suwwa', yaghuts, ya'uq dan nasr[1520]."
[1520]. Wadd, Suwwa', Yaghuts, Ya'uq dan Nasr adalah nama-nama berhala yang terbesar pada qabilah-qabilah kaum Nuh.

  Nuh Ayat 24

وَقَدۡ اَضَلُّوۡا كَثِيۡرًا‌ ‌ ۚ وَلَا تَزِدِ الظّٰلِمِيۡنَ اِلَّا ضَلٰلًا‏  
٢٤
24. Dan sesudahnya mereka menyesatkan kebanyakan (manusia); dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kesesatan.

  Nuh Ayat 25

مِّمَّا خَطِٓيْئٰتِهِمۡ اُغۡرِقُوۡا فَاُدۡخِلُوۡا نَارًا  ۙ فَلَمۡ يَجِدُوۡا لَهُمۡ مِّنۡ دُوۡنِ اللّٰهِ اَنۡصَارًا‏  
٢٥


Azab yang ditimpakan kepada kaum Nuh a.s.

25. Disebabkan kesalahan-kesalahan mereka, mereka ditenggelamkan lalu dimasukkan ke neraka, maka mereka tidak mendapat penolong-penolong bagi mereka selain dari Allah[1521].
[1521]. Maksudnya: berhala-berhala mereka tidak dapat memberi pertolongan kepada mereka. Hanya Allah yang dapat menolong mereka. Tetapi karena mereka menyembah berhala, maka Allah tidak memberi pertolongan.

  Nuh Ayat 26

وَ قَالَ نُوۡحٌ رَّبِّ لَا تَذَرۡ عَلَى الۡاَرۡضِ مِنَ الۡكٰفِرِيۡنَ دَيَّارًا‏
٢٦
26. Nuh berkata: "Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorangpun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi.

  Nuh Ayat 27

اِنَّكَ اِنۡ تَذَرۡهُمۡ يُضِلُّوۡا عِبَادَكَ وَلَا يَلِدُوۡۤا اِلَّا فَاجِرًا كَفَّارًا‏
٢٧
27. Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat ma'siat lagi sangat kafir.

  Nuh Ayat 28

رَبِّ اغۡفِرۡلِىۡ وَلِـوَالِدَىَّ وَلِمَنۡ دَخَلَ بَيۡتِىَ مُؤۡمِنًا وَّلِلۡمُؤۡمِنِيۡنَ وَالۡمُؤۡمِنٰتِؕ وَلَا تَزِدِ الظّٰلِمِيۡنَ اِلَّا تَبَارًا‏
٢٨
28. Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan."

  Al Jin Ayat 1

قُلۡ اُوۡحِىَ اِلَىَّ اَنَّهُ اسۡتَمَعَ نَفَرٌ مِّنَ الۡجِنِّ فَقَالُوۡۤا اِنَّا سَمِعۡنَا قُرۡاٰنًاعَجَبًا ۙ‏  
١

ISLAMNYA JIN SETELAH MENDENGAR AL QUR'AN

1. Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan,

  Al Jin Ayat 2

يَّهۡدِىۡۤ اِلَى الرُّشۡدِ فَاٰمَنَّا بِهٖ‌ ؕ وَلَنۡ نُّشۡرِكَ بِرَبِّنَاۤ اَحَدًا ۙ‏  
٢
2. (yang) memberi petunjuk kapada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seseorangpun dengan Tuhan kami,

  Al Jin Ayat 3

وَّاَنَّهٗ تَعٰلٰى جَدُّ رَبِّنَا مَا اتَّخَذَ صَاحِبَةً وَّلَا وَلَدًا ۙ‏  
٣
3. dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Tuhan kami, Dia tidak beristeri dan tidak (pula) beranak.

  Al Jin Ayat 4

وَّ اَنَّهٗ كَانَ يَقُوۡلُ سَفِيۡهُنَا عَلَى اللّٰهِ شَطَطًا ۙ‏  
٤
4. Dan bahwasanya: orang yang kurang akal daripada kami selalu mengatakan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah[1522],
[1522].Yang dimaksud dengan perkataan yang melampaui batas, ialah mengatakan bahwa Allah mempunyai isteri dan anak.

  Al Jin Ayat 5

وَّاَنَّا ظَنَنَّاۤ اَنۡ لَّنۡ تَقُوۡلَ الۡاِنۡسُ وَالۡجِنُّ عَلَى اللّٰهِ كَذِبًا ۙ‏  
٥
5. dan sesungguhnya kami mengira, bahwa manusia dan jin sekali-kali tidak akan mengatakan perkataan yang dusta terhadap Allah.

  Al Jin Ayat 6

وَّاَنَّهٗ كَانَ رِجَالٌ مِّنَ الۡاِنۡسِ يَعُوۡذُوۡنَ بِرِجَالٍ مِّنَ الۡجِنِّ فَزَادُوۡهُمۡ رَهَقًا ۙ‏  
٦
6. Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan[1523]kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.
[1523]. Ada di antara orang-orang Arab bila mereka melintasi tempat yang sunyi, maka mereka minta perlindungan kepada jin yang mereka anggap kuasa di tempat itu.

  Al Jin Ayat 7

وَّاَنَّهُمۡ ظَنُّوۡا كَمَا ظَنَنۡتُمۡ اَنۡ لَّنۡ يَّبۡعَثَ اللّٰهُ اَحَدًا ۙ‏  
٧
7. Dan sesungguhnya mereka (jin) menyangka sebagaimana persangkaan kamu (orang-orang kafir Mekah), bahwa Allah sekali-kali tidak akan membangkitkan seorang (rasul)pun,

  Al Jin Ayat 8

وَّاَنَّا لَمَسۡنَا السَّمَآءَ فَوَجَدۡنٰهَا مُلِئَتۡ حَرَسًا شَدِيۡدًا وَّشُهُبًا ۙ‏  
٨
8. dan sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api,

  Al Jin Ayat 9

وَّاَنَّا كُنَّا نَقۡعُدُ مِنۡهَا مَقَاعِدَ لِلسَّمۡعِ‌ ؕ فَمَنۡ يَّسۡتَمِعِ الۡاٰنَ يَجِدۡ لَهٗ شِهَابًا رَّصَدًا ۙ‏  
٩
9. dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang[1524]barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).
[1524]. Yang dimaksud dengan sekarang, ialah waktu sesudah Nabi Muhammad s.a.w. diutus menjadi rasul.

  Al Jin Ayat 10

وَّاَنَّا لَا نَدۡرِىۡۤ اَشَرٌّ اُرِيۡدَ بِمَنۡ فِى الۡاَرۡضِ اَمۡ اَرَادَ بِهِمۡ رَبُّهُمۡ رَشَدًا ۙ‏  
١٠
10. Dan sesungguhnya kami tidak mengetahui (dengan adanya penjagaan itu) apakah keburukan yang dikehendaki bagi orang yang di bumi ataukah Tuhan mereka menghendaki kebaikan bagi mereka.

  Al Jin Ayat 11

وَّاَنَّا مِنَّا الصّٰلِحُوۡنَ وَمِنَّا دُوۡنَ ذٰلِكَ‌ؕ كُنَّا طَرَآٮِٕقَ قِدَدًا ۙ‏  
١١
11. Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda.

  Al Jin Ayat 12

وَّاَنَّا ظَنَنَّاۤ اَنۡ لَّنۡ نُّعۡجِزَ اللّٰهَ فِى الۡاَرۡضِ وَلَنۡ نُّعۡجِزَهٗ هَرَبًا ۙ‏  
١٢
12. Dan sesungguhnya kami mengetahui bahwa kami sekali-kali tidak akan dapat melepaskan diri (dari kekuasaan) Allah di muka bumi dan sekali-kali tidak (pula) dapat melepaskan diri (daripada)Nya dengan lari.

  Al Jin Ayat 13

وَّاَنَّا لَمَّا سَمِعۡنَا الۡهُدٰٓى اٰمَنَّا بِهٖ‌ ؕ فَمَنۡ يُّؤۡمِنۡۢ بِرَبِّهٖ فَلَا يَخَافُ بَخۡسًا وَّلَا رَهَقًا ۙ‏  
١٣
13. Dan sesungguhnya kami tatkala mendengar petunjuk (Al Quran), kami beriman kepadanya. Barangsiapa beriman kepada Tuhannya, maka ia tidak takut akan pengurangan pahala dan tidak (takut pula) akan penambahan dosa dan kesalahan.

  Al Jin Ayat 14

وَّاَنَّا مِنَّا الۡمُسۡلِمُوۡنَ وَمِنَّا الۡقٰسِطُوۡنَ‌ؕ فَمَنۡ اَسۡلَمَ فَاُولٰٓٮِٕكَ تَحَرَّوۡا رَشَدًا‏  
١٤
14. Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang taat dan ada (pula) orang-orang yang menyimpang dari kebenaran. Barangsiapa yang yang taat, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus.

  Al Jin Ayat 15

وَاَمَّا الۡقٰسِطُوۡنَ فَكَانُوۡا لِجَهَنَّمَ حَطَبًا ۙ‏  
١٥
15. Adapun orang-orang yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi kayu api bagi neraka Jahannam.

  Al Jin Ayat 16

وَّاَنْ لَّوِ اسۡتَقَامُوۡا عَلَى الطَّرِيۡقَةِ لَاَسۡقَيۡنٰهُمۡ مَّآءً غَدَقًا ۙ‏
١٦
16. Dan bahwasanya: jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezki yang banyak).

  Al Jin Ayat 17

لِّنَفۡتِنَهُمۡ فِيۡهِ‌ ؕ وَمَنۡ يُّعۡرِضۡ عَنۡ ذِكۡرِ رَبِّهٖ يَسۡلُكۡهُ عَذَابًا صَعَدًا ۙ‏  
١٧
17. Untuk Kami beri cobaan kepada mereka padanya. Dan barangsiapa yang berpaling dari peringatan Tuhannya, niscaya akan dimasukkan-Nya ke dalam azab yang amat berat.

  Al Jin Ayat 18

وَّاَنَّ الۡمَسٰجِدَ لِلّٰهِ فَلَا تَدۡعُوۡا مَعَ اللّٰهِ اَحَدًا ۙ‏  
١٨
18. Dan sesungguhnya mesjid-mesjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah.

  Al Jin Ayat 19

وَّاَنَّهٗ لَمَّا قَامَ عَبۡدُ اللّٰهِ يَدۡعُوۡهُ كَادُوۡا يَكُوۡنُوۡنَ عَلَيۡهِ لِبَدًا ؕ‏  
١٩
19. Dan bahwasanya tatkala hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (mengerjakan ibadat), hampir saja jin-jin itu desak mendesak mengerumuninya.

  Al Jin Ayat 20

قُلۡ اِنَّمَاۤ اَدۡعُوۡا رَبِّىۡ وَلَاۤ اُشۡرِكُ بِهٖۤ اَحَدًا‏  
٢٠


PEMELIHARAAN ALLAH TERHADAP WAHYU YANG DITURUNKAN KEPADA NABI

20. Katakanlah: "Sesungguhnya aku hanya menyembah Tuhanku dan aku tidak mempersekutukan sesuatupun dengan-Nya."

  Al Jin Ayat 21

قُلۡ اِنِّىۡ لَاۤ اَمۡلِكُ لَـكُمۡ ضَرًّا وَّلَا رَشَدًا‏  
٢١
21. Katakanlah: "Sesungguhnya aku tidak kuasa mendatangkan sesuatu kemudharatanpun kepadamu dan tidak (pula) suatu kemanfaatan."

  Al Jin Ayat 22

قُلۡ اِنِّىۡ لَنۡ يُّجِيۡرَنِىۡ مِنَ اللّٰهِ اَحَدٌ  ۙ وَّلَنۡ اَجِدَ مِنۡ دُوۡنِهٖ مُلۡتَحَدًا ۙ‏
٢٢
22. Katakanlah: "Sesungguhnya aku sekali-kali tiada seorangpun dapat melindungiku dari (azab) Allah dan sekali-kali aku tiada akan memperoleh tempat berlindung selain daripada-Nya."

  Al Jin Ayat 23

اِلَّا بَلٰغًا مِّنَ اللّٰهِ وَرِسٰلٰتِهٖ‌ ؕ وَمَنۡ يَّعۡصِ اللّٰهَ وَرَسُوۡلَهٗ فَاِنَّ لَهٗ نَارَ جَهَنَّمَ خٰلِدِيۡنَ فِيۡهَاۤ اَبَدًا ؕ‏
٢٣
23. Akan tetapi (aku hanya) menyampaikan (peringatan) dari Allah dan risalah-Nya. Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya baginyalah neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.

  Al Jin Ayat 24

حَتّٰٓى اِذَا رَاَوۡا مَا يُوۡعَدُوۡنَ فَسَيَعۡلَمُوۡنَ مَنۡ اَضۡعَفُ نَاصِرًا وَّاَقَلُّ عَدَدًا‏  
٢٤
24. Sehingga apabila mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka, maka mereka akan mengetahui siapakah yang lebih lemah penolongnya dan lebih sedikit bilangannya.

  Al Jin Ayat 25

قُلۡ اِنۡ اَدۡرِىۡۤ اَقَرِيۡبٌ مَّا تُوۡعَدُوۡنَ اَمۡ يَجۡعَلُ لَهٗ رَبِّىۡۤ اَمَدًا‏
٢٥
25. Katakanlah: "Aku tidak mengetahui, apakah azab yang diancamkan kepadamu itu dekat ataukah Tuhanku menjadikan bagi (kedatangan) azab itu masa yang panjang?."

  Al Jin Ayat 26

عٰلِمُ الۡغَيۡبِ فَلَا يُظۡهِرُ عَلٰى غَيۡبِهٖۤ اَحَدًا ۙ‏
٢٦
26. (Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu.

  Al Jin Ayat 27

اِلَّا مَنِ ارۡتَضٰى مِنۡ رَّسُوۡلٍ فَاِنَّهٗ يَسۡلُكُ مِنۡۢ بَيۡنِ يَدَيۡهِ وَمِنۡ خَلۡفِهٖ رَصَدًا ۙ‏
٢٧
27. Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya.

  Al Jin Ayat 28

لِّيَـعۡلَمَ اَنۡ قَدۡ اَبۡلَغُوۡا رِسٰلٰتِ رَبِّهِمۡ وَاَحَاطَ بِمَا لَدَيۡهِمۡ وَاَحۡصٰى كُلَّ شَىۡءٍ عَدَدًا‏
٢٨
28. Supaya Dia mengetahui, bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya, sedang (sebenarnya) ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu persatu.

  Al Muzzammil Ayat 1

يٰۤاَيُّهَا الۡمُزَّمِّلُۙ‏
١

PETUNJUK-PETUNJUK ALLAH KEPADA NABI MUHAMMAD S.A.W. UNTUK MEMPERSIAPKAN DIRI DALAM BERDAKWAH

Kewajiban shalat malam atas Nabi Muhammad s.a.w.

1. Hai orang yang berselimut (Muhammad),

  Al Muzzammil Ayat 2

قُمِ الَّيۡلَ اِلَّا قَلِيۡلًا ۙ‏  
٢
2. bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari[1525], kecuali sedikit (daripadanya),
[1525]. Sembahyang malam ini mula-mula wajib, sebelum turun ayat ke 20 dalam surat ini. Setelah turunnya ayat ke 20 ini hukumnya menjadi sunat.

  Al Muzzammil Ayat 3

نِّصۡفَهٗۤ اَوِ انْقُصۡ مِنۡهُ قَلِيۡلًا ۙ‏
٣
3. (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit.

  Al Muzzammil Ayat 4

اَوۡ زِدۡ عَلَيۡهِ وَرَتِّلِ الۡقُرۡاٰنَ تَرۡتِيۡلًا ؕ‏
٤
4. atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan.

  Al Muzzammil Ayat 5

اِنَّا سَنُلۡقِىۡ عَلَيۡكَ قَوۡلًا ثَقِيۡلًا‏
٥
5. Sesungguhnya Kami akan menurunkan kapadamu perkataan yang berat.

  Al Muzzammil Ayat 6

اِنَّ نَاشِئَةَ الَّيۡلِ هِىَ اَشَدُّ وَطۡـاً وَّاَقۡوَمُ قِيۡلًا ؕ‏
٦
6. Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan.

  Al Muzzammil Ayat 7

اِنَّ لَـكَ فِى النَّهَارِ سَبۡحًا طَوِيۡلًا ؕ‏  
٧
7. Sesungguhnya kamu pada siang hari mempunyai urusan yang panjang (banyak).

  Al Muzzammil Ayat 8

وَاذۡكُرِ اسۡمَ رَبِّكَ وَتَبَتَّلۡ اِلَيۡهِ تَبۡتِيۡلًا ؕ‏
٨
8. Sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadatlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan.

  Al Muzzammil Ayat 9

رَبُّ الۡمَشۡرِقِ وَالۡمَغۡرِبِ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ فَاتَّخِذۡهُ وَكِيۡلًا‏  
٩
9. (Dia-lah) Tuhan masyrik dan maghrib, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, maka ambillah Dia sebagai pelindung.

  Al Muzzammil Ayat 10

وَاصۡبِرۡ عَلٰى مَا يَقُوۡلُوۡنَ وَاهۡجُرۡهُمۡ هَجۡرًا جَمِيۡلًا‏  
١٠


Beberapa petunjuk lainnya untuk Nabi Muhammad s.a.w.

10. Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik.

  Al Muzzammil Ayat 11

وَذَرۡنِىۡ وَالۡمُكَذِّبِيۡنَ اُولِى النَّعۡمَةِ وَمَهِّلۡهُمۡ قَلِيۡلًا‏
١١
11. Dan biarkanlah Aku (saja) bertindak terhadap orang-orang yang mendustakan itu, orang-orang yang mempunyai kemewahan dan beri tangguhlah mereka barang sebentar.

  Al Muzzammil Ayat 12

اِنَّ لَدَيۡنَاۤ اَنۡـكَالًا وَّجَحِيۡمًا ۙ‏  
١٢
12. Karena sesungguhnya pada sisi Kami ada belenggu-belenggu yang berat dan neraka yang menyala-nyala.

  Al Muzzammil Ayat 13

وَّطَعَامًا ذَا غُصَّةٍ وَّعَذَابًا اَلِيۡمًا‏  
١٣
13. Dan makanan yang menyumbat di kerongkongan dan azab yang pedih.

  Al Muzzammil Ayat 14

يَوۡمَ تَرۡجُفُ الۡاَرۡضُ وَالۡجِبَالُ وَكَانَتِ الۡجِبَالُ كَثِيۡبًا مَّهِيۡلًا‏
١٤
14. Pada hari bumi dan gunung-gunung bergoncangan, dan menjadilah gunung-gunung itu tumpukan-tumpukan pasir yang berterbangan.

  Al Muzzammil Ayat 15

اِنَّاۤ اَرۡسَلۡنَاۤ اِلَيۡكُمۡ رَسُوۡلًا ۙ شَاهِدًا عَلَيۡكُمۡ كَمَاۤ اَرۡسَلۡنَاۤ اِلٰى فِرۡعَوۡنَ رَسُوۡلًا ؕ‏  
١٥
15. Sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kamu (hai orang kafir Mekah) seorang Rasul, yang menjadi saksi terhadapmu, sebagaimana Kami telah mengutus (dahulu) seorang Rasul kepada Fir'aun.

  Al Muzzammil Ayat 16

فَعَصٰى فِرۡعَوۡنُ الرَّسُوۡلَ فَاَخَذۡنٰهُ اَخۡذًا وَّبِيۡلًا‏  
١٦
16. Maka Fir'aun mendurhakai Rasul itu, lalu Kami siksa dia dengan siksaan yang berat.

  Al Muzzammil Ayat 17

فَكَيۡفَ تَتَّقُوۡنَ اِنۡ كَفَرۡتُمۡ يَوۡمًا يَّجۡعَلُ الۡوِلۡدَانَ شِيۡبَا  ۖ‏
١٧
17. Maka bagaimanakah kamu akan dapat memelihara dirimu jika kamu tetap kafir kepada hari yang menjadikan anak-anak beruban.

  Al Muzzammil Ayat 18

اۨلسَّمَآءُ مُنۡفَطِرٌ ۢ بِهٖ‌ؕ كَانَ وَعۡدُهٗ مَفۡعُوۡلًا‏
١٨
18. Langit(pun) menjadi pecah belah pada hari itu. Adalah janji-Nya itu pasti terlaksana.

  Al Muzzammil Ayat 19

اِنَّ هٰذِهٖ تَذۡكِرَةٌ ‌ ۚ فَمَنۡ شَآءَ اتَّخَذَ اِلٰى رَبِّهٖ سَبِيۡلًا‏
١٩
19. Sesungguhnya ini adalah suatu peringatan. Maka barangsiapa yang menghendaki niscaya ia menempuh jalan (yang menyampaikannya) kepada Tuhannya.

  Al Muzzammil Ayat 20

اِنَّ رَبَّكَ يَعۡلَمُ اَنَّكَ تَقُوۡمُ اَدۡنىٰ مِنۡ ثُلُثَىِ الَّيۡلِ وَ نِصۡفَهٗ وَثُلُثَهٗ وَطَآٮِٕفَةٌ مِّنَ الَّذِيۡنَ مَعَكَ‌ؕ وَاللّٰهُ يُقَدِّرُ الَّيۡلَ وَالنَّهَارَ‌ؕ عَلِمَ اَنۡ لَّنۡ تُحۡصُوۡهُ فَتَابَ عَلَيۡكُمۡ‌ فَاقۡرَءُوۡا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الۡقُرۡاٰنِ‌ؕ عَلِمَ اَنۡ سَيَكُوۡنُ مِنۡكُمۡ مَّرۡضٰى‌ۙ وَاٰخَرُوۡنَ يَضۡرِبُوۡنَ فِى الۡاَرۡضِ يَبۡتَغُوۡنَ مِنۡ فَضۡلِ اللّٰهِ‌ۙ وَاٰخَرُوۡنَ يُقَاتِلُوۡنَ فِىۡ سَبِيۡلِ اللّٰهِ ۖ فَاقۡرَءُوۡا مَا تَيَسَّرَ مِنۡهُ‌ ۙ وَاَقِيۡمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَاَقۡرِضُوا اللّٰهَ قَرۡضًا حَسَنًا‌ ؕ وَمَا تُقَدِّمُوۡا لِاَنۡفُسِكُمۡ مِّنۡ خَيۡرٍ تَجِدُوۡهُ عِنۡدَ اللّٰهِ هُوَ خَيۡرًا وَّاَعۡظَمَ اَجۡرًا‌ ؕ وَاسۡتَغۡفِرُوا اللّٰهَ ‌ؕ اِنَّ اللّٰهَ غَفُوۡرٌ رَّحِيۡمٌ‏
٢٠


BEBERAPA PETUNJUK BAGI KAUM MUSLIMIN

20. Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (sembahyang) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu-waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran. Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah; dan orang-orang yang lain lagi berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

  Al Muddatstsir Ayat 1

يٰۤاَيُّهَا الۡمُدَّثِّرُۙ‏
١

PERINTAH KEPADA NABI UNTUK BERDAKWAH

Beberapa petunjuk dalam berda´wah

1. Hai orang yang berkemul (berselimut),

  Al Muddatstsir Ayat 2

قُمۡ فَاَنۡذِرۡۙ‏
٢
2. bangunlah, lalu berilah peringatan!

  Al Muddatstsir Ayat 3

وَرَبَّكَ فَكَبِّرۡۙ‏
٣
3. dan Tuhanmu agungkanlah!

  Al Muddatstsir Ayat 4

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرۡۙ‏
٤
4. dan pakaianmu bersihkanlah,

  Al Muddatstsir Ayat 5

وَالرُّجۡزَ فَاهۡجُرۡۙ‏
٥
5. dan perbuatan dosa tinggalkanlah,

  Al Muddatstsir Ayat 6

وَلَا تَمۡنُنۡ تَسۡتَكۡثِرُۙ‏
٦
6. dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.

  Al Muddatstsir Ayat 7

وَ لِرَبِّكَ فَاصۡبِرۡؕ‏
٧
7. Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.

  Al Muddatstsir Ayat 8

فَاِذَا نُقِرَ فِى النَّاقُوۡرِۙ‏
٨
8. Apabila ditiup sangkakala,

  Al Muddatstsir Ayat 9

فَذٰلِكَ يَوۡمَٮِٕذٍ يَّوۡمٌ عَسِيۡرٌۙ‏
٩
9. maka waktu itu adalah waktu (datangnya) hari yang sulit,

  Al Muddatstsir Ayat 10

عَلَى الۡكٰفِرِيۡنَ غَيۡرُ يَسِيۡرٍ‏  
١٠
10. bagi orang-orang kafir lagi tidak mudah.

  Al Muddatstsir Ayat 11

ذَرۡنِىۡ وَمَنۡ خَلَقۡتُ وَحِيۡدًا ۙ‏  
١١


Orang yang ingkar urusannya kepada Allah

11. Biarkanlah Aku bertindak terhadap orang yang Aku telah menciptakannya sendirian[1526].
[1526]. Ayat ini dan beberapa ayat berikutnya diturunkan mengenai seorang kafir Mekah, pemimpin Quraisy bernama Al Walid bin Mughirah.

  Al Muddatstsir Ayat 12

وَّجَعَلۡتُ لَهٗ مَالًا مَّمۡدُوۡدًا ۙ‏  
١٢
12. Dan Aku jadikan baginya harta benda yang banyak,

  Al Muddatstsir Ayat 13

وَّبَنِيۡنَ شُهُوۡدًا ۙ‏  
١٣
13. dan anak-anak yang selalu bersama dia,

  Al Muddatstsir Ayat 14

وَّمَهَّدتُّ لَهٗ تَمۡهِيۡدًا ۙ‏
١٤
14. dan Ku lapangkan baginya (rezki dan kekuasaan) dengan selapang-lapangnya,

  Al Muddatstsir Ayat 15

ثُمَّ يَطۡمَعُ اَنۡ اَزِيۡدَ  ۙ‏
١٥
15. kemudian dia ingin sekali supaya Aku menambahnya.

  Al Muddatstsir Ayat 16

كَلَّا ؕ اِنَّهٗ كَانَ لِاٰيٰتِنَا عَنِيۡدًا ؕ‏  
١٦
16. Sekali-kali tidak (akan Aku tambah), karena sesungguhnya dia menentang ayat-ayat Kami (Al Quran).

  Al Muddatstsir Ayat 17

سَاُرۡهِقُهٗ صَعُوۡدًا ؕ‏
١٧
17. Aku akan membebaninya mendaki pendakian yang memayahkan.

  Al Muddatstsir Ayat 18

اِنَّهٗ فَكَّرَ وَقَدَّرَۙ‏
١٨
18. Sesungguhnya dia telah memikirkan dan menetapkan (apa yang ditetapkannya),

  Al Muddatstsir Ayat 19

فَقُتِلَ كَيۡفَ قَدَّرَۙ‏
١٩
19. maka celakalah dia! Bagaimana dia menetapkan?,

  Al Muddatstsir Ayat 20

ثُمَّ قُتِلَ كَيۡفَ قَدَّرَۙ‏
٢٠
20. kemudian celakalah dia! Bagaimanakah dia menetapkan?,

  Al Muddatstsir Ayat 21

ثُمَّ نَظَرَۙ‏
٢١
21. kemudian dia memikirkan,

  Al Muddatstsir Ayat 22

ثُمَّ عَبَسَ وَبَسَرَۙ‏
٢٢
22. sesudah itu dia bermasam muka dan merengut,

  Al Muddatstsir Ayat 23

ثُمَّ اَدۡبَرَ وَاسۡتَكۡبَرَۙ‏
٢٣
23. kemudian dia berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri,

  Al Muddatstsir Ayat 24

فَقَالَ اِنۡ هٰذَاۤ اِلَّا سِحۡرٌ يُّؤۡثَرُۙ‏
٢٤
24. lalu dia berkata: "(Al Quran) ini tidak lain hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-orang dahulu),

  Al Muddatstsir Ayat 25

اِنۡ هٰذَاۤ اِلَّا قَوۡلُ الۡبَشَرِؕ‏
٢٥
25. ini tidak lain hanyalah perkataan manusia."

  Al Muddatstsir Ayat 26

سَاُصۡلِيۡهِ سَقَرَ‏
٢٦
26. Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar.

  Al Muddatstsir Ayat 27

وَمَاۤ اَدۡرٰٮكَ مَا سَقَرُؕ‏
٢٧
27. Tahukah kamu apakah (neraka) Saqar itu?

  Al Muddatstsir Ayat 28

لَا تُبۡقِىۡ وَ لَا تَذَرُ‌ۚ‏
٢٨
28. Saqar itu tidak meninggalkan dan tidak membiarkan[1527].
[1527]. Yang dimaksud dengan tidak meninggalkan dan tidak membiarkan ialah apa yang dilemparkan ke dalam neraka itu diazabnya sampai binasa kemudian dikembalikannya sebagai semula untuk diazab kembali.

  Al Muddatstsir Ayat 29

لَـوَّاحَةٌ لِّلۡبَشَرِ‌ۖ‌ۚ‏
٢٩
29. (Neraka Saqar) adalah pembakar kulit manusia.

  Al Muddatstsir Ayat 30

عَلَيۡهَا تِسۡعَةَ عَشَرَؕ‏
٣٠
30. Dan di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga).

  Al Muddatstsir Ayat 31

وَمَا جَعَلۡنَاۤ اَصۡحٰبَ النَّارِ اِلَّا مَلٰٓٮِٕكَةً‌ وَّمَا جَعَلۡنَا عِدَّتَهُمۡ اِلَّا فِتۡنَةً لِّلَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا ۙ لِيَسۡتَيۡقِنَ الَّذِيۡنَ اُوۡتُوا الۡكِتٰبَ وَيَزۡدَادَ الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡۤا اِيۡمَانًا‌ وَّلَا يَرۡتَابَ الَّذِيۡنَ اُوۡتُوا الۡكِتٰبَ وَالۡمُؤۡمِنُوۡنَ‌ۙ وَلِيَقُوۡلَ الَّذِيۡنَ فِىۡ قُلُوۡبِهِمۡ مَّرَضٌ وَّالۡكٰفِرُوۡنَ مَاذَاۤ اَرَادَ اللّٰهُ بِهٰذَا مَثَلًا ‌ؕ كَذٰلِكَ يُضِلُّ اللّٰهُ مَنۡ يَّشَآءُ وَيَهۡدِىۡ مَنۡ يَّشَآءُ ‌ؕ وَمَا يَعۡلَمُ جُنُوۡدَ رَبِّكَ اِلَّا هُوَ ‌ؕ وَمَا هِىَ اِلَّا ذِكۡرٰى لِلۡبَشَرِ‏
٣١

31. Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat: dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab menjadi yakin dan supaya orang yang beriman bertambah imannya dan supaya orang-orang yang diberi Al Kitab dan orng-orang mukmin itu tidak ragu-ragu dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan): "Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai suatu perumpamaan?" Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri. Dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia.

  Al Muddatstsir Ayat 32

كَلَّا وَالۡقَمَرِۙ‏
٣٢


Yang menerima da´wah akan mendapat pahala dan yang menolaknya akan masuk neraka

32. Sekali-kali tidak[1528], demi bulan,
[1528]. Sekali-kali tidak adalah bantahan terhadap ucapan-ucapan orang-orang musyrik yang mengingkari hal-hal tersebut di atas.

  Al Muddatstsir Ayat 33

وَالَّيۡلِ اِذۡ اَدۡبَرَۙ‏
٣٣
33. dan malam ketika telah berlalu,

  Al Muddatstsir Ayat 34

وَالصُّبۡحِ اِذَاۤ اَسۡفَرَۙ‏
٣٤
34. dan subuh apabila mulai terang.

  Al Muddatstsir Ayat 35

اِنَّهَا لَاِحۡدَى الۡكُبَرِۙ‏
٣٥
35. Sesungguhnya Saqar itu adalah salah satu bencana yang amat besar,

  Al Muddatstsir Ayat 36

نَذِيۡرًا لِّلۡبَشَرِۙ‏
٣٦
36. sebagai ancaman bagi manusia.

  Al Muddatstsir Ayat 37

لِمَنۡ شَآءَ مِنۡكُمۡ اَنۡ يَّتَقَدَّمَ اَوۡ يَتَاَخَّرَؕ‏
٣٧
37. (Yaitu) bagi siapa di antaramu yang berkehendak akan maju atau mundur[1529].
[1529]. Yang dimaksud dengan maju ialah maju menerima peringatan dan yang dimaksud dengan mundur ialah tidak mau menerima peringatan.

  Al Muddatstsir Ayat 38

كُلُّ نَفۡسٍ ۢ بِمَا كَسَبَتۡ رَهِيۡنَةٌ ۙ‏
٣٨
38. Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya,

  Al Muddatstsir Ayat 39

اِلَّاۤ اَصۡحٰبَ الۡيَمِيۡنِۛ ؕ‏
٣٩
39. kecuali golongan kanan,

  Al Muddatstsir Ayat 40

فِىۡ جَنّٰتٍ ۛ يَتَسَآءَلُوۡنَۙ‏
٤٠
40. berada di dalam syurga, mereka tanya menanya,

  Al Muddatstsir Ayat 41

عَنِ الۡمُجۡرِمِيۡنَۙ‏
٤١
41. tentang (keadaan) orang-orang yang berdosa,

  Al Muddatstsir Ayat 42

مَا سَلَـكَكُمۡ فِىۡ سَقَرَ‏
٤٢
42. "Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?"

  Al Muddatstsir Ayat 43

قَالُوۡا لَمۡ نَكُ مِنَ الۡمُصَلِّيۡنَۙ‏
٤٣
43. Mereka menjawab: "Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat,

  Al Muddatstsir Ayat 44

وَلَمۡ نَكُ نُطۡعِمُ الۡمِسۡكِيۡنَۙ‏
٤٤
44. dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin,

  Al Muddatstsir Ayat 45

وَكُنَّا نَخُوۡضُ مَعَ الۡخَـآٮِٕضِيۡنَۙ‏
٤٥
45. dan adalah kami membicarakan yang bathil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya,

  Al Muddatstsir Ayat 46

وَ كُنَّا نُكَذِّبُ بِيَوۡمِ الدِّيۡنِۙ‏
٤٦
46. dan adalah kami mendustakan hari pembalasan,

  Al Muddatstsir Ayat 47

حَتّٰٓى اَتٰٮنَا الۡيَقِيۡنُؕ‏
٤٧
47. hingga datang kepada kami kematian."

  Al Muddatstsir Ayat 48

فَمَا تَنۡفَعُهُمۡ شَفَاعَةُ الشّٰفِعِيۡنَؕ‏
٤٨
48. Maka tidak berguna lagi bagi mereka syafa'at dari orang-orang yang memberikan syafa'at.

  Al Muddatstsir Ayat 49

فَمَا لَهُمۡ عَنِ التَّذۡكِرَةِ مُعۡرِضِيۡنَۙ‏
٤٩
49. Maka mengapa mereka (orang-orang kafir) berpaling dari peringatan (Allah)?,

  Al Muddatstsir Ayat 50

كَاَنَّهُمۡ حُمُرٌ مُّسۡتَنۡفِرَةٌ ۙ‏  
٥٠
50. seakan-akan mereka itu keledai liar yang lari terkejut,

  Al Muddatstsir Ayat 51

فَرَّتۡ مِنۡ قَسۡوَرَةٍ ؕ‏
٥١
51. lari daripada singa.

  Al Muddatstsir Ayat 52

بَلۡ يُرِيۡدُ كُلُّ امۡرِىٴٍ مِّنۡهُمۡ اَنۡ يُّؤۡتٰى صُحُفًا مُّنَشَّرَةً ۙ‏
٥٢
52. Bahkan tiap-tiap orang dari mereka berkehendak supaya diberikan kepadanya lembaran-lembaran yang terbuka.

  Al Muddatstsir Ayat 53

كَلَّا ‌ؕ بَلۡ لَّا يَخَافُوۡنَ الۡاٰخِرَةَ ؕ‏
٥٣
53. Sekali-kali tidak. Sebenarnya mereka tidak takut kepada negeri akhirat.

  Al Muddatstsir Ayat 54

كَلَّاۤ اِنَّهٗ تَذۡكِرَةٌ‌ ۚ‏  
٥٤
54. Sekali-kali tidak demikian halnya. Sesungguhnya Al Quran itu adalah peringatan.

  Al Muddatstsir Ayat 55

فَمَنۡ شَآءَ ذَكَرَهٗ ؕ‏
٥٥
55. Maka barangsiapa menghendaki, niscaya dia mengambil pelajaran daripadanya (Al Quran).

  Al Muddatstsir Ayat 56

وَمَا يَذۡكُرُوۡنَ اِلَّاۤ اَنۡ يَّشَآءَ اللّٰهُ‌ ؕ هُوَ اَهۡلُ التَّقۡوٰى وَاَهۡلُ الۡمَغۡفِرَةِ‏
٥٦
56. Dan mereka tidak akan mengambil pelajaran daripadanya kecuali (jika) Allah menghendakinya. Dia (Allah) adalah Tuhan Yang patut (kita) bertakwa kepada-Nya dan berhak memberi ampun.

  Al Qiyaamah Ayat 1

لَاۤ اُقۡسِمُ بِيَوۡمِ الۡقِيٰمَةِۙ‏
١

HARI KIAMAT DAN HURU HARANYA

Kekuasaan Allah menghidupkan manusia seperti semula

1. Aku bersumpah demi hari kiamat,

  Al Qiyaamah Ayat 2

وَلَاۤ اُقۡسِمُ بِالنَّفۡسِ اللَّوَّامَةِؕ‏
٢
2. dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri)[1530].
[1530]. Maksudnya: Bila ia berbuat kebaikan ia juga menyesal kenapa ia tidak berbuat lebih banyak, apalagi kalau ia berbuat kejahatan.

  Al Qiyaamah Ayat 3

اَيَحۡسَبُ الۡاِنۡسَانُ اَلَّنۡ نَّجۡمَعَ عِظَامَهٗؕ‏
٣
3. Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?

  Al Qiyaamah Ayat 4

بَلٰى قٰدِرِيۡنَ عَلٰٓى اَنۡ نُّسَوِّىَ بَنَانَهٗ‏
٤
4. Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.

  Al Qiyaamah Ayat 5

بَلۡ يُرِيۡدُ الۡاِنۡسَانُ لِيَفۡجُرَ اَمَامَهٗ‌ۚ‏
٥
5. Bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus menerus.

  Al Qiyaamah Ayat 6

يَسۡـَٔـلُ اَيَّانَ يَوۡمُ الۡقِيٰمَةِؕ‏
٦
6. Ia berkata: "Bilakah hari kiamat itu?"

  Al Qiyaamah Ayat 7

فَاِذَا بَرِقَ الۡبَصَرُۙ‏
٧
7. Maka apabila mata terbelalak (ketakutan),

  Al Qiyaamah Ayat 8

وَخَسَفَ الۡقَمَرُۙ‏
٨
8. dan apabila bulan telah hilang cahayanya,

  Al Qiyaamah Ayat 9

وَجُمِعَ الشَّمۡسُ وَالۡقَمَرُۙ‏
٩
9. dan matahari dan bulan dikumpulkan,

  Al Qiyaamah Ayat 10

يَقُوۡلُ الۡاِنۡسَانُ يَوۡمَٮِٕذٍ اَيۡنَ الۡمَفَرُّ‌ ۚ‏
١٠
10. pada hari itu manusia berkata: "Ke mana tempat berlari?"

  Al Qiyaamah Ayat 11

كَلَّا لَا وَزَرَؕ‏
١١
11. sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung!

  Al Qiyaamah Ayat 12

اِلٰى رَبِّكَ يَوۡمَٮِٕذِ اۨلۡمُسۡتَقَرُّ ؕ‏
١٢
12. Hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali.

  Al Qiyaamah Ayat 13

يُنَبَّؤُا الۡاِنۡسَانُ يَوۡمَٮِٕذٍۢ بِمَا قَدَّمَ وَاَخَّرَؕ‏
١٣
13. Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.

  Al Qiyaamah Ayat 14

بَلِ الۡاِنۡسَانُ عَلٰى نَفۡسِهٖ بَصِيۡرَةٌ ۙ‏  
١٤
14. Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri[1531],
[1531]. Maksudnya ayat ini ialah, bahwa anggota-anggota badan manusia menjadi saksi terhadap pekerjaan yang telah mereka lakukan seperti tersebut dalam surat Nur ayat 24.

  Al Qiyaamah Ayat 15

وَّلَوۡ اَلۡقٰى مَعَاذِيۡرَهٗؕ‏
١٥
15. meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.

  Al Qiyaamah Ayat 16

لَا تُحَرِّكۡ بِهٖ لِسَانَكَ لِتَعۡجَلَ بِهٖؕ‏
١٦


Tertib ayat-ayat dan surat-surat dalam Al Quran menurut ketentuan Allah

16. Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al Quran karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya[1532].
[1532]. Lihat no. [946]

  Al Qiyaamah Ayat 17

اِنَّ عَلَيۡنَا جَمۡعَهٗ وَقُرۡاٰنَهٗۚ  ۖ‏
١٧
17. Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya.

  Al Qiyaamah Ayat 18

فَاِذَا قَرَاۡنٰهُ فَاتَّبِعۡ قُرۡاٰنَهٗ‌ۚ‏
١٨
18. Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu.

  Al Qiyaamah Ayat 19

ثُمَّ اِنَّ عَلَيۡنَا بَيَانَهٗؕ‏
١٩
19. Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kamilah penjelasannya.

  Al Qiyaamah Ayat 20

كَلَّا بَلۡ تُحِبُّوۡنَ الۡعَاجِلَةَ ۙ‏
٢٠
20. Sekali-kali janganlah demikian. Sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia,

  Al Qiyaamah Ayat 21

وَتَذَرُوۡنَ الۡاٰخِرَةَ ؕ‏
٢١
21. dan meninggalkan (kehidupan) akhirat.

  Al Qiyaamah Ayat 22

وُجُوۡهٌ يَّوۡمَٮِٕذٍ نَّاضِرَةٌ ۙ‏
٢٢
22. Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri.

  Al Qiyaamah Ayat 23

اِلٰى رَبِّهَا نَاظِرَةٌ‌ ۚ‏  
٢٣
23. Kepada Tuhannyalah mereka melihat.

  Al Qiyaamah Ayat 24

وَوُجُوۡهٌ يَّوۡمَٮِٕذٍۢ بَاسِرَةٌ ۙ‏  
٢٤
24. Dan wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram,

  Al Qiyaamah Ayat 25

تَظُنُّ اَنۡ يُّفۡعَلَ بِهَا فَاقِرَةٌ ؕ‏
٢٥
25. mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang amat dahsyat.

  Al Qiyaamah Ayat 26

كَلَّاۤ اِذَا بَلَغَتِ التَّرَاقِىَۙ‏
٢٦


Keadaan manusia di saat sakaratul maut

26. Sekali-kali jangan. Apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan,

  Al Qiyaamah Ayat 27

وَقِيۡلَ مَنۡ؄ رَاقٍۙ‏  
٢٧
27. dan dikatakan (kepadanya): "Siapakah yang dapat menyembuhkan?",

  Al Qiyaamah Ayat 28

وَّظَنَّ اَنَّهُ الۡفِرَاقُۙ‏
٢٨
28. dan dia yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan (dengan dunia),

  Al Qiyaamah Ayat 29

وَالۡتَفَّتِ السَّاقُ بِالسَّاقِۙ‏
٢٩
29. dan bertaut betis (kiri) dan betis (kanan)[1533],
[1533]. Karena hebatnya penderitaan di saat akan mati dan ketakutan akan meninggalkan dunia dan menghadapi akhirat.

  Al Qiyaamah Ayat 30

اِلٰى رَبِّكَ يَوۡمَٮِٕذِ اۨلۡمَسَاقُؕ‏
٣٠
30. kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau.

  Al Qiyaamah Ayat 31

فَلَا صَدَّقَ وَلَا صَلّٰىۙ‏
٣١
31. Dan ia tidak mau membenarkan (Rasul dan Al Quran) dan tidak mau mengerjakan shalat,

  Al Qiyaamah Ayat 32

وَلٰڪِنۡ كَذَّبَ وَتَوَلّٰىۙ‏
٣٢
32. tetapi ia mendustakan (Rasul) dam berpaling (dari kebenaran),

  Al Qiyaamah Ayat 33

ثُمَّ ذَهَبَ اِلٰٓى اَهۡلِهٖ يَتَمَطّٰىؕ‏
٣٣
33. kemudian ia pergi kepada ahlinya dengan berlagak (sombong).

  Al Qiyaamah Ayat 34

اَوۡلٰى لَكَ فَاَوۡلٰىۙ‏
٣٤
34. Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu,

  Al Qiyaamah Ayat 35

ثُمَّ اَوۡلٰى لَكَ فَاَوۡلٰىؕ‏
٣٥
35. kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu[1534].
[1534]. Kutukan terhadap orang kafir ini diulang-ulang sampai empat kali: pertama di saat ia akan mati, kedua ketika ia dalam kubur, ketiga pada waktu hari berbangkit dan keempat dalam neraka jahannam.

  Al Qiyaamah Ayat 36

اَيَحۡسَبُ الۡاِنۡسَانُ اَنۡ يُّتۡرَكَ سُدًىؕ‏
٣٦


Manusia dijadikan Allah tidak dengan sia-sia

36. Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)?

  Al Qiyaamah Ayat 37

اَلَمۡ يَكُ نُطۡفَةً مِّنۡ مَّنِىٍّ يُّمۡنٰىۙ‏
٣٧
37. Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),

  Al Qiyaamah Ayat 38

ثُمَّ كَانَ عَلَقَةً فَخَلَقَ فَسَوّٰىۙ‏
٣٨
38. kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya,

  Al Qiyaamah Ayat 39

فَجَعَلَ مِنۡهُ الزَّوۡجَيۡنِ الذَّكَرَ وَالۡاُنۡثٰىؕ
٣٩
39. lalu Allah menjadikan daripadanya sepasang: laki-laki dan perempuan.

  Al Qiyaamah Ayat 40

اَلَيۡسَ ذٰلِكَ بِقٰدِرٍ عَلٰٓى اَنۡ يُّحۡـىِۦَ الۡمَوۡتٰى‏
٤٠
40. Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati?

  Al Insaan Ayat 1

هَلۡ اَتٰى عَلَى الۡاِنۡسَانِ حِيۡنٌ مِّنَ الدَّهۡرِ لَمۡ يَكُنۡ شَيۡـًٔـا مَّذۡكُوۡرًا‏
١

KEHIDUPAN MANUSIA MENUJU KESEMPURNAAN

Proses kejadian manusia

1. Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?

  Al Insaan Ayat 2

اِنَّا خَلَقۡنَا الۡاِنۡسَانَ مِنۡ نُّطۡفَةٍ اَمۡشَاجٍۖ نَّبۡتَلِيۡهِ فَجَعَلۡنٰهُ سَمِيۡعًۢا بَصِيۡرًا‏
٢
2. Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur[1535]yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.
[1535]. Maksudnya: bercampur antara benih lelaki dengan perempuan.

  Al Insaan Ayat 3

اِنَّا هَدَيۡنٰهُ السَّبِيۡلَ اِمَّا شَاكِرًا وَّاِمَّا كَفُوۡرًا‏
٣
3. Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir.

  Al Insaan Ayat 4

اِنَّاۤ اَعۡتَدۡنَا لِلۡكٰفِرِيۡنَ سَلٰسِلَا۟ وَاَغۡلٰلًا وَّسَعِيۡرًا‏
٤
4. Sesungguhnya Kami menyediakan bagi orang-orang kafir rantai, belenggu dan neraka yang menyala-nyala.

  Al Insaan Ayat 5

اِنَّ الۡاَبۡرَارَ يَشۡرَبُوۡنَ مِنۡ كَاۡسٍ كَانَ مِزَاجُهَا كَافُوۡرًا‌ۚ‏
٥


Balasan Allah kepada orang-orang yang berbuat kebajikan dan tingkatan-tingkatan balasan-balasan itu

5. Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur[1536],
[1536]. Kafur ialah nama suatu mata air di surga yang airnya putih dan baunya sedap serta enak sekali rasanya.

  Al Insaan Ayat 6

عَيۡنًا يَّشۡرَبُ بِهَا عِبَادُ اللّٰهِ يُفَجِّرُوۡنَهَا تَفۡجِيۡرًا‏  
٦
6. (yaitu) mata air (dalam surga) yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya.

  Al Insaan Ayat 7

يُوۡفُوۡنَ بِالنَّذۡرِ وَيَخَافُوۡنَ يَوۡمًا كَانَ شَرُّهٗ مُسۡتَطِيۡرًا‏  
٧
7. Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.

  Al Insaan Ayat 8

وَيُطۡعِمُوۡنَ الطَّعَامَ عَلٰى حُبِّهٖ مِسۡكِيۡنًا وَّيَتِيۡمًا وَّاَسِيۡرًا‏
٨
8. Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.

  Al Insaan Ayat 9

اِنَّمَا نُطۡعِمُكُمۡ لِـوَجۡهِ اللّٰهِ لَا نُرِيۡدُ مِنۡكُمۡ جَزَآءً وَّلَا شُكُوۡرًا‏
٩
9. Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.

  Al Insaan Ayat 10

اِنَّا نَخَافُ مِنۡ رَّبِّنَا يَوۡمًا عَبُوۡسًا قَمۡطَرِيۡرًا‏  
١٠
10. Sesungguhnya kami takut akan (azab) Tuhan kami pada suatu hari yang (di hari itu) orang-orang bermuka masam penuh kesulitan.

  Al Insaan Ayat 11

فَوَقٰٮهُمُ اللّٰهُ شَرَّ ذٰلِكَ الۡيَوۡمِ وَ لَقّٰٮهُمۡ نَضۡرَةً وَّسُرُوۡرًا‌ۚ‏  
١١
11. Maka Tuhan memelihara mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepada mereka kejernihan (wajah) dan kegembiraan hati.

  Al Insaan Ayat 12

وَجَزٰٮهُمۡ بِمَا صَبَرُوۡا جَنَّةً وَّحَرِيۡرًا ۙ‏  
١٢
12. Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka (dengan) surga dan (pakaian) sutera,

  Al Insaan Ayat 13

مُّتَّكِـِٕـيۡنَ فِيۡهَا عَلَى الۡاَرَآٮِٕكِ‌ۚ لَا يَرَوۡنَ فِيۡهَا شَمۡسًا وَّلَا زَمۡهَرِيۡرًا‌ۚ‏  
١٣
13. di dalamnya mereka duduk bertelakan di atas dipan, mereka tidak merasakan di dalamnya (teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang bersangatan.

  Al Insaan Ayat 14

وَدَانِيَةً عَلَيۡهِمۡ ظِلٰلُهَا وَذُلِّلَتۡ قُطُوۡفُهَا تَذۡلِيۡلًا‏  
١٤
14. Dan naungan (pohon-pohon surga itu) dekat di atas mereka dan buahnya dimudahkan memetiknya semudah-mudahnya.

  Al Insaan Ayat 15

وَيُطَافُ عَلَيۡهِمۡ بِاٰنِيَةٍ مِّنۡ فِضَّةٍ وَّاَكۡوَابٍ كَانَتۡ قَوَارِيۡرَا۟ؔ ۙ‏
١٥
15. Dan diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak dan piala-piala yang bening laksana kaca,

  Al Insaan Ayat 16

قَوَارِيۡرَا۟ؔ مِنۡ فِضَّةٍ قَدَّرُوۡهَا تَقۡدِيۡرًا‏  
١٦
16. (yaitu) kaca-kaca (yang terbuat) dari perak yang telah diukur mereka dengan sebaik-baiknya.

  Al Insaan Ayat 17

‌ ‌ وَيُسۡقَوۡنَ فِيۡهَا كَاۡسًا كَانَ مِزَاجُهَا زَنۡجَبِيۡلًا ۚ‏
١٧
17. Di dalam syurga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe.

  Al Insaan Ayat 18

عَيۡنًا فِيۡهَا تُسَمّٰى سَلۡسَبِيۡلًا‏  
١٨
18. (Yang didatangkan dari) sebuah mata air surga yang dinamakan salsabil.

  Al Insaan Ayat 19

وَيَطُوۡفُ عَلَيۡهِمۡ وِلۡدَانٌ مُّخَلَّدُوۡنَ‌ۚ اِذَا رَاَيۡتَهُمۡ حَسِبۡتَهُمۡ لُـؤۡلُـؤًا مَّنۡثُوۡرًا‏  
١٩
19. Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda. Apabila kamu melihat mereka, kamu akan mengira mereka, mutiara yang bertaburan.

  Al Insaan Ayat 20

وَاِذَا رَاَيۡتَ ثَمَّ رَاَيۡتَ نَعِيۡمًا وَّمُلۡكًا كَبِيۡرًا‏
٢٠
20. Dan apabila kamu melihat di sana (surga), niscaya kamu akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar.

  Al Insaan Ayat 21

عٰلِيَهُمۡ ثِيَابُ سُنۡدُسٍ خُضۡرٌ وَّاِسۡتَبۡرَقٌ‌ وَّحُلُّوۡۤا اَسَاوِرَ مِنۡ فِضَّةٍ ‌ۚوَسَقٰٮهُمۡ رَبُّهُمۡ شَرَابًا طَهُوۡرًا‏
٢١
21. Mereka memakai pakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih.

  Al Insaan Ayat 22

اِنَّ هٰذَا كَانَ لَـكُمۡ جَزَآءً وَّكَانَ سَعۡيُكُمۡ مَّشۡكُوۡرًا‏
٢٢
22. Sesungguhnya ini adalah balasan untukmu, dan usahamu adalah disyukuri (diberi balasan).

  Al Insaan Ayat 23

اِنَّا نَحۡنُ نَزَّلۡنَا عَلَيۡكَ الۡقُرۡاٰنَ تَنۡزِيۡلًا ۚ‏  
٢٣


Tuntutan-tuntutan Allah kepada Muhammad s.a.w.

23. Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al Quran kepadamu (hai Muhammad) dengan berangsur-angsur.

  Al Insaan Ayat 24

فَاصۡبِرۡ لِحُكۡمِ رَبِّكَ وَلَا تُطِعۡ مِنۡهُمۡ اٰثِمًا اَوۡ كَفُوۡرًا‌ۚ‏  
٢٤
24. Maka bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antar mereka.

  Al Insaan Ayat 25

وَاذۡكُرِ اسۡمَ رَبِّكَ بُكۡرَةً وَّاَصِيۡلًا ۚ  ۖ‏  
٢٥
25. Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang.

  Al Insaan Ayat 26

وَمِنَ الَّيۡلِ فَاسۡجُدۡ لَهٗ وَسَبِّحۡهُ لَيۡلًا طَوِيۡلًا‏
٢٦
26. Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang dimalam hari.

  Al Insaan Ayat 27

اِنَّ هٰٓؤُلَاۤءِ يُحِبُّوۡنَ الۡعَاجِلَةَ وَيَذَرُوۡنَ وَرَآءَهُمۡ يَوۡمًا ثَقِيۡلًا‏  
٢٧
27. Sesungguhnya mereka (orang kafir) menyukai kehidupan dunia dan mereka tidak memperdulikan kesudahan mereka, pada hari yang berat (hari akhirat).

  Al Insaan Ayat 28

نَحۡنُ خَلَقۡنٰهُمۡ وَشَدَدۡنَاۤ اَسۡرَهُمۡ‌ۚ وَاِذَا شِئۡنَا بَدَّلۡنَاۤ اَمۡثَالَهُمۡ تَبۡدِيۡلًا‏
٢٨
28. Kami telah menciptakan mereka dan menguatkan persendian tubuh mereka, apabila Kami menghendaki, Kami sungguh-sungguh mengganti (mereka) dengan orang-orang yang serupa dengan mereka.

  Al Insaan Ayat 29

اِنَّ هٰذِهٖ تَذۡكِرَةٌ ‌ۚ فَمَنۡ شَآءَ اتَّخَذَ اِلٰى رَبِّهٖ سَبِيۡلًا‏  
٢٩
29. Sesungguhnya (ayat-ayat) ini adalah suatu peringatan, maka barangsiapa menghendaki (kebaikan bagi dirinya) niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhannya.

  Al Insaan Ayat 30

وَمَا تَشَآءُوۡنَ اِلَّاۤ اَنۡ يَّشَآءَ اللّٰهُ ‌ؕ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلِيۡمًا حَكِيۡمًا  ۖ‏  
٣٠
30. Dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu), kecuali bila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

  Al Insaan Ayat 31

يُّدۡخِلُ مَنۡ يَّشَآءُ فِىۡ رَحۡمَتِهٖ‌ؕ وَالظّٰلِمِيۡنَ اَعَدَّ لَهُمۡ عَذَابًا اَلِيۡمًا‏
٣١
31. Dan memasukkan siapa yang dikehendakiNya ke dalam rahmat-Nya (surga). Dan bagi orang-orang zalim disediakan-Nya azab yang pedih.

  Al Mursalaat Ayat 1

وَالۡمُرۡسَلٰتِ عُرۡفًا ۙ‏  
١

KEADAAN MANUSIA DI HARI KEPUTUSAN

Segala ancaman Allah pasti terjadi

1. Demi malaikat-malaikat yang diutus untuk membawa kebaikan,

  Al Mursalaat Ayat 2

فَالۡعٰصِفٰتِ عَصۡفًا ۙ‏  
٢
2. dan (malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya[1537],
[1537]. Maksudnya: terbang untuk melaksanakan perintah Tuhannya.

  Al Mursalaat Ayat 3

وَّالنّٰشِرٰتِ نَشۡرًا ۙ‏  
٣
3. dan (malaikat-malaikat) yang menyebarkan (rahmat Tuhannya) dengan seluas-luasnya[1538],
[1538]. Di waktu malaikat turun untuk membawa wahyu, sebagian ahli Tafsir berpendapat, bahwa yang dimaksud dengan an naasyiraat ialah angin yang bertiup dengan membawa hujan.

  Al Mursalaat Ayat 4

فَالۡفٰرِقٰتِ فَرۡقًا ۙ‏  
٤
4. dan (malaikat-malaikat) yang membedakan (antara yang hak dan yang bathil) dengan sejelas-jelasnya,

  Al Mursalaat Ayat 5

فَالۡمُلۡقِيٰتِ ذِكۡرًا ۙ‏
٥
5. dan (malaikat-malaikat) yang menyampaikan wahyu,

  Al Mursalaat Ayat 6

عُذۡرًا اَوۡ نُذۡرًا ۙ‏
٦
6. untuk menolak alasan-alasan atau memberi peringatan,

  Al Mursalaat Ayat 7

اِنَّمَا تُوۡعَدُوۡنَ لَوَاقِعٌ ؕ‏  
٧
7. sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu itu pasti terjadi.

  Al Mursalaat Ayat 8

فَاِذَا النُّجُوۡمُ طُمِسَتۡۙ‏
٨
8. Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan,

  Al Mursalaat Ayat 9

وَ اِذَا السَّمَآءُ فُرِجَتۡۙ‏
٩
9. dan apabila langit telah dibelah,

  Al Mursalaat Ayat 10

وَاِذَا الۡجِبَالُ نُسِفَتۡۙ‏
١٠
10. dan apabila gunung-gunung telah dihancurkan menjadi debu,

  Al Mursalaat Ayat 11

وَاِذَا الرُّسُلُ اُقِّتَتۡؕ‏
١١
11. dan apabila rasul-rasul telah ditetapkan waktu (mereka)[1539].
[1539]. Maksudnya: waktu untuk berkumpul bersama-sama beserta umat mereka masing-masing.

  Al Mursalaat Ayat 12

لِاَىِّ يَوۡمٍ اُجِّلَتۡؕ‏
١٢
12. (Niscaya dikatakan kepada mereka:) "Sampai hari apakah ditangguhkan (mengazab orang-orang kafir itu)?"

  Al Mursalaat Ayat 13

لِيَوۡمِ الۡفَصۡلِ‌ۚ‏
١٣
13. Sampai hari keputusan.

  Al Mursalaat Ayat 14

وَمَاۤ اَدۡرٰٮكَ مَا يَوۡمُ الۡفَصۡلِؕ‏
١٤
14. Dan tahukah kamu apakah hari keputusan itu?

  Al Mursalaat Ayat 15

وَيۡلٌ يَّوۡمَٮِٕذٍ لِّلۡمُكَذِّبِيۡنَ‏
١٥
15. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

  Al Mursalaat Ayat 16

اَلَمۡ نُهۡلِكِ الۡاَوَّلِيۡنَؕ‏
١٦
16. Bukankah Kami telah membinasakan orang-orang yang dahulu?

  Al Mursalaat Ayat 17

ثُمَّ نُتۡبِعُهُمُ الۡاٰخِرِيۡنَ‏
١٧
17. Lalu Kami iringkan (azab Kami terhadap) mereka dengan (mengazab) orang-orang yang datang kemudian.

  Al Mursalaat Ayat 18

كَذٰلِكَ نَفۡعَلُ بِالۡمُجۡرِمِيۡنَ‏
١٨
18. Demikianlah Kami berbuat terhadap orang-orang yang berdosa.

  Al Mursalaat Ayat 19

وَيۡلٌ يَّوۡمَٮِٕذٍ لِّلۡمُكَذِّبِيۡنَ‏
١٩
19. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

  Al Mursalaat Ayat 20

اَلَمۡ نَخۡلُقۡكُّمۡ مِّنۡ مَّآءٍ مَّهِيۡنٍۙ‏  
٢٠
20. Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina[1540]?
[1540]. Yang dimaksud dengan air yang hina ialah air mani.

  Al Mursalaat Ayat 21

فَجَعَلۡنٰهُ فِىۡ قَرَارٍ مَّكِيۡنٍۙ‏
٢١
21. kemudian Kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh (rahim),

  Al Mursalaat Ayat 22

اِلٰى قَدَرٍ مَّعۡلُوۡمٍۙ‏  
٢٢
22. sampai waktu yang ditentukan,

  Al Mursalaat Ayat 23

فَقَدَرۡنَا    ۖ فَنِعۡمَ الۡقٰدِرُوۡنَ‏
٢٣
23. lalu Kami tentukan (bentuknya), maka Kami-lah sebaik-baik yang menentukan.

  Al Mursalaat Ayat 24

وَيۡلٌ يَّوۡمَٮِٕذٍ لِّلۡمُكَذِّبِيۡنَ‏
٢٤
24. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

  Al Mursalaat Ayat 25

اَلَمۡ نَجۡعَلِ الۡاَرۡضَ كِفَاتًا ۙ‏
٢٥
25. Bukankah Kami menjadikan bumi (tempat) berkumpul,

  Al Mursalaat Ayat 26

اَحۡيَآءً وَّاَمۡوَاتًا ۙ‏  
٢٦
26. orang-orang hidup dan orang-orang mati[1541]?
[1541]. Maksudnya: bumi mengumpulkan orang-orang hidup dipermukaannya dan orang-orang mati dalam perutnya

  Al Mursalaat Ayat 27

وَّجَعَلۡنَا فِيۡهَا رَوَاسِىَ شٰمِخٰتٍ وَّ اَسۡقَيۡنٰكُمۡ مَّآءً فُرَاتًا ؕ‏  
٢٧
27. dan Kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi, dan Kami beri minum kamu dengan air tawar?

  Al Mursalaat Ayat 28

وَيۡلٌ يَّوۡمَٮِٕذٍ لِّلۡمُكَذِّبِيۡنَ‏
٢٨


Azab-azab yang ditimpakan atas orang-orang yang mendustakan kebenaran dan balasan kepada orang-orang yang bertakwa

28. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

  Al Mursalaat Ayat 29

اِنْطَلِقُوۡۤا اِلٰى مَا كُنۡتُمۡ بِهٖ تُكَذِّبُوۡنَ‌ۚ‏
٢٩
29. (Dikatakan kepada mereka pada hari kiamat): "Pergilah kamu mendapatkan azab yang dahulunya kamu mendustakannya.

  Al Mursalaat Ayat 30

اِنْطَلِقُوۡۤا اِلٰى ظِلٍّ ذِىۡ ثَلٰثِ شُعَبٍۙ‏
٣٠
30. Pergilah kamu mendapatkan naungan yang mempunyai tiga cabang[1542],
[1542]. Yang dimaksud dengan naungan di sini bukanlah naungan untuk berteduh akan tetapi asap api neraka yang mempunyai tiga gejolak, yaitu di kanan, di kiri dan di atas. Ini berarti bahwa azab itu mengepung orang-orang kafir dari segala penjuru.

  Al Mursalaat Ayat 31

لَّا ظَلِيۡلٍ وَّلَا يُغۡنِىۡ مِنَ اللَّهَبِؕ‏
٣١
31. yang tidak melindungi dan tidak pula menolak nyala api neraka."

  Al Mursalaat Ayat 32

اِنَّهَا تَرۡمِىۡ بِشَرَرٍ كَالۡقَصۡرِ‌ۚ‏
٣٢
32. Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana.

  Al Mursalaat Ayat 33

كَاَنَّهٗ جِمٰلَتٌ صُفۡرٌ ؕ‏  
٣٣
33. Seolah-olah ia iringan unta yang kuning.

  Al Mursalaat Ayat 34

وَيۡلٌ يَّوۡمَٮِٕذٍ لِّلۡمُكَذِّبِيۡنَ‏
٣٤
34. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

  Al Mursalaat Ayat 35

هٰذَا يَوۡمُ لَا يَنۡطِقُوۡنَۙ‏
٣٥
35. Ini adalah hari, yang mereka tidak dapat berbicara (pada hari itu),

  Al Mursalaat Ayat 36

وَلَا يُؤۡذَنُ لَهُمۡ فَيَـعۡتَذِرُوۡنَ‏
٣٦
36. dan tidak diizinkan kepada mereka minta uzur sehingga mereka (dapat) minta uzur.

  Al Mursalaat Ayat 37

وَيۡلٌ يَّوۡمَٮِٕذٍ لِّلۡمُكَذِّبِيۡنَ‏
٣٧
37. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

  Al Mursalaat Ayat 38

هٰذَا يَوۡمُ الۡفَصۡلِ‌ۚ جَمَعۡنٰكُمۡ وَالۡاَوَّلِيۡنَ‏
٣٨
38. Ini adalah hari keputusan; (pada hari ini) Kami mengumpulkan kamu dan orang-orang terdahulu.

  Al Mursalaat Ayat 39

فَاِنۡ كَانَ لَـكُمۡ كَيۡدٌ فَكِيۡدُوۡنِ‏
٣٩
39. Jika kamu mempunyai tipu daya, maka lakukanlah tipu dayamu itu terhadap-Ku.

  Al Mursalaat Ayat 40

وَيۡلٌ يَّوۡمَٮِٕذٍ لِّلۡمُكَذِّبِيۡنَ‏
٤٠
40. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

  Al Mursalaat Ayat 41

اِنَّ الۡمُتَّقِيۡنَ فِىۡ ظِلٰلٍ وَّعُيُوۡنٍۙ‏  
٤١
41. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam naungan (yang teduh) dan (di sekitar) mata-mata air.

  Al Mursalaat Ayat 42

وَّفَوَاكِهَ مِمَّا يَشۡتَهُوۡنَؕ‏
٤٢
42. Dan (mendapat) buah-buahan dari (macam-macam) yang mereka ingini.

  Al Mursalaat Ayat 43

كُلُوۡا وَاشۡرَبُوۡا هَنِيْٓئًا ۢ بِمَا كُنۡتُمۡ تَعۡمَلُوۡنَ‏
٤٣
43. (Dikatakan kepada mereka): "Makan dan minumlah kamu dengan enak karena apa yang telah kamu kerjakan."

  Al Mursalaat Ayat 44

اِنَّا كَذٰلِكَ نَجۡزِى الۡمُحۡسِنِيۡنَ‏
٤٤
44. Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

  Al Mursalaat Ayat 45

وَيۡلٌ يَّوۡمَٮِٕذٍ لِّلۡمُكَذِّبِيۡنَ‏
٤٥
45. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

  Al Mursalaat Ayat 46

كُلُوۡا وَتَمَتَّعُوۡا قَلِيۡلًا اِنَّكُمۡ مُّجۡرِمُوۡنَ‏
٤٦
46. (Dikatakan kepada orang-orang kafir): "Makanlah dan bersenang-senanglah kamu (di dunia dalam waktu) yang pendek; sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang berdosa."

  Al Mursalaat Ayat 47

وَيۡلٌ يَّوۡمَٮِٕذٍ لِّلۡمُكَذِّبِيۡنَ‏
٤٧
47. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

  Al Mursalaat Ayat 48

وَاِذَا قِيۡلَ لَهُمُ ارۡكَعُوۡا لَا يَرۡكَعُوۡنَ‏
٤٨
48. Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Rukuklah, niscaya mereka tidak mau ruku'[1543].Asbabun nuzul
[1543]. Sebagian ahli Tafsir mengatakan, bahwa yang dimaksud dengan rukuk di sini ialah tunduk kepada perintah Allah; sebagian yang lainnya mengatakan, maksudnya ialah shalat.
Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa firman Allah (S.77:48) turun berkenaan dengan suku Tsaqif yang tidak mau ruku' (shalat).
(Diriwayatkan oleh Ibnul Mundzir yang bersumber dari Mujahid, lihat Al Qurtubi Juz XIX, halaman 168.)

  Al Mursalaat Ayat 49

وَيۡلٌ يَّوۡمَٮِٕذٍ لِّلۡمُكَذِّبِيۡنَ‏
٤٩
49. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

  Al Mursalaat Ayat 50

فَبِاَىِّ حَدِيۡثٍۢ بَعۡدَهٗ يُؤۡمِنُوۡنَ‏
٥٠
50. Maka kepada perkataan apakah selain Al Quran ini mereka akan beriman?

Aplikasi Android

Iklan

Iklan